Menemani penyandang disabilitas dalam pesta rakyat pemilihan umum bukan hal baru dan langka bagi saya. Selain papa mertua yang terkena stroke dan harus belasan tahun duduk di kursi roda, dulu saya punya kawan low vision yang penglihatannya terbatas. Saat itu sama-sama pertama kalinya bagi kami merasakan pemilihan umum, sehingga kami janjian pergi bersama-sama. Ketika itu saya tidak tahu kalau ada kertas suara yang ada brailenya. Saya ingat betul kawan saya dituntun memasuki bilik suara oleh kedua orang tuanya dan dipandu dalam memilih.
Wisata Bukit Mas Jadi Rekomendasi Perumahan Terbaik di surabaya
Suatu hari sepulang sekolah, Kunyil mendekati saya dan tiba-tiba bertanya, “Bund, punya rekomendasi perumahan terbaik di Surabaya gak?” Sontak saya kaget mendengar pertanyaannya. Ada apa ini, tumben-tumbennya bocah SMP sudah nanyain kayak besok mau beli rumah aja. Spontan saya menjawab “Wisata Bukit Mas Surabaya, kenapa Kak?”
Anakku suka sekali Jejepangan. Bukan cuma film-film animenya, tapi juga gaya berpakaiannya, budayanya hingga menu makanannya. Untuk bocahku yang biasanya pemilih sekali soal menu makanan, ternyata cukup mengejutkan ketika dia penasaran dengan menu-menu masakan Jepang seperti yang dilihat di film-film. Ternyata untuk yang anaknya picky eater, menu-menu masakan Jepang seperti Teriyaki beef, Teriyaki Chicken, sangat ramah di lidahnya. Makanya tak heran kalau salah satu restoran favoritnya adalah Hokben.
Hari itu tanggal 7 Februari sekitar jam 8 malam aku memberinya kabar, “Mas, kayaknya aku gak bisa pulang besok. Ibuk lambungnya pendarahan lagi.” Ketika melontarkan kalimat itu, aku bersiap untuk diomeli. Hal yang biasa Ia lakukan, bahwa aku melupakan ngopeni diriku sendiri, lupa ngopeni anak-anak, dan lain-lain.
Tak disangka ia hanya menjawab singkat “iya, gpp”.
Day 3, Membuat Momen Instagramable di Santerra De Laponte dan Museum Angkut
Setiap keluarga memiliki preferensi liburan yang berbeda-beda. Ada yang menyukai liburan dengan konsep edukatif, ke museum atau tempat-tempat yang memungkinkan anak-anaknya bisa belajar tentang banyak hal. Ada juga keluarga yang menyukai petualangan di alam bebas. Namun ada juga keluarga yang menyukai liburan yang selow-selow saja, pergi ke tempat-tempat viral, bisa bikin foto-foto cantik untuk dipasang di sosial media dan menikmati kuliner yang kekinian.
Family Trip Day 2, Menikmati Eksotisnya Tumpak Sewu
Apalah arti liburan tanpa menjelajah alam. Kami sudah berjanji sama anak-anak kalau liburan, di setiap itinerarynya kami akan selalu menyisipkan jelajah alam. Kalau biasanya kami ajak mereka camping, kali ini kami aja mereka bobok di tempat yang lebih nyaman, tapi tetap ada trekking. Semua kami booking lewat Agoda, platform travel one-stop-shop terpercaya.
Lokasi trekking kami pilih yang sedikit fenomenal, standard trekking kelas dunia, videonya sering muncul di televisi dan menjadi andalan masyarakat jawa timur. Tetap tempatnya gak jauh juga dari kota Malang. Air terjun Tumpak Sewu sudah menjadi satu dari wishlist panjang kami. Sebenarnya kami mengincar lokasi ini nanti untuk bocah-bocah ketika sudah memasuki usia remaja 16 tahun ke atas. Tapi setelah dipertimbangkan kembali, ketika usia itu, sepertinya tubuh kami pun sudah akan mulai jompo.
Maka dengan tekad kuat dan mempertimbangkan banyak hal, kami memutuskan inilah saatnya kami membawa mereka menjelajah alam yang lebih menantang. Untuk keluarga yang mencari petualangan dalam daftar liburannya, Jawa Timur memiliki banyak sekali pilihan, mulai dari wisata Bromo, trekking ke kawah Ijen, maupun trekking ke Tumpak Sewu.
Jadi, mau booking tiket, rencana perjalanan atau tempat hiburan via online making gampang lewat platform perjalanan Agoda. Mereka selalu ada yang bisa ditemukan untuk semua orang dengan berbagai macam pilihan dan usia. Juga ada fitur shopping cart yang memudahkan pemesanan karena kalian bisa meletakkan delapan akomodasi atau aktivitas sekaligus, membandingkan fasilitas, lalu checkout untuk mendapatkan rate bundle yang menarik.
Lihat yuk aktivitas apa saja yang sudah kami rencanakan.
Mengenal Tumpak Sewu
Sekarang kalian tahu ya, jadi Agoda bukan hanya untuk memesan akomodasi dan penerbangan, tapi juga untuk booking aktivitas, atau sekadar pakai map untuk melihat tempat-tempat menarik dekat penginapan kalian. Di hari kedua ini, kami memilih Tumpak Sewu. Terletak di Kabupaten Lumajang, air terjun ini memiliki hulu di kaki gunung Semeru. Bentuk air terjunnya berupa tirai dengan ketinggian lebih dari 120 meter. Melihat air terjun ini dari atas saat siang hari, kita bisa melihat pelangi di tengahnya. Pelangi ini terbentuk dari butiran air terjun yang membias terkena sinar matahari.
Melihat air terjun ini dari atas rasanya akan sangat berbeda dengan melihatnya langsung dari bawah. Namun turun ke bawah akan menjadi cerita yang berbeda. Jalur yang harus ditempuh bukan jenis jalur untuk jalan-jalan cantik. Jalur yang harus ditempuh masih memiliki perpaduan antara jembatan kayu, tangga besi, tangga batu dan tanah padat hutan yang mengelilingi.
Track yang harus ditempuh pun bukan jenis track yang landai, bahkan ada track dengan kemiringan sekitar 70 derajat. Untuk itu jika kalian belum pernah menyisiri Tumpak Sewu, kami sangat menyarankan gunakan pemandu lokal, para ranger yang selalu siap membantu anda menyusuri kawasan hutan dan tebing. Tarif pemandu lokal pun tidak mahal, berkisar antara 100 ribu hingga 300 ribu, bergantung jalur yang ingin kalian tempuh.
Tiket masuk untuk kawasan wisata Tumpak sewu ada tiga loket, masing-masing dengan harga 10 ribu untuk wisatawan lokal dan 20 ribu untuk wisatawan asing. Loket ada terdapat di pintu masuk utama, pos air terjun Tumpak Sewu dan pos ke Goa Tetes. Tiket yang dikenakan buat kami terbilang murah. Tiket ini digunakan untuk pemeliharaan fasilitas yang ada di lokasi.
Tips aman trekking Di Tumpak Sewu
Untuk melakukan trekking di jalur ekstrim seperti Tumpak Sewu ini, banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari kekuatan fisik hingga keselamatan pribadi. Namun jika kalian ingin mencobanya, berikut tips-tips aman untuk trekking ke Tumpak Sewu bersama keluarga:
1. Gunakan jasa guide atau pemandu untuk memandu trekking melewati alam liar dan jalur yang sulit. Pemandu lokal ini juga akan membantu kita ketika menemui kesulitan. Selain itu pemandu lokal juga memiliki kemampuan membaca tanda-tanda alam dan cuaca. Mengingat ini alamnya berupa lembah maka untuk kita yang pendatang akan kesulitan membaca tanda-tanda alam, apakah akan ada banjir, apakah akan segera turun hujan, kapan harus bergegas naik, atau sampai kapan kita bisa menikmati keindahan air terjunnya.
2. Kenakan alas sandal atau sepatu yang memiliki sol keras. Karena jalur yang licin dan curam, saya tidak menyarankan mengenakan sepatu jalan-jalan yang empuk karena akan kesulitan menuruni jalur air terjun. Sandal khusus trekking biasanya sudah sangat mumpuni untuk melewati jalan yang licin.
3. Kenakan pakaian yang cepat kering dan tipis agar memudahkan dalam trekking. Untuk perempuan saya tidak menyarankan mengenakan rok atau celana longgar karena akan ribet ketika digunakan untuk menuruni tebing yang ada aliran airnya. Saya sendiri menyesal mengenakan celana kulot dan tidak menyangka alirannya cukup deras sehingga membuat baju kami basah kuyup.
4. Bawa baju ganti dan titipkan di warung yang dekat dengan toilet. Selesai trekking dijamin baju akan basah kuyup. Jalur yang dilewati ada yang berupa tangga dengan aliran air yang lumayan deras. Ditambah lagi ketika berada di dasar, percikan butiran dari air terjun lumayan membuat jilbab yang saya kenakan menjadi lembab. Bodohnya, saya hanya membawakan baju ganti untuk suami dan anak-anak, tapi saya sendiri lupa membawa baju ganti untuk diri sendiri.
5. Jika dirasa ribet, tidak perlu membawa tas atau peralatan banyak ketika menuruni jalur air terjun. Jika lapar atau haus, di dasar air terjun ada warung penjual minuman dan mie instan dengan harga yang masih terjangkau dan normal untuk ukuran lokasi wisata. Segelas milo hangat yang diminum anakku kemarin hanya 5.000 saja. Lumayan untuk membuat badan hangat kembali setelah melewati jalur yang curam dan basah.
6. Pastikan keselamatan diri sendiri. Jika dirasa tidak mampu melewati jalur yang menantang, jangan malu untuk berhenti dan kembali. Tidak perlu gengsi. Bagaimanapun juga alam liar selalu menyimpan banyak misteri. Tidak semuanya harus kita ungkap. Sadari kemampuan diri sendiri dan ketahui kapan waktunya harus berhenti. Tidak ada keindahan alam yang pantas dibayar dengan nyawa.
7. Sebaiknya lakukan perjalanan di saat musim kemarau. Di musim kemarau debit air sungai lebih rendah dan tidak perlu was-was bila sewaktu-waktu turun hujan. Jalur trekking akan ditutup jika turun hujan, karena debit air bisa saja meluap tiba-tiba, jika ada banjir di hulu.
8. Untuk kalian yang belum mengenal dan buta sama sekali tentang medan Tumpak Sewu seperti kami, ada baiknya mengikuti paket tour yang sudah disediakan. Kami mendapat paket tour yang lumayan terjangkau dari Agoda. Dari paket tour ini kami sudah disediakan penjemputan dari lokasi villa yang kami sewa di Malang, dengan driver yang ramah. Kami juga mendapat pemandu ranger lokal yang sangat telaten memandu anak-anak.
Aktivitas tanpa ribet berkat Agoda
Dengan paket tour dari Agoda lengkap dengan tour guide, kami tidak perlu lagi dibuat puyeng dengan jalur yang harus kami lewati, mengingat banyak jalan yang ditutup akibat longsor dan gempa beberapa waktu lalu. Kami juga tidak perlu mumet bertanya ke penduduk sekitar untuk mencari ranger yang telaten dan berpengalaman.
Dengan shopping cart Agoda, kami bisa mendapatkan fasilitas diskon untuk paket bundle. Layaknya belanja di e-commerce, kami masukkan dulu sewa villa, paket aktivitas dan transportasi yang ingin kami pakai selama liburan. Setelah terkumpul semua, di check out lalu bayar deh.
Setelah melewati jalur yang ekstrim dan menantang, kami menyempatkan diri untuk melepas lelah sambil ngobrol dan bercengkrama dengan para wisatawan asing yang kebetulan bersisipan dengan kami. Dalam waktu yang hampir bersamaan kami berangkat dengan wisatawan dari Singapura dan California. Kami bertemu di warung di dekat pos panorama. Kami bercanda dan ngobrol tentang jalur yang telah kami lewati sambil merasakan perasaan lega bercampur haru berhasil melewati jalur yang ekstrim.
Untuk keluarga yang memang belum terbiasa dengan trekking sama sekali, saya tidak menyarankan kalian mengikuti jalur trekking Tumpak Sewu. Jika ingin menyaksikan keindahan Tumpak Sewu, cukup sampai di pos panorama saja. Jalur yang harus ditempuh hingga pos Panorama masih lumayan aman dan cocok untuk berbagai usia.
Namun jika ingin mencoba trekking dengan tingkat kesulitan menengah bisa dimulai dengan trekking di Gunung Bromo. Tenang saja, Agoda juga menyediakan Bromo Sunrise Tour. Karena jika lelah atau kaki mendadak kram, di Bromo masih ada pilihan untuk naik kuda.
Berbeda cerita jika anak-anak kalian sudah berusia di atas 15 atau 16 tahun ke atas dan membutuhkan jalur trekking yang menantang, boleh dicoba untuk melakukan perjalanan ke Tumpak Sewu. Tetap jangan lupa untuk menggunakan local ranger untuk memandu dan demi keselamatan keluarga kalian. Untuk rekomendasi penginapan yang unik, kalian bisa baca di artikelku sebelumnya : Menginap di The Onsen Resort Batu, Malang. Selamat merencanakan liburan!
Chiling dan Healing Bagi OYPMK dan Penyandang Disabilitas, Perlukah?
Saat ini, kata healing sering digaungkan dalam media sosial (medsos) atau bahkan kita mendengarkan dari orang terdekat. Pergi ke mall, olahraga atau kemanapun tempatnya akan dikatakan sebagai healing. Healing sendiri dalam kamus Bahasa Inggris diartikan sebagai penyembuhan. Sedangkan chilling dari chill, mengandung makna santai. Kata ini juga sering digunakan untuk menggambarkan istilah “menenangkan diri”.
Chilling dan healing sangat dibutuhkan bagi setiap individu yang hidup. Mengapa? Karena kedua kegiatan tersebut mempunyai dampak besar bagi manusia. Secara umum, salah satunya adalah untuk menyegarkan kembali jiwa raga setelah mengalami kepenatan kegiatan. Sedangkan secara khusus, tergantung peristiwa yang dialami. Akan tetapi, bagaimana dengan chilling dan healing bagi OYPMK (Orang Yang Pernah Menderita Kusta) dan penyandang disabilitas?
Dalam talkshow Ruang Publik KBR yang bekerja sama NLR kali ini mengusung tema tentang ‘Chilling dan Healing bagi OYPMK dan penyandang disabilitas, Perlukah?’ Acara yang dibawakan dengan menyenangkan oleh host KBR, Rizal Wijaya. Turut mengundang Donna Swita selaku Executive Director Institute of Woman Empowerment (IWE) dan Ardiansyah (OYPMK) yang menjabat sebagai Wakil Ketua Konsorsium Pelita Indonesia.
Menurut Donna Swita, definisi healing adalah penyembuhan pada sesuatu yang berdampak pada psikis dan emosi seseorang. Healing tidak hanya dibutuhkan oleh OYPMK, tetapi semua orang membutuhkan. Mengenai healing atau pemulihan diri atau perawatan, ada 5 dimensi penting, diantaranya adalah:
Dimensi fisik, dalam dimensi ini berbicara tentang kesehatan fisik. Misalnya saja, karena kurang istirahat akhirnya berdampak dengan fisik.
Dimensi psikis, stress karena banyak stigma yang harus dibenahi.
Mental
Relasi, berhubungan dengan orang tua dan orang lingkungan sekitar.
Spiritual
Dari kelima dimensi tersebut bisa dilihat, dimensi mana yang paling dibutuhkan oleh OYPMK dan penyandang disabilitas. Karena setiap orang memiliki proses pemulihan yang berbeda. Tergantung dimensi permasalahan yang dihadapi. Namun, dari semuanya, yang terpenting adalah informasi atau pengetahuan. Pemanfaatan kecanggihan teknologi dalam menggali ilmu pengetahuan tentang penyakit kusta seharusnya lebih mudah diperoleh dan dicari. Hanya dengan mengetik kalimat kusta atau healing misalnya, maka akan segera bermunculan informasi yang dicari.
Sekarang ini, kebanyakan orang memanfaatkan teknologi pintar dalam hal medsos, namun tidak banyak yang mampu mencari informasi dan membaca dari sumber yang valid. Akhirnya, banyak yang terperosok berita bohong, atau bahkan stigma lama yang masih dipakai. Sehingga pandangan mengenai penyakit kusta pun masih saja sama. Padahal informasi mengenai kusta ada sudah banyak digaungkan. Tidak semua orang bisa menerima OYPMK karena keterbatasan pengetahuan atau lebih percaya berita yang tidak jelas alias hoaks.
Menurut salah satu sumber yang hadir dalam Ruang Publik KBR yaitu, Ardiansyah selaku OYPMK dan Wakil Ketua Konsorsium Pelita Indonesia. Beliau mengatakan bahwa healing sangat dibutuhkan bagi OYPMK dan penyandang disabilitas. OYPMK lebih banyak menutup diri dan pada akhirnya tidak mempunyai teman untuk bercerita dan berkeluh kesah. Stigma tidak diterima masyarakat terlanjur melekat karena banyak OYPMK yang mengalami. Pada akhirnya, perasaan tertekan dan takut menceritakan penyakitnya membuat OYPMK menutup diri.
Seperti yang dialami Ardiansyah, bagaimana penolakan orang tua dan lingkungan terhadapnya. Rasa tertekan dan penolakan ini membuat Ardiansyah mencari dukungan dari luar. Beruntung sekali Ardiansyah menemukan teman-teman organisasi yang sangat mendukung. Namun tidak semua OYPMK bisa mengatasi penolakan. Ardiansyah memiliki strategi, yaitu:
Percaya Tuhan: harus berpikir bahwa ini adalah rencana Tuhan dan manusia tidak tahu rencana Tuhan. Sehingga harus menerima semua yang dialami.
Berpikir positif ke depan: ingin berubah atau tidak kembali pada diri sendiri. Yang menentukan langkah ke depan adalah diri sendiri bukan orang lain.
Melanjutkan hidup
Meng-edukasi orang-orang sekitar
Bahwa semua kembali pada diri sendiri, sehingga orang-orang di sekitar bisa menjadi support system OYPMK dan penyandang disabilitas.
Ada salah seorang penanya yang menanyakan, mengapa proses healing tidak memanfaatkan kecanggihan teknologi agar OYPMK dan penyandang disabilitas tidak ketinggalan teknologi alias melek teknologi. Menurut Ardiansyah, bisa saja memanfaatkan teknologi. Namun sayangnya, tidak semua berpendidikan tinggi. Banyak yang tinggal di daerah pelosok. Upaya penyembuhan lebih difokuskan pada mengatasi luka hati, yang membutuhkan proses lebih lama dari pada teknologi.
Ardiansyah mengatakan, salah satu cara healing yang mungkin ampuh adalah menulis. Dengan menulis tentang diri sendiri, bisa menceritakan atau menumpahkan segala apa yang dirasakan dan dipikirkan. Ardiansyah juga membagikan kisahnya tentang langkah kongkrit yang dilakukan saat harus meyakinkan kedua orang tua (terutama ibu) dan orang terdekat. Langkah tersebut adalah:
Meningkatkan kemampuan diri di berbagai bidang (apa yang disukai kembangkan).
Jangan membatasi diri, perluas relasi agar menguasai teknologi dan informasi.
Menjadi OYPMK dan penyandang disabilitas jangan dijadikan alasan untuk menutup diri atau membatasi diri, tetapi buktikan bahwa dalam keterbatasan ada kesempatan yang sama. Di mata Tuhan, semua sama.
Siapa nih yang sudah gak sabar untuk menghabiskan liburan akhir tahun bersama keluarga? Ternyata menurut survei Family Travel Agoda, 4 dari 5 orang akan bepergian bersama keluarganya untuk beberapa tahun mendatang dan orang Indonesia cenderung memilih bepergian bareng keluarga besar, yakni sebanyak 59% berencana melakukannya.
Dan akhirnya pandemi mulai terkendali, kini saatnya bisa menikmati lagi liburan bersama keluarga ke luar kota yaa… Demikian juga dengan keluarga Setyadi. Kali ini, kami merencanakan family trip dengan baik dan semua lancar berkat Agoda.
Liburan keluarga kami rancang sedemikian rupa agar tetap menyenangkan tapi hemat budget. Ya gimana ya bu, namanya istri tuh mesti pinter kekepin dompet dan ATM biar gak bocor sana-sini. Apalagi kalau sudah judulnya liburan tuh kadang-kadang suka gak terasa, lihat ini itu main beli aja. Tahu-tahu isi ATM sudah menunjukkan alarm merah. Eh itu aku sendiri atau kalian juga sih?
Nah, buat kalian yang ingin menghabiskan waktu dengan budget hemat seperti kami, coba cari deh lokasi wisata di dekat kota kalian tinggal tapi memiliki udara dan suasana alam yang berbeda. Kami tinggal di Surabaya yang notabene daerah pesisir, pastinya kalau liburan pengennya cari hawa yang adem dong. Maka pilihan kota terdekat dari Surabaya tentu saja Batu, Malang.
Di Batu kami memilih menginap di daerah Songgoriti. Songgoriti sampai saat ini udaranya masih adem cless. Suhu rata-rata di Songgoriti saat kami menginap di The Onsen Hot Spring Resort yang kami booking lewat Agoda, berkisar antara 14-24℃. Lumayan bikin kami betah bergelung di dalam selimut kalau malam sudah menjelang. Kami menginap di Songgoriti selama tiga hari dua malam. Puas sekali, sampai enggan pulang.
The Onsen Hot Spring Resort
Selama liburan kami memilih menginap di resort yang private agar bisa menepi dengan lebih leluasa. Pilihan kami jatuh di The Onsen Hot Spring Resort. Resort ini menjadi pilihan menarik karena ruangan yang cukup luas dengan dua kamar tidur yang bisa kami tempati. Memasuki resort, anak-anak antusias melihat kamarnya ketika kami beritahukan bahwa mereka boleh menempati kamar terpisah dari kami.
Ditambah lagi mereka bahagia sekali ketika melihat pemandangan dari area balkon yang langsung mengarah ke perbukitan. Dari balkon kami bisa melihat paralayang beterbangan setiap sore. Saat cuaca cerah, dari kejauhan juga terlihat pucuk gunung Semeru yang habis mengeluarkan awan panas kemarin. Karena cuaca cukup dingin, maka jangan cari AC di ruangan ini yaa…
Hawa dingin makin syahdu ketika kami tahu kalau setiap kamar dilengkapi dengan private onsen atau pemandian air panas pribadi yang mulai terisi setiap jam 7 malam. Resort secara keseluruhan dibuat seperti rumah di jepang yang setiap kamarnya dilengkapi dengan tatami dan tempat tidur di bawah tanpa ranjang. Untuk melengkapi suasana jepang, di setiap kamar disediakan yukata yang bisa kita pakai sewaktu-waktu. Setiap kamar juga dilengkapi dengan ruang duduk yang dilengkapi dengan bantal bulat ala Jepang.
Sensasi menginap di resort ala Jepang makin terasa kental dengan sajian menu makan pagi di Fushimi Resto yang semuanya menggunakan nama Jejepangan. Panorama yang bisa disaksikan dari resto pun tak kalah ciamik, yaitu gerbang Torii yang berwarna merah dan fenomenal. Yang tak kalah unik, semua ruang resort di The Onsen Hot Spring Resort menggunakan nama-nama kota di Jepang, seperti Tokyo, Osaka, Nara, Kobe, Kyoto, Nagoya dan sejenisnya. Kami menempati kamar Saitama.
Setiap kamar selain berisi kamar tidur dan ruang duduk, juga dilengkapi dengan kulkas, kamar mandi, private onsen, balkon, juga dilengkapi dengan wifi yang lumayan kenceng. Ini penting untuk kami yang di mana saja, dan kapan saja kadang masih membawa file dan draf kerjaan. Layaknya rumah di Jepang, semua kamar dan fasilitas di The Onsen Hot Spring Resort menggunakan bahan yang didominasi kayu.
Bagaimana dengan tarifnya? Normalnya sih setiap resort dikenakan tarif di atas 3 juta. Namun karena saya adalah ibu rumah tangga yang tidak mau rugi begitu saja, tentu saya punya cara cukup cerdas dengan mencari diskonan. Ya apalagi andalan ibu-ibu seperti saya kalau bukan diskonan, ya kaaan? Sangat ibu-ibu sekali. Namun percayalah dengan tekad kuat, saya pun berhasil mendapat diskonan lebih dari 50%. Amazing kan?
Di mana cari diskonannya? Ya di Agoda laaaaah… Di mana lagi? Kalian bisa menemukan berbagai akomodasi terbaik untuk family travel di platform Agoda, mulai dari Agoda Homes yang terdiri dari bungalow, apartemen, villa, homestay, dan banyak lagi. Jadi pilihannya nggak hanya hotel mewat atau budget hotel melulu.
Nah, selama di Songgoriti, apa saja sih yang kami lakukan? Apalah arti liburan tanpa petualangan buat keluarga Setyadi? Maka petualangan tetaaap dilakukan. Pelan-pelan ya, kami akan share itinerarynya satu per satu. Rekomendasi untuk liburan kali ini dan berbagai kegiatan yang kami lakukan juga kami dapatkan di fitur “Activities” atau Aktivitas milik platform Agoda. Cobain juga yuk!
Liburan Hari Pertama Di Batu, Malang
Petik Apel di Agro Rakyat.
Saat tiba di Malang masih cukup pagi. Kami menyempatkan diri untuk sarapan terlebih dahulu. Selesai sarapan kami mencari petualangan alam yang sudah buka pagi hari dan menyenangkan buat anak-anak. Kemana lagi kalau bukan mengunjungi kebun Apel.
Apalah artinya ke kota Malang tanpa pulang membawa Apel. Tapi rasanya buat bocah-bocah kurang seru lah kalau hanya beli di toko buah. Mendingan petik langsung aja. Salah satu tempat wisata petik Apel yang murah di daerah Batu, Malang adalah di Agro Rakyat. Di sini dengan membayar tiket masuk sebesar Rp25.000 kita bisa makan Apel sepuasnya.
Setiap kilogram Apel yang kita bawa pulang, dikenakan harga Rp.20.000/kg. Jenis Apel yang berhasil kami panen kemarin adalah Green Smith dan Rome Beauty. Kedua Apel ini cocok untuk dibuat jus karena memiliki kandungan air yang banyak dan rasa sedikit asam. Tak lupa selain memetik Apel, kami juga menikmati sajian jus Apel Berry, dibuat dari campuran Apel dan Strawberry. Rasanya manis segar.
Buat kedua bocahku ini lumayan seru, karena mereka bisa melihat pohon Apel dari dekat, memanjat pohonnya, memetik buahnya dan menikmati langsung Apel segar yang baru dipanen. Petualangan seperti ini tidak mungkin kami dapatkan di Surabaya yang berhawa panas. Bahkan mereka sendiri yang bertanya kepada para petani Apel di sana tentang jenis Apel, apa bedanya, kenapa ada jenis Apel yang warna merah dan warna hijau, dan sejenisnya. Dari petualangan semacam ini, pelajaran berharga tidak akan mereka lupakan.
Jatim Park 3: Dino Park + The Legend Star
Setelah puas memetik Apel dan menikmati buah segar dan jusnya langsung, kami turun ke Jatim Park 3. Di Jatim Park 3 ada banyak sekali wahana yang tidak mungkin di eksplor dalam satu hari. Makanya, kami memilih untuk menginap dan sekalian cari-cari rekomendasi terbaik di sekeliling kami yang bisa mudah dicari di Agoda. Hari itu kami memilih paket terusan Dino Park dan The Legend Star. Harga tiket masuk paket tersebut di hari kerja adalah Rp140.000,-
Di Dino Park anak-anak belajar tentang jenis-jenis Dinosaurus, ciri-ciri, cara perkembang biakan, hingga sejarah kepunahannya. Dino Park dibagi ke dalam beberapa wahana, di antaranya museum Dino, Dino action, Ice Age, istana boneka, Jelajah 5 Zaman, dan The Rimba. Yang lebih menyenangkan, semua materi edukasi tersebut disampaikan menggunakan media yang interaktif.
Di museum Dino anak-anak antusias memegang dan scanning berbagai jenis Dino, melihat toples-toples berisi berbagai macam replika fosil. Di Jelajah 5 zaman kami diajak berkeliling museum menggunakan kereta listrik sambil melihat kehidupan Dino di setiap zaman yang terus berubah. Di Dino action, anak-anak diajak naik kapal berkeliling melihat cerita tentang profesor gila yang mengadakan penelitian membuat kloning Dino. Ada yang berhasil dan ada yang gagal. Di akhir sesi dalam petualangan kapal tersebut kami diberi kejutan tiba-tiba kapal berseluncur turun seperti roller coaster.
Berbeda dengan Dino Park, di The Legend Star kami diajak berkenalan dengan tokoh-tokoh legenda kelas dunia. Mulai dari pemimpin negara, tokoh pembuat perubahan, atlet, artis, hingga bintang film. Di The Legend Star tak sekedar patungnya, bahkan replika ruangan tempat mereka beraktivitas pun ada. Kami bisa melihat dalamnya istana negara itu seperti apa, white house, bahkan merasakan duduk di replika singgasana Pangeran William dan Kate Middleton.
Melihat ada banyak tokoh-tokoh yang mereka kenal, anak-anak sudah berlarian di luar kendali. Mereka antusias menyebutkan nama-nama tokoh yang mereka kenal dan merasa bangga ketika berhasil menyebutkannya dengan benar. Bahkan tak jarang mereka minta difoto seolah-olah sedang beraktivitas bersama tokoh-tokoh terkenal tersebut. Ketika berhasil foto dengan patung Presiden Eyang Habibie, mereka langsung mengirimkannya ke Uti dan Kakung. Mereka hafal kalau Eyang Habibie adalah salah satu tokoh favorit Uti dan Akungnya.
Penawaran Terbaik di Agoda
Kalau kalian ada yang penasaran kenapa sih harus memilih Agoda? Kenapa kok gak datang langsung, bayar dan booking langsung aja? Sebenarnya ada banyak alasannya. Tapi baiklah, mari kita kupas satu per satu.
Pertama, buat aku Agoda itu sudah semacam one stop shop untuk perjalanan – dengan semua yang aku butuhkan. Aku bisa cari jenis paket yang cocok untuk umur anakku atau orang tua atau mertua yang kadang ikut, bahkan bisa juga cari berdasarkan preferensi anggaran. Agoda menyediakan semuanya dengan cara booking yang lebih mudah.
Kedua, karena Agoda memiliki paket bundle deals yang terbaik untuk group booking penerbangan, akomodasi, dan aktivitas, di dalam satu platform. Misal nih kalian mau rame-rame booking paket perjalanan sama teman atau geng arisan, kalau pakai Agoda, bisa banget dapat diskon tambahan. Trus, gak perlu ribet booking satu per satu, misal vilanya dulu, travelnya dulu, HTM masuk wahana, gak perlu yang begitu. Ribet. Kamu bisa langsung cari paket perjalanan misal untuk keluarga besar, di paket itu kalian sudah dapat pilihan villa atau resort, disediakan travel penjemputan dari villa ke lokasi wahana liburan, sampai guide pun sudah jadi satu. Jadi gak perlu tuh ribet perintilan-perintilan booking satu per satu.
Gimana sih biar bisa dapat rate bundle?
Coba kalian download Agoda dan cari fitur shopping cart. Di fitur ini kita bisa melakukan booking beberapa properti sekaligus dan menambahkannya ke keranjang belanja (cart) sebelum checkout guna mendapatkan rate bundle. Caranya sama persis kayak kalian belanja di e-commerce itu. Kalau sudah puas masuk-masukin ke shopping cart, baru di check out dan transfer. Sama kan kayak belanja online?
Jadi, siapa nih yang mupeng mau menginap di The Onsen Hot Spring Resort? Nih, aku kasih linknya buat kalian masukin ke shopping cart. Klik di sini ya -> The Onsen Hot Spring Resort. Masukin aja sekalian sama paket liburan yang lain yang ingin kalian pakai. Setelah semua terkumpul di keranjang, baru di check out biar dapat paket bundle.
Jadi sudah ada rencana mau ke mana liburan nanti? Untuk petualangan hari kedua, tunggu besok aku upload ya!
Autonomous Vehicle, Bus Otomatis Pertama Di Indonesia
Pernah nonton film Zootopia? Canggihnya kota Zootopia gimana ya kalau pelan-pelan mulai terwujud? Semua kendaraan serba otomatis, kota bebas asap. Bahkan bus pun otomatis gak pakai sopir. Bus secanggih itu ternyata sudah ada lho di Indonesia. Namanya Autonomous Vehicle.
Jadi apa sih Autonomous Vehicle? Autonomous Vehicle atau kendaraan otomatis adalah kendaraan yang bisa beroperasi sendiri, tanpa bantuan awak manusia sama sekali yang dilengkapi berbagai macam sensor untuk pengoperasiannya. Kendaraan ini menggunakan teknologi self-driving yang memungkinkan kendaraan mengenali halangan, lampu merah, medan jalan yang terpetakan secara mandiri. Kendaraan seperti ini sudah ada lho di Indonesia. Namanya Navya Arma. Bergeraknya di area Green Office Park, BSD City. Yeaayyy… Finally, first Autonomous Vehicle at Green Office Park, BSD City
Pada gak percaya kan kalau Bus Otomatis pertama di Indonesia ada di The Breeze, BSD City? Tengokin gih ke sana. Biar bisa nyobain langsung naik kendaraan yang tidak ada awaknya. Kendaraan ini memiliki penggerak listrik dan battery pack berkapasitas 33 kWh. Untuk baterai dengan kapasitas segini biasanya dapat bertahan selama 9 jam. Kalau penasaran sebesar apa sih busnya? Kira-kira berdimensi 4,7 m x 2,1 m, muat untuk 15 orang penumpang dengan formasi 11 duduk dan 4 berdiri.
Navya Arma sudah dilengkapi dengan berbagai jenis sensor, mulai dari sensor yang memanfaatkan GPS (Global Positioning System), hingga sensor LIDAR (Light Radar) yang digabungkan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis. Data yang masuk akan diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi. Sssttt… Komputer untuk mengolah data ini tertanam di dalam mobil lho.
Nah dengan adanya berbagai sensor yang tertanam di dalam mobil dan memanfaatkan kecerdasan buatan, membuat kendaraan ini mampu mendeteksi sekelilingnya. Itu kenapa meskipun tanpa awak atau bantuan manusia, kendaraan ini mampu berjalan sendiri secara otomatis. Autonomous Vehicle atau kendaraan otomatis ini mempunyai kemampuan akselerasi dan navigasi, yang membuatnya mampu menghindari halangan dan melakukan pemberhentian secara mandiri.
Saat gelaran G20 beberapa waktu lalu, Autonomous Vehicle juga dibawa untuk mengikuti acara Electric Vehicle Exhibition di Nusa Dua Bali. Electric Vehicle Exhibition ini merupakan official side event dari G20, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan. Acaaranya diselenggaran mulai tanggal 11 November hingga 16 November 2022.
Nah, untuk kalian yang mupeng pengen cobain naik kendaraan tanpa awak ini bisa datang ke BSD City. Kalian bisa naik dari Lobby Utama The Breeze. Jangan khawatir, gak dikenakan biaya apapun kok. Kalian cukup memberikan pendapat mengenai Autonomous Vehicle (AV) ini melalui survei di aplikasi OneSmile. Jangan lupa download aplikasi OneSmile di ponsel pintar kalian, lalu registrasi dan klik persetujuannya. Ikuti sampai muncul QR Code dan detail tiketnya ya…
Buruan, karena waktunya hanya dibuka sampai tanggal 21 Desember 2022 saja ya, kawan-kawan. Setelah itu Autonomous Vehicle (AV) masih bisa kalian lihat di pameran di dalam area The Breeze mulai tgl 22 Desember 2022 sampai tanggal 4 Januari 2023. Siapa sih yang bergerak untuk mewujudkan Bus Otomatis pertama di Indonesia ada di The Breeze, BSD City ini? Ternyata banyak perusahaan yang terlibat dalam kerjasama demi membuat Autonomous Vehicle (AV) ini, antara lain Mitsubishi, JICA, dan Digital Hub.
Membayangkan bus otomatis ini beroperasi di BSD City pasti akan membuat BSD city makin keren. Hasil karya Sinar Mas Group memang bukan yang nanggung dan main-main. Terobosannya luar biasa. Sekarang saja sudah terlihat mengagumkan dengan kerapihannya, tidak ada kabel bergantungan. Layaklah kalau mendapat julukan smart digital city di Indonesia. Dengan adanya bus otomatis yang beroperasi, yang menunjukkan smart vehicle makin mengukuhkan BSD City sebagai kota pintar di Indonesia ya.
Klaska Residence, Apartemen Di Surabaya Berkonsep Smart Home
“Mas, rumah-rumah yang pernah kita lihat di youtube, yang semua alat elektroniknya bisa dikontrol dari jarak jauh, ternyata ada di Jagir juga lho… Ada di apartemen Klaska Residence” ucap saya sepulang ikut show unit apartemen di tengah kota surabaya ini dengan penuh antusias kepada suami.
Hari itu saya memang mengikut blogger gathering yang diadakan oleh Sinar Mas Land sekaligus mengikut show unit apartemen yang sudah berdiri megah di tengah kota Surabaya. Pertama kali ke sini 3 tahun lalu, apartemen masih belum berdiri. Unit yang ditunjukkan juga masih berupa model. Sekarang, wujud aslinya terpampang nyata.
“Harga berapa?” Tanyanya. “Mau beliin satu tha?” Timpal saya senyum-senyum penuh harap. Percakapan selanjutnya, biarkan angin dan dedaunan yang mendengar dan menyampaikan doa-doa kami ke langit. Heuheu…
Smart home system memungkinkan kita untuk memantau dan mengontrol semua peralatan elektronik dari gawai yang ada di genggaman. Dengan kemudahan dalam kontrol tersebut, memungkinkan tingkat keamanan yang tinggi. Selain mudah dalam mengontrol, dengan smart home system, kita juga bisa lebih efisien dan hemat energi. Menyenangkan bukan?
Tidak bisa dipungkiri, hunian yang memiliki smart home system menjadi pilihan ideal untuk keluarga masa kini. Padatnya tingkat aktivitas dan tingginya kecepatan ritme hidup, manusia modern cenderung menyukai segala sesuatu yang serba mudah dan sederhana. Pun demikian dalam hal memilih hunian.
Apartemen di Surabaya ini dibangun di tengah kota, di mana kesibukan pusat pendidikan, hiburan dan bisnis bertemu. Maka konsep smart home system menjadi pilihan yang tepat untuk mereka yang ingin meminang unit ini, cocok dengan kebutuhan hidup, akan menghemat banyak waktu dan biaya dalam berkegiatan sehari-hari.
Kenapa sih harus pilih Klaska Residence?
Klaska Residence berlokasi di tengah kota Surabaya
“Duh Mbak, BBM sekarang makin mahal. Naik gaji tahun depan gak sebanding sama kenaikan BBMnya” keluh seorang teman yang bekerja di sebuah perkantoran di jalan Ahmad. Yani Surabaya. Saya tanggapi keluhannya dengan senyum maklum, karena saya tahu ia tinggal di perbatasan ujung kota Surabaya.
Dulu kawan saya memiliki alasan beli rumah di sana karena harganya murah. Sekarang kalau mau berpikir lebih panjang, perbedaan harga rumahnya dengan harga apartemen Klaska Residence, jika diakumulasikan dengan ongkos transport yang harus dikeluarkan setiap hari selama 20-30 tahun ke depan selama ia bekerja, Membeli apartemen di tengah kota terasa lebih murah dan efisien. Kalau sudah begini Klaska Residence tentu bukan pilihan yang buruk.
Memilih hunian yang memiliki lokasi strategis, dengan perbedaan harga yang tidak terlalu signifikan, justru bisa menjadi pilihan untuk menghemat banyak ongkos yang harus dikeluarkan setiap hari. Klaska Residence yang bertempat di Jl. Jagir sangat strategis karena dekat dengan rumah sakit internasional, hanya 5 menit ke mall terdekat, 5 menit ke stasiun kereta, 20 menit ke bandara, 10 menit ke universitas negeri dan sekolah-sekolah elit dan 10 menit ke perkantoran di Jl. A. Yani. Kalau ke mana-mana dekat, mau order makanan dengan ojek online pun ongkos kirimnya gak mahal. Keluhan harga BBM naik tentu bukan kendala karena jarak yang ditempuh dalam aktivitas harian tidak jauh. Kalau mau cari apartemen di Surabaya di lokasi yang strategis, Klaska Residence bisa menjadi pilihan utama.
Klaska Residence memiliki fasilitas lengkap
Selain letak apartemen yang strategis, Klaska Residence juga menyediakan fasilitas yang lengkap untuk penghuninya. Fasilitas yang disediakan menunjang kebutuhan masyarakat masa kini, yang butuh tempat untuk me time dengan hobinya masing-masing, mulai dari nonton film, hangout, olahraga, membaca, hingga bermain games.
Berikut beberapa fasilitas yang tersedia di Klaska Residence:
Private library
Kolam renang
Jogging track
Sky garden
Children playground area
Gym
Movie room
Games room
Family party park
Yang hobinya ngumpul sambil arisan, bisa lho pakai fasilitas sky garden nya, atau duduk sambil mengawasi anak bermain di playground juga nyaman. Yang hobi nonton film, ingin nonton film dengan sensasi mirip di bioskop, ada movie room untuk kumpul bareng teman. Mau apalagi, mabar? Bisa! Keren ya…
Klaska Residence menggunakan konsep smart home system
Nah, smart home system ini yang aku incer dari awal. Gak pakai ribet install rumah sendiri, kalau di Klaska Residence semua unitnya sudah dibangun dengan konsep ini. Mau unit yang paling kecil sekalipun tetap menggunakan konsep smart home system. Cocok buat yang masih single atau hanya tinggal berdua dengan pasangan.
Smart home system membuat kita tinggal aman dan nyaman tanpa kepikiran banyak hal. Bahkan untuk saya yang sering lupa matikan kompor saat memasak air, konsep ini sangat membantu. “Jadi mau diambil gak nih?” colek manjah suami yuk!
Membeli Klaska Residence sudah full furnished
Harga yang ditawarkan oleh pengembang adalah harga dengan fasilitas yang sudah full furnished. Mulai dari tempat tidur, nakas, meja, kursi, hingga kitchen set, lengkap tinggal pakai. Cukup bawa koper saja, sudah bisa langsung tinggal dan menempati apartemen di surabaya yang modern dan keren.
Furniture Tipe Suite
Dengan uang muka sebesar 10 juta saja, apartemen di surabaya dengan perabot lengkap sudah bisa ditempati. Gaya perabotan yang dipilih pun tampilan modern minimalis yang membuat ruangan terasa lebih lega. Perabot modern minimalis yang digunakan pun perabot yang berkualitas. Modern, strategis, fasilitas lengkap, perabot lengkap, kurang apa lagi?
Developer Klaska Residence terpercaya dan berpengalaman
Yang punya pengalaman buruk dengan pengembang yang kurang bertanggung jawab, jangan khawatir, pengembang Klaska Residence cukup terpercaya dan berpangalaman. Siapa sih? Sinar Mas Land. Perusahaan dari Sinar Mas Group yang memiliki banyak lini bisnis dan berpengalaman selama puluhan tahun.
Bidang properti yang digawangi Sinar Mas Land sendiri sudah banyak, mulai dari ITC Mangga dua hingga BSD City. Pengalaman selama lebih dari 40 tahun di bidang properti dengan jangkauang bisnis dan proyek hingga Cina, Singapur dan Malaysia tentu bukanlah pengembang yang abal-abal. Setidaknya hati tenang untuk menitipkan investasi properti di sini.
Kota Wisata Cibubur
Sinar Mas adalah perusahaan yang didirikan oleh Bapak Eka Tjipta Widjaja pada tahun 1962. Lini bisnis Sinar Mas bukan hanya properti, namun juga layanan finansial, agribisnis, telekomunikasi hingga energi dan infrastruktur. Dalam perjalanannya, Sinar Mas banyak menerima penghargaan dalam berbagai bidang. Makin percaya kalau pengembangnya memang cukup berpengalaman, bukan?
Klaska Residence menyediakan berbagai macam tipe unit sesuai kebutuhan
Klaska Residence menyediakan tiga jenis tipe unit. Tipe bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Tersedia mulai dari tipe satu kamar maupun dua kamar. Berikut tipe unit yang bisa dipilih:
Tipe Superior, satu kamar tidur dengan luas unit sebesar 26 m2.
Tipe Deluxe, satu kamar tidur dengan luas unit sebesar 35 m2.
Tipe Suite, dua kamar tidur dengan luas unit sebesar 52 m2
Kalau boleh memilih nih, kalian lebih suka tipe unit yang mana? Aku mau satu tipe deluxe dan satu tipe suite yang nyambung dengan connecting door. Bisa gak ya kira-kira? Hhmmm… Aminkan saja dulu.