Family Trip Day 2, Menikmati Eksotisnya Tumpak Sewu

Family Trip Day 2, Menikmati Eksotisnya Tumpak Sewu

Apalah arti liburan tanpa menjelajah alam. Kami sudah berjanji sama anak-anak kalau liburan, di setiap itinerarynya kami akan selalu menyisipkan jelajah alam. Kalau biasanya kami ajak mereka camping, kali ini kami aja mereka bobok di tempat yang lebih nyaman, tapi tetap ada trekking. Semua kami booking lewat Agoda, platform travel one-stop-shop terpercaya.

Lokasi trekking kami pilih yang sedikit fenomenal, standard trekking kelas dunia, videonya sering muncul di televisi dan menjadi andalan masyarakat jawa timur. Tetap tempatnya gak jauh juga dari kota Malang. Air terjun Tumpak Sewu sudah menjadi satu dari wishlist panjang kami. Sebenarnya kami mengincar lokasi ini nanti untuk bocah-bocah ketika sudah memasuki usia remaja 16 tahun ke atas. Tapi setelah dipertimbangkan kembali, ketika usia itu, sepertinya tubuh kami pun sudah akan mulai jompo.

Maka dengan tekad kuat dan mempertimbangkan banyak hal, kami memutuskan inilah saatnya kami membawa mereka menjelajah alam yang lebih menantang. Untuk keluarga yang mencari petualangan dalam daftar liburannya, Jawa Timur memiliki banyak sekali pilihan, mulai dari wisata Bromo, trekking ke kawah Ijen, maupun trekking ke Tumpak Sewu.

Jadi, mau booking tiket, rencana perjalanan atau tempat hiburan via online making gampang lewat platform perjalanan Agoda. Mereka selalu ada yang bisa ditemukan untuk semua orang dengan berbagai macam pilihan dan usia. Juga ada fitur shopping cart yang memudahkan pemesanan karena kalian bisa meletakkan delapan akomodasi atau aktivitas sekaligus, membandingkan fasilitas, lalu checkout untuk mendapatkan rate bundle yang menarik.

Lihat yuk aktivitas apa saja yang sudah kami rencanakan.

Mengenal Tumpak Sewu

Sekarang kalian tahu ya, jadi Agoda bukan hanya untuk memesan akomodasi dan penerbangan, tapi juga untuk booking aktivitas, atau sekadar pakai map untuk melihat tempat-tempat menarik dekat penginapan kalian. Di hari kedua ini, kami memilih Tumpak Sewu. Terletak di Kabupaten Lumajang, air terjun ini memiliki hulu di kaki gunung Semeru. Bentuk air terjunnya berupa tirai dengan ketinggian lebih dari 120 meter. Melihat air terjun ini dari atas saat siang hari, kita bisa melihat pelangi di tengahnya. Pelangi ini terbentuk dari butiran air terjun yang membias terkena sinar matahari.

Melihat air terjun ini dari atas rasanya akan sangat berbeda dengan melihatnya langsung dari bawah. Namun turun ke bawah akan menjadi cerita yang berbeda. Jalur yang harus ditempuh bukan jenis jalur untuk jalan-jalan cantik. Jalur yang harus ditempuh masih memiliki perpaduan antara jembatan kayu, tangga besi, tangga batu dan tanah padat hutan yang mengelilingi.

Track yang harus ditempuh pun bukan jenis track yang landai, bahkan ada track dengan kemiringan sekitar 70 derajat. Untuk itu jika kalian belum pernah menyisiri Tumpak Sewu, kami sangat menyarankan gunakan pemandu lokal, para ranger yang selalu siap membantu anda menyusuri kawasan hutan dan tebing. Tarif pemandu lokal pun tidak mahal, berkisar antara 100 ribu hingga 300 ribu, bergantung jalur yang ingin kalian tempuh.

peta tumpak sewu

Tiket masuk untuk kawasan wisata Tumpak sewu ada tiga loket, masing-masing dengan harga 10 ribu untuk wisatawan lokal dan 20 ribu untuk wisatawan asing. Loket ada terdapat di pintu masuk utama, pos air terjun Tumpak Sewu dan pos ke Goa Tetes. Tiket yang dikenakan buat kami terbilang murah. Tiket ini digunakan untuk pemeliharaan fasilitas yang ada di lokasi.

Tips aman trekking Di Tumpak Sewu

Untuk melakukan trekking di jalur ekstrim seperti Tumpak Sewu ini, banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari kekuatan fisik hingga keselamatan pribadi. Namun jika kalian ingin mencobanya, berikut tips-tips aman untuk trekking ke Tumpak Sewu bersama keluarga:

jalur di tumpak sewu

1. Gunakan jasa guide atau pemandu untuk memandu trekking melewati alam liar dan jalur yang sulit. Pemandu lokal ini juga akan membantu kita ketika menemui kesulitan. Selain itu pemandu lokal juga memiliki kemampuan membaca tanda-tanda alam dan cuaca. Mengingat ini alamnya berupa lembah maka untuk kita yang pendatang akan kesulitan membaca tanda-tanda alam, apakah akan ada banjir, apakah akan segera turun hujan, kapan harus bergegas naik, atau sampai kapan kita bisa menikmati keindahan air terjunnya.

2. Kenakan alas sandal atau sepatu yang memiliki sol keras. Karena jalur yang licin dan curam, saya tidak menyarankan mengenakan sepatu jalan-jalan yang empuk karena akan kesulitan menuruni jalur air terjun. Sandal khusus trekking biasanya sudah sangat mumpuni untuk melewati jalan yang licin.

3. Kenakan pakaian yang cepat kering dan tipis agar memudahkan dalam trekking. Untuk perempuan saya tidak menyarankan mengenakan rok atau celana longgar karena akan ribet ketika digunakan untuk menuruni tebing yang ada aliran airnya. Saya sendiri menyesal mengenakan celana kulot dan tidak menyangka alirannya cukup deras sehingga membuat baju kami basah kuyup.

4. Bawa baju ganti dan titipkan di warung yang dekat dengan toilet. Selesai trekking dijamin baju akan basah kuyup. Jalur yang dilewati ada yang berupa tangga dengan aliran air yang lumayan deras. Ditambah lagi ketika berada di dasar, percikan butiran dari air terjun lumayan membuat jilbab yang saya kenakan menjadi lembab. Bodohnya, saya hanya membawakan baju ganti untuk suami dan anak-anak, tapi saya sendiri lupa membawa baju ganti untuk diri sendiri.

jalan ke tumpak sewu

5. Jika dirasa ribet, tidak perlu membawa tas atau peralatan banyak ketika menuruni jalur air terjun. Jika lapar atau haus, di dasar air terjun ada warung penjual minuman dan mie instan dengan harga yang masih terjangkau dan normal untuk ukuran lokasi wisata. Segelas milo hangat yang diminum anakku kemarin hanya 5.000 saja. Lumayan untuk membuat badan hangat kembali setelah melewati jalur yang curam dan basah.

6. Pastikan keselamatan diri sendiri. Jika dirasa tidak mampu melewati jalur yang menantang, jangan malu untuk berhenti dan kembali. Tidak perlu gengsi. Bagaimanapun juga alam liar selalu menyimpan banyak misteri. Tidak semuanya harus kita ungkap. Sadari kemampuan diri sendiri dan ketahui kapan waktunya harus berhenti. Tidak ada keindahan alam yang pantas dibayar dengan nyawa.

7. Sebaiknya lakukan perjalanan di saat musim kemarau. Di musim kemarau debit air sungai lebih rendah dan tidak perlu was-was bila sewaktu-waktu turun hujan. Jalur trekking akan ditutup jika turun hujan, karena debit air bisa saja meluap tiba-tiba, jika ada banjir di hulu.

8. Untuk kalian yang belum mengenal dan buta sama sekali tentang medan Tumpak Sewu seperti kami, ada baiknya mengikuti paket tour yang sudah disediakan. Kami mendapat paket tour yang lumayan terjangkau dari Agoda. Dari paket tour ini kami sudah disediakan penjemputan dari lokasi villa yang kami sewa di Malang, dengan driver yang ramah. Kami juga mendapat pemandu ranger lokal yang sangat telaten memandu anak-anak.

air terjun tumpak sewu

Aktivitas tanpa ribet berkat Agoda

Dengan paket tour dari Agoda lengkap dengan tour guide, kami tidak perlu lagi dibuat puyeng dengan jalur yang harus kami lewati, mengingat banyak jalan yang ditutup akibat longsor dan gempa beberapa waktu lalu. Kami juga tidak perlu mumet bertanya ke penduduk sekitar untuk mencari ranger yang telaten dan berpengalaman.

Dengan shopping cart Agoda, kami bisa mendapatkan fasilitas diskon untuk paket bundle. Layaknya belanja di e-commerce, kami masukkan dulu sewa villa, paket aktivitas dan transportasi yang ingin kami pakai selama liburan. Setelah terkumpul semua, di check out lalu bayar deh.

biaya ke tumpak sewu

Untuk kalian yang ingin memasukkan wisata Tumpak sewu ke dalam keranjang masing-masing, bisa coba klik di sini ya -> Tumpak Sewu Waterfall & Goa Tetes Trekking

Setelah melewati jalur yang ekstrim dan menantang, kami menyempatkan diri untuk melepas lelah sambil ngobrol dan bercengkrama dengan para wisatawan asing yang kebetulan bersisipan dengan kami. Dalam waktu yang hampir bersamaan kami berangkat dengan wisatawan dari Singapura dan California. Kami bertemu di warung di dekat pos panorama. Kami bercanda dan ngobrol tentang jalur yang telah kami lewati sambil merasakan perasaan lega bercampur haru berhasil melewati jalur yang ekstrim.

Untuk keluarga yang memang belum terbiasa dengan trekking sama sekali, saya tidak menyarankan kalian mengikuti jalur trekking Tumpak Sewu. Jika ingin menyaksikan keindahan Tumpak Sewu, cukup sampai di pos panorama saja. Jalur yang harus ditempuh hingga pos Panorama masih lumayan aman dan cocok untuk berbagai usia.

air terjun tumpak sewu

Namun jika ingin mencoba trekking dengan tingkat kesulitan menengah bisa dimulai dengan trekking di Gunung Bromo. Tenang saja, Agoda juga menyediakan Bromo Sunrise Tour. Karena jika lelah atau kaki mendadak kram, di Bromo masih ada pilihan untuk naik kuda.

Berbeda cerita jika anak-anak kalian sudah berusia di atas 15 atau 16 tahun ke atas dan membutuhkan jalur trekking yang menantang, boleh dicoba untuk melakukan perjalanan ke Tumpak Sewu. Tetap jangan lupa untuk menggunakan local ranger untuk memandu dan demi keselamatan keluarga kalian. Untuk rekomendasi penginapan yang unik, kalian bisa baca di artikelku sebelumnya : Menginap di The Onsen Resort Batu, Malang. Selamat merencanakan liburan!



Related Posts :

1 Comment :

  1. Explore alam.gini nyenengiinnn bgt ya mbaaa
    Aku juga mupeng suatu saat ajak Sidqi k sini.
    Doi jg seneng trip natural gini


Leave a Reply :

* Your email address will not be published.

ABOUT ME
black-and-white-1278713_960_720
Hi I’am Wiwid Wadmira

I am a mom of twin who love reading, writing and de cluttering. I blog about my parenting style, financial things & reviews. You may contact me at mykirakara@gmail.com

------------------
My Instagram
Invalid Data