Bijak Mengelola Dana Usaha Bersama PT. BPR Mitra Parahyangan

BPR Mitra Parahyangan Bantu UMKM

Bijak Mengelola Dana Usaha Bersama PT BPR Mitra Parahyangan

Hari itu aku ditelpon adikku dengan suara panik. Rupanya ada pihak bank yang datang membawa surat tagihan dengan ancaman sita aset jika tidak segera dilunasi. Beberapa bulan sebelumnya bapak meninggal dan meninggalkan sejumlah utang usaha yang nilainya tidak sedikit. Sementara usahanya sendiri langsung sekarat semenjak Bapak meninggal. Jika dulu berpikir bank dapat menjadi solusi pinjaman praktis UMKM, hari itu rasanya bank menjadi lebih horor dan menyeramkan.

Kami pusing bukan main. Ancaman rumah akan disita terbayang di depan mata. Untuk ibuk SD saja tidak tamat, memegang usaha besar tanpa ada pendampingan usaha UMKM bukanlah hal yang mudah. Usaha yang sudah dibangun selama puluhan tahun pun akhirnya tutup, setahun setelah bapak meninggal. Semua aset harus dijual demi bisa melunasi pinjaman usaha ke bank.

Sedikit kisah pilu ini nyata kami alami. Memiliki usaha itu seharusnya memang dibarengi dengan kemampuan pengelolaan yang mumpuni. Usaha yang sehat semestinya dibarengi dengan pengelolaan dana usaha yang sehat juga. Bagaimana jika hal tersebut terjadi seperti kasus ibuku? Bukankah UMKM kita tidak sedikit jumlahnya yang dikelola oleh orang yang belum melek tentang manajemen dan pengaturan keuangan yang mumpuni.

Sebenarnya mengelola usaha juga bukan berarti harus punya modal gede agar tak harus dikejar-kejar kredit bank. Kalau modal pas-pas’an pun bisa kok bikin usaha tetap maju. Banyak tokoh-tokoh yang memiliki bisnis besar ternyata juga berangkat dari modal berupa pinjaman usaha. Asalkan tahu cara mengelola dengan benar, pinjaman produktif bisa menjadi solusi untuk membantu meningkatkan usaha. Anak muda milenial seperti kita seharusnya tak hanya tahu Cara Cepat dapat Pinjaman Usaha tetapi juga harus tahu juga cara cerdas mengelolanya

Pentingnya Pendampingan Usaha UMKM

Seperti yang disampaikan oleh Pak Toni Muliadi, direktur utama PT BPR Mitra Parahyangan bahwa dana pinjaman produktif jika dikelola dengan benar akan membantu para UMKM berkembang. Pada akhirnya itu juga yang menjadi tujuan dari PT BPR Mitra Parahyangan dalam membantu para UMKM, yaitu dengan memberikan pendampingan usaha UMKM. Pak Toni pun menginformasikan nama-nama seperti Bob Sadino, William Tanuwijaya, Ciputra, Nadiem Makarim hingga tokoh pengusaha muda seperti Gibran Rakabuming pun pernah memiliki pinjaman produktif dan berkolaborasi dengan bank.

PT BPR Mitra Parahyangan

Nah, PT BPR Mitra Parahyangan siap lho menjadi mitra bagi para pelaku UMKM dalam membantu permasalahan modal usaha dengan menawarkan produk dari Bank Perkreditan Rakyat. Tak sekedar memberikan pinjaman, salah satu Bank Perkreditan Rakyat yang berlokasi di Bandung ini juga memberikan pendampingan usaha UMKM. Pendampingan usaha UMKM ini bertujuan untuk membantu para UMKM bijak dalam mengelola modal usahanya. Modal produktif ya untuk kegiatan produktif, bukan sekedar untuk kegiatan konsumtif yang malah akan menghambat proses pengembalian dana.

Untuk yang masih puyeng apa itu BPR atau Bank Perkreditan Rakyat, yuk kita kupas satu per satu mulai dari pengertian Bank Perkreditan Rakyat. Menurut wikipedia Bank Perkreditan Rakyat adalah lembaga keuangan bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Tujuan Bank Perkreditan Rakyat adalah sebagai institusi keuangan mikro yang membantu melayani pengusaha mikro, kecil, dan menengah yang lokasinya tidak jauh dari jangkauan BPR. Karena cakupan wilayahnya lebih sempit, maka fokus pendampingan seperti BPR Mitra Parahyangan bantu UMKM dapat tercapai.

Tugas Bank Perkreditan Rakyat selain menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito, Bank Perkreditan Rakyat juga membantu memberikan pinjaman dana untuk berbagai macam kebutuhan. Seperti BPR Mitra Parahyangan bantu UMKM dengan mengeluarkan jenis-jenis Produk dari Bank Perkreditan Rakyat seperti pinjaman modal usaha hingga 300 juta rupiah.

Tak sekedar pinjaman, PT. BPR Mitra Parahyangan Bantu UMKM dengan memberikan pendampingan gratis, tanpa dipungut biaya tambahan. Jangan khawatir, BPR Mitra Parahyangan juga diawasi oleh OJK dan memiliki penjaminan LPS untuk simpanannya. PT. BPR Mitra Parahyangan sudah berdiri sejak tahun 1991 dan fokus melayani nasabah di sekitar Bandung.

Nilai-nilai yang dibangun oleh PT. BPR Mitra Parahyangan yang berfokus pada kepedulian, bukan hanya mengerti dengan kebutuhan kesejahteraan para stakeholder, tapi juga peduli pada kebutuhan para mitra dan nasabahnya. Karena itu sebagai bank yang paling dekat dan mudah dijangkau oleh rakyat maka PT. BPR Mitra Parahyangan mengeluarkan Produk dari Bank Perkreditan Rakyat yang memiliki nilai tambah, yaitu selain memberikan pinjaman produktif namun juga membantu memberikan edukasi pada masyarakat bawah untuk terbiasa dengan proses perbankan. Proses pendampingan yang diberikan kepada mitra UMKM membantu pelaku usaha untuk menumbuhkan perilaku disiplin dalam mengelola dana usaha.

Mengenal Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Pada Remaja Disabilitas dan OYPMK

Mengenal Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Pada Remaja Disabilitas dan OYPMK

“Bunda, gimana caranya sperma bertemu dengan sel telur?” Tanya anakku suatu hari. Saat itu kita sedang membahas tentang proses penyerbukan yang akhirnya melipir dan berujung pada pertanyaan yang cukup mencengangkan tersebut.

Tidak semua orang tua bisa terbuka untuk membahas hal-hal yang dianggap masih tabu seperti ngobrol tentang proses reproduksi manusia. Padahal anak seharusnya mendapatkan akses yang mumpuni tentang pengetahuan tersebut demi kesehatan seksual dan reproduksi mereka. Menjaga kesehatan seksual dan reproduksi pada akhirnya adalah tanggung jawab masing-masing individu.

Apa itu HKSR?

HKSR atau Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi adalah hak yang menjamin kebebasan individu dalam mendapat informasi maupun mengambil keputusan terkait aktivitas seksual dan reproduksi mereka tanpa adanya diskriminasi, paksaan, dan kekerasan.

HKSR adalah hak semua orang, laki-laki maupun perempuan tanpa perkecualian, termasuk remaja penyandang disabilitas dan OYPMK atau Orang Yang Pernah Menderita Kusta. Mengutip dari informasi PKBI atau Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia, secara umum, HKSR mencakup hak seluruh manusia untuk:

  • Mencari, menerima, dan mengkomunikasikan informasi terkait seksualitas.
  • Menerima pendidikan seksual.
  • Mendapatkan penghormatan atas integritas tubuhnya.
  • Memilih pasangan.
  • Memilih untuk aktif secara seksual, atau tidak.
  • Melakukan hubungan seks konsensual.
  • Menikah secara konsensual.
  • Memutuskan untuk memiliki anak atau tidak, dan kapan waktu yang tepat untuk memliki anak.
  • Memiliki kehidupan seksual yang memuaskan, aman, dan menyenangkan.

Namun sayangnya masih banyak anak, remaja yang belum mendapatkan haknya tersebut secara penuh, terutama bagi remaja yang menyandang disabilitas dan OYPMK. Bagi remaja penyandang disabilitas dan OYPMK diskriminasi terkait HKSR ini masih sering sekali didapatkan. Bahkan banyak pelecehan seksual yang didapakan oleh remaja disabilitas dan OYPMK tersebut.

Remaja disabilitas dan OYPMK masih sering mendapatkan perundungan terkait aktivitas seksual dan reproduksi mereka. Misalnya masih banyak orang yang takut menikah dengan OYPMK karena menganggap mereka dapat menularkan penyakit atau menurunkan penyakit untuk anak-anaknya. Minimnya akses informasi ini menjadi salah satu kendalanya.

Satu hal yang perlu disadari bahwa sebenarnya remaja disabilitas dan OYPMK berhak mendapatkan perlakuan yang sama dengan remaja pada umumnya. Mereka berhak dihormati dan mendapatkan informasi serta memiliki integritas atas tubuhnya. Agar kasus kekerasan seksual terhadap remaja penyandang disabilitas dan OYPMK tidak lagi terjadi.

Kapan Mulai Bahas HKSR bareng anak?

Pada siaran ruang publik KBR yang berkolaborasi dengan NLR Indonesia, pada tanggal 25 Mei 2022, Westiani Agustin selaku Founder Biyung Indonesia menjelaskan bahwa membahas HKSR bisa dimulai sedini mungkin bersama anak. Memberikan informasi tentang HKSR bisa dimulai ketika proses toilet training pada anak. Saat kita memberikan informasi yang benar tentang bagaimana membersihkan anggota tubuh termasuk organ seksual adalah awal orang tua memberikan edukasi terkait HKSR.

Menurut Nona Ruhel Yabloy selaku Project Officer HKSR dari NLR Indonesia, informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang beredar di luar sana banyak, tapi yang benar hanya sedikit. Karena itulah kewajiban kita semua adalah memberikan informasi yang valid dan benar kepada anak-anak. Belajar memberikan informasi ini bisa dimulai dengan menyebutkan kata penis dan vagina tanpa merasa tabu atau ragu kepada anak-anak.

Dengan informasi yang benar, anak-anak akan mendapatkan pengetahuan selanjutnya lebih valid. Orang tua bisa mulai belajar menganggap bahwa ngobrol tentang kesehatan seksual dan reproduksi sama dengan ngobrol tentang ilmu pengetahuan yang lain, seperti matematika, IPS maupun IPA. Dengan menganggap HKSR adalah sebuah ilmu pengetahuan, pelan-pelan orang tua akan menganggap itu bukan lagi hal tabu untuk dipelajari.

Seperti yang sudah dilakukan Biyung Indonesia dengan menerbitkan sebuah buku “Aku Dan Tubuhku”. Buku ini berisi informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi untuk semua, bisa dibaca oleh semua orang baik yang normal maupun disabilitas dan OYPMK. HKSR bukan lagi hal klise. HKSR adalah informasi yang harus diobrolkan dan diberitahukan.

Wihelimina Ice, seorang remaja disabilitas sebagai Remaja Champion Program HKSR berbagi pengalaman bahwa informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi sangat sulit didapatkan. Ice sendiri baru mendapatkan informasi terkait menstruasi dan bagaimana menjaga kesehatan organ seksual setelah menstruasi setelah usianya 13 tahun, jelang siklus haid pertamanya.

Ice beruntung mendapatkan pelatihan bersama NLR Indonesia Untuk Membantu Memenuhi HKSR Bagi Remaja Disabilitas dan OYPMK. Dengan mengenalkan konsep “My Body Is Mine” Ice memahami bahwa tubuh kita adalah milik kita dan menjadi otoritas penuh kita. Itu berarti kita bertanggung jawab dalam mengenali setiap bagiannya, memahami fungsinya, menjaga kebersihan dan kesehatannya serta melindunginya dari niat-niat jahat orang lain.

Informasi lebih lanjut mengenai program-program terkait HKSR yang dilakukan oleh yayasan Biyung Indonesia dan NLR Indonesia bisa dicek di akun instagram kedua yayasan tersebut. Dengan semakin banyaknya pihak-pihak yang sadar tentang pentingnya menjaga hak kesehatan seksual dan reproduksi, semoga kasus-kasus kekerasan seksual yang terjadi semakin berkurang, terutama yang dialami oleh remaja disabilitas dan OYPMK.

Tips Belajar Yang Menyenangkan

Tips Belajar Yang Menyenangkan – Belajar adalah hak semua orang. Memiliki kesempatan untuk belajar dengan nyaman seharusnya bisa dilakukan oleh semua anak. Semua anak di Indonesia selayaknya mendapatkan kesempatan belajar yang setara, dengan fasilitas dan kenyamanan yang sama. Namun kenyataan berkata lain.

Belajar adalah HAK.

Kenapa belajar bukan kewajiban? Karena setiap manusia yang lahir sudah membawa fitrah belajar dalam dirinya. Anak yang baru lahir akan belajar dengan sendirinya tentang banyak hal di sekitarnya, tanpa disuruh , tanpa diminta. Anak baru lahir akan belajar merangkak, berjalan, berbicara dan bereksplorasi secara naluri. Karena itu memenuhi kesempatan belajar yang sama dan setara sudah seharusnya menjadi hak semua anak.

Belajar bukan hanya semata untuk mendapatkan nilai.

Belajar bukan tentang angka dalam rapot dan kertas ujian saja. Belajar memiliki tujuan yang jauh lebih luas dari pada sekedar angka. Berikut beberapa tujuan belajar yang sesungguhnya, yang diambil dari berbagai sumber.

Tujuan belajar bagi anak-anak:

  • Belajar adalah sarana untuk mengembangkan kemampuan anak.
  • Belajar digunakan untuk mengembangkan kecerdasan anak
  • Belajar digunakan untuk melatih kemampuan berpikir anak
  • Belajar juga digunakan untuk kita bisa beradaptasi lebih baik
  • Belajar bisa digunakan untuk meningkatkan keterampilan dalam berinteraksi sosial
  • Belajar juga membentuk dan melatih anak menjadi mandiri

Belajar Harus Menyenangkan

Saya pernah membaca di suatu media, kalau Mas Menteri mengatakan, untuk apa sekolah harus mengajarkan murid-muridnya dengan menghafal?

Dunia tak butuh jago menghafal.

Dunia membutuhkan orang-orang yang ahli di bidangnya, dengan skill yang mumpuni, bukan sekedar menghafalnya. Apakah kalian setuju?

Kalau saya sih, yes! Mas Menteri ingin menekankan tentang pentingnya memahami soal atau permasalahan dibandingkan menghafal materi untuk menjawab soal. Dengan pemahaman dan penerapan konsep yang matang, anak-anak akan terus mengingat dan menerapkannya dalam kehidupan. Jika hanya sekedar dengan menghafal, sangat besar kemungkinan, setelah ujian atau tes selesai, maka selesai juga hafalannya.

Selain itu belajar dengan menghafal itu cenderung membosankan. Anak-anak akan dituntut untuk mengucapkan kata yang sama berkali-kali, seperti kaset rusak, sampai anak-anak benar-benar menghafal setiap kata dengan tepat. Terasa kurang menyenangkan.

Menghafal itu membosankan!

Mas Menteri inginnya belajar itu bisa menyenangkan. Kalau belajarnya menyenangkan, anak-anak akan terus terjaga rasa ingin tahunya, dan selalu ada keinginan untuk meningkatkan pengetahuannya. Nah lantas bagaimana caranya mempelajari hal-hal yang biasanya dihafalkan, seperti tanggal-tanggal bersejarah, perkalian, tapi dengan cara yang lebih menyenangkan? Bisa gak sih? Bisa dong! Belajar seperti ini ternyata ada lho cara-cara yang lebih menyenangkan.

Cobalah ajak anak belajar dengan bermain. Belajar dengan bermain bisa membuat suasana lebih menyenangkan. Anak-anak akan lebih mudah mengingat materi-materi yang seharusnya dihafalkan. Selain itu, belajar dengan bermain bisa juga digunakan untuk menerapkan konsep-konsep sehingga lebih mudah dipahami. Dengan memahami konsep, anak akan tahu cara menyelesaikan masalah tanpa harus menghafalnya.

Berikut beberapa keuntungan dan manfaat yang di dapat anak-anak ketika belajar sambil bermain:

1. Melatih keterampilan kognitif anak dengan cara yang menyenangkan. Anak yang belajar melalui permainan akan menggunakan daya imajinasi, kemampuan berpikir dan mengingat dengan lebih menyenangkan. Mengasah kemampuan kognitif bermanfaat untuk mengembangkan life skill anak kedepannya.

2. Mengasah daya analisa anak. Mengasah daya analisa ini dibutuhkan untuk anak memecahkan masalah. Dengan daya analisa yang kuat, anak akan lebih mudah mencari solusi untuk masalahnya.

3. Mengembangkan keterampilan sosial emosional. Belajar sambil bermain dapat melatih anak mengendalikan diri. Melalui bermain, orang tua dan anak juga sama-sama belajar menjaga komunikasi, berkompromi dalam menghadapi konflik. Meskipun belajarnya melalui permainan online, orang tua tetap harus mendampingi anak, memperhatikan pola belajarnya dan selalu menjadi partner tempat anak berdiskusi.

Nah, ternyata banyak kan manfaatnya? Berikut beberapa permainan menyenangkan yang kami lakukan untuk belajar:

1. Belajar sejarah dengan bermain kartu kuartet

2. Belajar perkalian menggunakan board games

3. Belajar matematika melalui cerita dengan melawan alien

4. Menambah kosakata bahasa inggris dengan teka teki silang

5. Belajar geografi dengan world bingo

6. Belajar IPA dengan science games

Beberapa permainan di atas, bisa kalian temui di plays.org. Di sana ada beberapa games online yang bisa dijadikan sebagai sarana belajar anak-anak. Mereka akan bermain seperti biasa, namun juga sekaligus belajar dengan menyenangkan. Belajar melalui games di plays.org bukan hanya bikin anak gak cepet bosen, tapi juga memahami konsep pelajaran tanpa ribet menghafalkan.

Belajar Dengan plays.org

Salah satu games yang disukai kunyil adalah bermain BINGO WORLD. Ini games yang bisa membantu anak-anak untuk mengenal nama-nama negara, nama ibu kota dan bendera-bendera negara di dunia. Bingo World bisa menjadi salah satu permainan untuk belajar geografi atau IPS.

Kenapa sih harus plays.org? Kenapa gak yang lain aja? Karena kalau mainnya di plays.org kita gak perlu install-install aplikasi yang ribet. Gak menambah beban memori smartphone. Memori sama mantan aja dah berat kan ya?

Selain itu di plays.org ada banyak sekali jenis permainan yang bisa dimainkan secara luring, mulai dari permainan jadul jaman rikiplik seperti pac man, sampai permainan masa kini yang membantu anak-anak belajar seperti di atas. Seru sekali, bahkan duo kunyil jadi gak berasa kalau sebenarnya sedang diajak belajar. Mereka merasa boleh main sepuasnya aja. Padahal mereka juga lagi belajar.

Yang tak kalah seru, kalau kalian punya ide atau permintaan games yang ingin ada di plays.org kalian bisa mengajukan request. Sekarang saja pilihan gamesnya buanyaaak banget dan masih sering update jenisnya. Itu juga banyak yang diambil karena permintaan dari pengguna setianya. Seru kan kalau kalian ingin bernostalgia dengan games-games tertentu. Cek aja deh kategori permainannya.

Karena bisa dimainkan tanpa aplikasi, permainan ini bisa dimainkan di mana saja, bisa dari browser di ponsel pintar, atau dari laptop dan komputer. Tinggal buka website plays.org dan cari jenis permainan yang kalian inginkan. Jangan lupa register untuk menyimpan skor-skor kalian. Sapa tahu bisa memecahkan skor tertinggi kan? Pasti seru kalau bisa main sama anak sambil belajar.

Have fun!

Pilih Mana, Parfum Atau Body Lotion?

Pilih Mana, Parfum Atau Body Lotion? Ini Review Tentang Scarlett Jolly Fragrance Brightening Body Lotion

Kalau disuruh memilih, kalian lebih suka mana, parfum atau body lotion? Kalau bisa keduanya, kenapa tidak? Tapi konon katanya lotion kalau banyak pewanginya biasanya efek lotionnya kurang nampol, bener gak sih?

Aaah, ternyata gak juga lhooo… Tergantung bahan yang ada di lotionnya, setidaknya itu menurutku.

Jadi ceritanya, suatu hari suamiku keceplosan, kenapa kaki Duo Kunyil, dua anakku yang jelang remaja itu kayak kaki laki-laki, sama seperti kakiku. Kulitnya keras, mudah bersisik dan kering. Dari situ aku sadar, iya ya ternyata aku sangat jarang sekali memperhatikan kondisi kulit kakiku.

Iya aku tahu, wajahku mencicipi berbagai tahapan skincare. Tanganku aku sabun, aku gosok dan aku cuci berulang-ulang kali. Tapi kaki, hanya sekedarnya saja. Asal tidak kotor, ya sudah. Siapa nih yang punya kebiasaan serupa? Yuk angkat tangan! Aku merasa telah mendzolimi kulit kakiku.

Lalu, dari situ aku mulai memperhatikan perawatan kulit kakiku. Ketika stok body lotion scarlett di rumah habis, aku mulai hunting di official store nya. Karena Scarlett ini punya banyak sekali varian, kalau kemarin aku mencoba yang Freshy, kali ini aku checkout varian JOLLY dengan warna pink pastel. Aku penasaran dengan aromanya.

Review Scarlett JOLLY Fragrance Brightening Body Lotion

Singkat kata, akhirnya mendaratlah si Jolly di tanganku. Yang pertama mencoba, tentu saja duo kunyil. Mereka sudah hafal sekali dengan wanginya body lotion Scarlett. Ternyata memang Felicya Angelista tidak pernah main-main ketika mengeluarkan stempel “Fragrance Brightening Body Lotion”. Unsur “Fragrance”, “Brightening” dan “Lotion”nya benar-benar dipikirkan dengan seksama.

Berikut komposisi kandungan yang ada di dalam Scarlett JOLLY Fragrance Brightening Body Lotion:

Aqua Demineralisata, Cetearyl Alcohol, Cetyl Alcohol, Mineral oil, Glycerin, Perfume, Propylene Glycol, Kojic Acid, Niacinamide, Titanium Dioxide, Glutathione, Dmdm Hydantoin, Triisopoprapanotamine, Tocopheryl Acetate, Acrylate Copolymer.

Harga: Rp75.000,-
NETTO 300 ml
BPOM RI NA 18210103809

Dibandingkan saudaranya yang varian Freshy, si Jolly ini teksturnya lebih creamy. Meskipun begitu, karena komposisinya water based, maka lotion ini tidak lengket dan mudah menyerap di kulit.

Sama seperti produk-produk Scarlett lainnya, kandungan Glutathione dan Vitamin E masih menjadi andalan. Karena bahan ini memang ahlinya dalam menjaga dari radikal bebas, mencerahkan, menjaga kelembaban dan menutrisi kulit. Untuk memaksimalkan manfaatnya, Scarlett menambahkan NIACINAMIDE dan KOJIC ACID ke dalam komposisinya. Dengan ini makin lengkaplah nutrisi untuk kulit yang terkandung di dalamnya

Yang membuat Jolly ini layak menyandang gelar “Fragrance Brightening Body Lotion” karena memiliki wangi seperti parfum Yves Saint Laurent Black Opium Eau De Parfume. Parfum yang merupakan perpaduan wangi manis vanili dan kelembutan bunga. Mantep banget untuk dipakai sehabis mandi. Selain melembabkan, juga bikin badan selalu wangi dengan aroma yang mewah dan segar. Warna lotion dan kemasannya didominasi pink pastel.

Seperti kemasan produk Scarlett yang lain, Jolly ini pun memiliki emboss tulisan Scarlett di lehernya botolnya. Safety lock yang ada di bagian pump membuat lotion tidak mudah berantakan. Cocok dan aman dari jangkauan kreatifitas anak-anak yang senang pencet-pencet lotion mama. Dilengkapi barcode dan hologram yang menandakan keaslian produk.


Label yang melingkar di botolnya memang terbuat dari kertas, jadi jangan takut, itu memang kemasan aslinya. Mungkin Scarlett bisa upgrade label kemasan dengan desain dan bahan yang lebih eksklusif untuk melengkapi isi produk yang memang sebenarnya sudah memiliki citra eksklusif.

Cara Penggunaan

Menurut aturan pakai yang tertempel di label kemasan, penggunaan Fragrance Brightening Body Lotion 2 kali sehari, pada pagi dan malam hari. Buat aku, rasanya lebih nyaman dan lebih cepat meresap ketika dipakai setelah mandi. Setelah mandi, kulit masih lembab sehingga lebih mudah menyerap ketika memakai body lotion yang memiliki tekstur creamy dan water based.

Penyimpanan produk Jolly Fragrance Brightening Body Lotion ini tidak rumit, cukup disimpan di suhu ruangan. Letakkan saja di atas meja rias atau di dekat tempat tidur agar bisa dioles-oles sebelum tidur. Kalau sebelum tidur badan istrinya wangi, suami juga pasti seneng.

Ini nih penampakan telapak kaki sebelum menggunakan produk Jolly dan 10 hari kemudian setelah memakai Jolly. Kulit yang tadinya seperti badak, keras, kasar dan kering, jadi terasa lebih lembab, warna lebih cerah dan lebih terasa lembut.

Di Mana Belinya?

Aku beli produk Scarlett ini di official store Scarlett Whitening Indonesia di Shopee pas kebetulan ada beberapa item yang diskon. Kalian juga bisa mendapatkan produk-produk Scarlett yang asli di sini:

Whatsapp : 0877-0035-3000
line : @scarlett_whitening
instagram : @scarlett_whitening
shopee : Scarlett_whitening

Harga normalnya 75.000 per produk. Kalau mau lebih hemat, ada juga paket eksklusif 300.000 dapat 5 macam produk. Dikemas menggunakan box eksklusif dan free gift.


Produk-produk Scarlett ini tidak menggunakan binatang untuk uji klinisnya. Jangan khawatir ya buat kalian pecinta binatang. Untuk aku yang seneng ngobrol sama hewan, ini cukup melegakan.

Kalian sudah pernah mencoba Scarlett yang varian apa? Wangi mana yang lebih kalian suka?

Ini Cara Mengubah Kulit Kusam Menjadi Cerah Dalam Dua Minggu

Ini Cara Mengubah Kulit Kusam Menjadi Cerah Dalam Dua Minggu

Review Brightly Ever After Serum Scarlett dan Brightening Facial Wash

Sejak pandemi melanda dan lebih banyak di rumah aja, salah satu kekhilafan yang sering saya lakukan adalah lupa merawat tubuh. Saya jarang menggunakan rangkaian perawatan wajah. Tadinya sih berpikir “toh tidak ke mana-mana, buat apa”.

Aku mengira kulit akan baik-baik saja selama di rumah saja. Asal rajin dibersihkan, semua pasti akan baik-baik saja. Ternyata tidak begitu lho, gaess….

Kulit kita tetap membutuhkan rangkaian perawatan meski kita tidak ke luar rumah. Kulit tetap butuh dibersihkan dengan layak dan maksimal untuk menghindari berbagai masalah kulit. Tanpa rangkaian perawatan tersebut, kulit tidak memiliki “bala bantuan” untuk mempertahankan kelembabannya dan menjaga kesehatannya.

Langkah Mencerahkan Kulit

Tipe kulitku normal cenderung kering. Saat itu kondisinya sedang kusam dan mulai break out karena lama tidak tersentuh perawatan apapun. Kulitnya jadi kasar seperti gosokan pencuci piring. Yes, separah itu.

Berikut rangkaian perawatan kulit wajah yang biasanya aku lakukan untuk membuatnya kembali cerah.

1. Rajin membersihkan muka meski di rumah saja. Ini untuk menghindari pori-pori kulit tersumbat kotoran maupun minyak. Debu atau minyak yang menumpuk akan membuat kulit berjerawat.

2. Gunakan serum yang sesuai dengan tipe kulit wajah. Kulit wajah membutuhkan serum untuk mengoptimalkan kerja pelembab. Serum yang bagus mengandung bahan inti, tanpa bahan aktif berat yang dibutuhkan untuk memaksimalkan kelembaban kulit.

3. Pakai pelembab wajah yang sesuai dengan jenis kulit. Pelembab wajah dibutuhkan untuk menjaga kulit agar tetap terjaga elastisitasnya jadi tidak mudah kering dan keriput. Pelembab wajah juga berfungsi mengontrol kadar minyak di kulit wajah.

4. Jangan lupa untuk selalu memakai tabir surya meski hanya di rumah saja. Tabir surya melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar ultraviolet.

5. Lakukan eksfoliasi setidaknya seminggu sekali untuk membersihkan sel kulit mati yang menumpuk.

Demi mengulang kembali ritual yang biasa dilakukan dulu, akhirnya aku menengok kembali kotak rias yang lama terabaikan dan melihat stok rangkaian perawatan kulit yang masih bisa digunakan. Rupanya ada serum yang sudah expired, harus beli baru dan facial wash yang botolnya mulai kosong. Maka misi belanja pun dimulai.

Setelah menjelajah dari review ke review, bersemedi mencari inspirasi, akhirnya pilihan jatuh pada SCARLETT yang sedang hits dan punya banyak review positif. Aku butuh perawatan yang dapat mencerahkan kulit kusamku dan membuatnya tetap lembab. Aku memilih Brightening Facial Wash dan Brightly Ever After Serum dari Scarlett.

Setelah pemakaian dua minggu, berikut yang bisa aku share tentang produk-produk tersebut.

SCARLETT BRIGHTENING FACIAL WASH

Harga: Rp75.000,-
NETTO 100 ml
BPOM RI NA 18181202303

Ingredients
Aqua Demineralisata, Coconut Fatty Acid Diethanolamide, Glycerin, Rosa Canina Flower (Rose Petal), Cocamidopropyl Betaine Ammonium Salt, Niacinamide, Glutathione (Glycine), Tocopheryl Acetate (Vit E), Acylates Copolymer, Aloe Vera Leaf Extract, Triisopropanolamine, Dmdm Hydantoin, Edta, Glass Beads.

Facial wash dari Scarlett ini dikemas dalam botol ramping sehingga mudah dimasukkan tas dan dibawa ke mana saja. Warnanya bening dengan tekstur kental dan licin. Yang lebih menarik, di dalamnya terdapat rose petals yang membuat aroma Brightening Facial Wash terasa khas dan tidak terlalu menyengat.

Aroma dari kelopak bunga Mawar ini yang aku suka karena itu berarti tidak ada fragrance tambahan yang susah diterima oleh kulit sensitif. Seperti halnya rangkaian perawatan kulit dari Scarlett yang lain, Glutathione sebagai bahan andalan juga terdapat di dalamnya. Itupun masih ditambah lagi dengan Aloe Vera dan Vitamin E yang makin mantap untuk menjaga kelembaban kulit wajah.

Ketika pertama kali mencoba ada kesan kulit terasa lebih kesat dan bersih setelah pemakaian. Tapi ternyata semakin lama dicoba yang paling terasa justru kulit terasa lembab dan kenyal. Aku jadi suka pegang-pegang pipi kalau habis cuci muka dengan brightening facial wash Scarlett ini.

BRIGHTLY EVER AFTER SERUM SCARLETT


Harga: Rp75.000,-
NETTO 15 ml
BPOM RI NA 18201901367

Ingredients
Aqua, Nicotinamide, 1,3 Butylene Glycol, Lavandula Angustifolia ( Lavender) water, Ascorbyl Glucoside, Arisaema Amurense Extract, 2-Phenoxyethanol, Hydroxyethylcellulose, GLUTATHIONE, Aminomethyl Propanol, Ethyl Macadamiate, Decyl Glucoside, Pentane – 1,2 – diol, Di Na EDTA, Ethylhexylglycerin, Tamarindus Indica Seed Gum, Biosaccharide Gum -1, 1,2-Hexanediol, 2-Amini-1 -Butanal, Tocopherol, Malic Acid, C.I 1625s

Brightly ever after serum Scarlett dikemas dalam botol kaca kecil yang tebal dan nampak kokoh. Ini penting banget untuk ibu yang memiliki anak kecil dan pernah merasakan sesak nafas ketika botol serum pecah jatuh tersenggol bocah.

Dilengkapi dengan pipet di tutup botolnya memudahkan untuk mengambil cairan. Tekstur cairan bening dan kental. Ketika dioleskan mudah meresap di kulit dan tidak meninggalkan kesan lengket. Brightly ever after serum Scarlett tidak mengandung alkohol dan fragrance tambahan sehingga aman untuk kulit sensitif sekalipun.

Bahan Utama Serum dan Manfaatnya

  • Glutathione yang berfungsi memberikan perlindungan dari radikal bebas, meningkatkan kelembaban dan mencerahkan kulit.
  • Vitamin C bermanfaat untuk melindungi kulit dari kerusakan sel akibat paparan radikal bebas dan membantu menghilangkan flek dan bekas jerawat.
  • Phyto whitening mampu mencerahkan kulit tanpa membuat iritasi.
  • Niacinamide membantu melembabkan kulit dan mencegah kanker kulit melanoma
  • Lavender water bermanfaat untuk melawan bakteri penyebab jerawat, meningkatkan sirkulasi darah dan menghaluskan kulit. Lavender water juga dapat mengatasi peradangan dan membantu detoksifikasi kulit

Cara pakai:

Teteskan 2-3 tetes lalu usapkan secara merata ke wajah sambil dipijat halus. Tunggu beberapa saat hingga serum benar-benar meresap ke kulit sebelum menggunakan rangkaian produk selanjutnya. Gunakan setiap hari setelah mandi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Setelah Pemakaian selama dua minggu

Ketika awal pemakaian tidak terasa perubahan yang signifikan karena kulit sedang kasar dan break out. Namun ternyata setelah pemakaian kurang lebih 2 minggu banyak bekas bruntusan yang memudar. Warna kulit pun terlihat lebih rata.

Foto di atas yang sebelah kiri diambil pada pagi hari tanggal 3 Mei 2021. Sedangkan foto sebelah kiri diambil sore hari tanggal 17 Mei 2021. Foto yang diambil sore hari terlihat lebih terang karena pengaruh cahaya namun warna tidak terlalu signifikan perbedaannya. Setelah pemakaian selama kurang lebih 2 minggu nampak tone warna kulit lebih merata dan bekas bruntusan memudar.

Ketika awal pemakaian tidak terlalu berharap akan ada perubahan yang terasa nyata, tapi ternyata setelah 2 minggu hasilnya cukup memuaskan. Tentu saja setelah serum habis, aku bakal order kembali karena cukup ringan untuk dipakai sehari-hari. Harganya pun terjangkau dan mudah dibeli secara online.

Bisa Beli Di mana?

Serum ini bisa dibeli dengan cara

Order langsung melalui whatsapp ke nomor 0877 0035 3000
Akun LINE di @scarlett_whitening
DM Instagram di @scarlett_whitening
Shopee di scarlettofficialshop

Atau bisa juga dengan melihat kontak-kontak yang ada di link berikut : https://linktr.ee/scarlett_whitening

Yuk bisa yuk jaga kulit wajah kita sebagai bagian menjaga amanah dari Tuhan. Rawat sebaik-baiknya sebagai bentuk rasa syukur dikasih kulit yang sehat.

Salam!

Nduk, Jangan Takut Diremehkan Orang

Nduk, jangan takut diremehkan orang!

Nduk, dulu kamu bertanya padaku sebesar apa bumi itu? Lalu kamu belajar tentang planet-planet lain. Kemudian kamu tahu bahwa jagat raya sungguh maha luas dahsyatnya.

Nduk, sudahkah kamu menyadari bahwa kita ini  tidak lebih besar dari setitik debu di jagat raya ciptaan-Nya? Ya, sekecil itulah keberadaan kita. Karena itu Nduk, jangan pernah takut diremehkan. Kita memang sekecil itu.

Jangan pernah takut diremehkan, Nduk! Karena dari hal remehlah kita lebih mudah memulai apa saja. Dari hal yang paling remeh dan kecil kita bisa lebih mudah berkembang menjadi besar. Karena menjadi kecil tidak akan membuatmu rugi setitik pun.

Jangan pernah takut diremehkan, Nduk! Karena hinaan dan remehan orang tidak membuktikan siapa dirimu. Hinaan orang hanya menunjukkan siapa mereka sebenarnya. Karena itu jangan pernah takut diremehkan. Menjadi hina di mata orang lain tak membuatmu menjadi rendah di mata Tuhan. Berdirilah dengan anggun!

Nduk, meski kita sekecil itu di tengah jagat raya, makna keberadaanmu jauh lebih besar dari luasnya dunia. Untuk kami yang menyayangimu, kamu adalah segalanya, jagat raya kami. Tempat kami rela menempuh segalanya demi kamu.

Nduk, hal yang kecil dan remeh bukan berarti tak berarti apa-apa. Hal yang kecil dan remeh adalah awal dari segalanya. Dari hal yang kecil dan terlihat remehlah seluruh jagat raya ini dibuat. Tanpa hal kecil, sekecil partikel tak akan pernah ada luasnya jagat raya.

Nduk, jika saja semua manusia takut diremehkan dan dibilang kecil, maka ia tak pernah siap menjadi besar. Untuk menjadi besar ia harus melewati masa kecil. Karena itu Nduk, jangan pernah malu dianggap kecil.

Nduk, kalau saja manusia takut diremehkan, maka ia tak layak menjadi sosok yang mulia. Karena sosok mulia itu berarti ia telah melewati banyak hal remeh yang membawanya menjadi bijak dan besar.

Nduk, rasa takut diremehkan tidak akan membawamu ke mana-mana. Berusaha nampak hebat demi mengejar pengakuan orang lain hanya akan membuat kita menjadi rapuh. Mudah tumbang ketika pengakuan itu tiba-tiba hilang. Jadi jangan pernah hanya sekedar terlihat besar.

Nduk, tahukah kamu, dianggap kecil, remeh dan hina itu tidak semenakutkan itu. Dipandang kecil, remeh dan hina adalah satu langkah kebebasan. Inilah titik di mana kamu bebas berbuat apa saja tanpa takut orang lain menilaimu. Di titik inilah Nduk, kamu bebas untuk melompat. Karena sekecil apapun lompatanmu, maka kamu sudah membuat perubahan lebih tinggi.

Nduk, teruslah menari. Meski sekecil apapun kamu di mata orang lain. Teruslah bergerak, tanpa merisaukan harus dilihat orang. Jangan berhenti mengepakkan sayap, tak peduli seberapa tinggi kamu terbang. Karena tarianmu adalah semesta bagi orang yang menyayangimu. Karena kepakan sayapmu adalah penyejuk bagi orang-orang sekitarmu. Kamu adalah segalanya.

Mendampingi Anak Dalam Stimulasi Motorik

Mendampingi Anak Dalam Stimulasi Motorik

Beberapa waktu lalu kunyil mendapat tugas pramuka untuk menggambar arah mata angin. Sebenarnya tugas itu sederhana saja. Tinggal digaris, diwarnain, jadi deh. Tapi saya tidak pernah menduga bahwa tugas tersebut menjadi sangat menantang bagi salah satu kunyil.

Ternyata dia mengalami kesulitan dalam menghubungkan satu titik dengan titik yang lainnya menggunakan penggaris. Koordinasi tangan dan matanya lemah, sehingga ia kesulitan menghubungkan titik yang tepat. Ia kesulitan memegang penggaris dengan jarinya sehingga penggaris itu bergerak ketika dipakai. Ia juga kesulitan melihat titik awal dan titik tujuan, sehingga kadang titik tidak tersambung sempurna. Itu membuatnya frustasi.

Dulu sewaktu mereka masih balita kami sering bermain menghubungkan titik menggunakan garis-garis yang sudah dibentuk zigzag, lengkung, lurus dan lain sebagainya. Namun semua itu tanpa alat bantu seperti penggaris. Ternyata menggunakan alat bantu seperti penggaris butuh keterampilan tersendiri untuk anak-anak yang memiliki motorik lemah.

Untuk mereka yang memiliki motorik lemah ternyata memang butuh stimulasi lebih untuk menguatkan motorik kasarnya, koordinasi tangan dan kaki, maupun koordinasi mata dan tangan. Sepertinya hal tersebut baru saya sadari setelah kunyil mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugasnya.

Sebagai ibu yang galau, maka saya membuat status di sosial media tentang kesulitan si kunyil ini. Tak disangka respon yang saya terima luar biasa. Terima kasih kepada jaringan pertemanan yang concern dengan masalah parenting. Saya tidak dihakimi, bahkan banyak yang membagi pengalamannya yang serupa. Sungguh kalian semua teman-teman parenting terbaik.

Ada teman yang membagi pengalaman serupa tentang anaknya yang sudah seusia Kunyil. Ia bercerita tentang segala tes yang dilalui dan rangkaian stimulasi yang ia lakukan bersama anaknya hingga kini. Melakukan stimulasi motorik kasar adalah salah satunya. Maka anaknya dilatih untuk mengangkat beban yang agak berat untuk menguatkan otot bahunya.

Anak juga diminta bermain bola bekel, lempar-tangkap bola dan lain sebagainya untuk menguatkan koordinasi mata dan tangannya. Saya galau kembali, akankah stimulasi yang kami lakukan nantinya masih belum terlambat? Tapi teman yang lain bercerita, tidak ada kata terlambat. Bahkan itu terjadi pada dirinya dan membuat dia mengalami banyak kesulitan seperti orang kikuk yang sering menjatuhkan barang.

Teman yang lain berbagi kisah yang berbeda lagi. Ia bercerita sedang membangun sebuah media pembelajaran yang diperuntukkan bagi para ibu yang memiliki anak usia balita. Kita semua tahu bahwa dampak pandemi membuat anak-anak tersebut tidak dapat menikmati pembelajaran di sekolah bersama para guru, bunda atau teachernya. Sehingga terkadang orang tua tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk melatih atau merangsang motorik dan kecerdasan yang lainnya.

Demikian juga Nena dan anaknya. Ia berpikiran untuk membuat sendiri lesson plan bagi anaknya yang berusia 4 tahun. Pengalamannya sebagai seorang guru pra sekolah dan merancang kurikulum pendidikan usia dini selama bertahun-tahun, membuatnya tergugah untuk sharing pengalaman dengan orang tua lain.

Tanpa diduga respon yang didapat ternyata di luar dugaan. Banyak orang tua yang mengalami hal serupa. Lantas bersama dengan teman-teman seprofesinya yang terdampak covid-19 karena sekolah ditutup, maka ia mulai membuat program pendampingan.

Program tersebut menyatukan para orang tua yang mengalami kendala serupa. Nena dan teman-temannya membuat semacam group untuk para orang tua melalui sosial media. Ia membagi lesson plan, worksheet dan menganalisa hasil anak-anak tersebut untuk mengetahui perkembangan anak. Lantas ia akan memberitahukan kepada orang tua tentang penilaian tersebut.

Bagi orang tua yang sedang bekerja di rumah atau tidak bekerja, mendampingi anak dengan dibantu adanya lesson plan yang terarah ternyata sangat berharga. Orang tua jadi tahu stimulasi apa saja yang bisa diberikan dan bagaimana caranya melakukan stimulasi tersebut. Namun kendala kedua muncul tak lama kemudian. Bagaimana dengan orang tua yang bekerja dan membutuhkan waktu yang lebih intens untuk anak-anaknya bertemu dengan teachernya?

Maka Nena memberikan alternatif program pendampingan yang lebih intensif melalui zoom meeting. Dalam pendampingan tersebut Teacher akan mengarahkan dan memberikan perhatian lebih intensif bagi orang tua dan anak.

Pada mulanya, program tersebut ia bagikan cuma-cuma bagi para orang tua. Namun ternyata semakin lama peminatnya semakin banyak. Hal tersebut membuat tenaganya dan teman-temannya banyak terkuras. Maka mau tidak mau ia mulai mengenakan fee untuk mengganti paket data dan uang lelah bagi teman-temannya. Namun tetap tidak ingin memberatkan orang tua yang sedang sama-sama mengalami dampak pandemi.

Program pendampingan tersebut ia patok mulai dari harga 20.000 (dua puluh ribu) per bulan. Sangat terjangkau bukan? Tapi sangat membantu untuk mendapatkan lesson plan dan worksheet dalam membantu anak-anak belajar di rumah.

Untuk informasi program pendampingan tersebut bisa menghubungi Teacher Nena di instagramnya @asmadeyna. Banyak testimoni yang sudah masuk dari para orang tua mengenai perkembangan anak-anaknya. Dari yang awalnya tidak suka buah dan sayur jadi mau makan buah dan sayur. Bahkan berkat lesson plan yang ia berikan banyak anak yang sudah bisa berhitung dan membaca.

Memberikan stimulasi bagi anak-anak sedini mungkin memang mutlak hukumnya. Semakin awal diberikan, hasil yang didapat akan semakin maksimal. Jangan putus harapan mendampingi anak-anak ya. Terus berikhtiar, Insyaallah orang-orang baik masih banyak yang mau membantu.

Ajari Anak Berpikir Kritis

Duo kunyil senang sekali membaca buku tentang pengetahuan dan trivia, seperti “Einstein Aja Gak Tahu”, “Fakta Paling Aneh Di Dunia” dan sejenisnya. Dengan membaca buku-buku seperti itu, mereka merasa senang ketika bercerita dan makin bangga ketika yang diceritakan adalah informasi baru buat ayah atau bundanya. Merasa lebih tahu itu bisa menyenangkan dan bikin bangga ya?

“Bund, tahu gak kenapa sirup jagung itu manis, padahal rasa jagung kan gak manis-manis banget? Aku tahu lhoo…” lalu mereka akan ngoceh tentang betapa ajaibnya proses kimia, bla… bla…

Setelah mereka senang membaca lantas apa? Kini saatnya menanamkan pada anak untuk berpikir kritis, mempertanyakan kebenaran dari apa yang dibacanya. Fungsinya apa? Di tengah arus informasi yang super deras, kalau anak melahap begitu saja semua informasi yang diterimanya, tanpa tahu bagaimana menyaringnya, ya wassalam. Mereka bisa saja terjebak dan tenggelam dalam pusaran hoaks, disinformasi dan misinformasi.

Siapa yang sering menerima share berita di whatsapp group dengan sumber yang belum jelas asalnya. Ada berita yang kelihatannya mencerahkan, ada berita yang mengkhawatirkan, bahkan banyak juga berita yang menggembirakan, tapi siapa yang tahu kalau mungkin saja 90% diantaranya adalah hoaks. Coba telan saja semua berita yang dibaca di group whatsapp atau di sosial media tersebut, maka seminggu kemudian mungkin kita sukses menderita depresi akut.

Kita mungkin dulu memang tidak diajarkan untuk berpikir kritis. Banyak orang tua jaman dulu yang lebih suka anaknya menjadi penurut, ikut apa saja yang diperintahkan dan telan saja semua yang diajarkan. Kita belum diajarkan untuk berpikir kritis, banyak tanya itu berarti kita ceriwis dan tukang protes. Stempel yang mengerikan ya?

Nah, sekaranglah saatnya untuk MENGAJARKAN ANAK BERPIKIR KRITIS!

Bisa dimulai ketika anak bertanya tentang satu hal, biasakan untuk tidak memberi jawaban langsung. Ajak anak untuk berpikir atau paling tidak tanyakan pendapatnya. Diskusi dan interaksi dua arah dalam mencari jawaban akan melatih anak untuk berpikir dan mengasah logikanya.

Selain itu kita bisa mengajari anak dalam mencari referensi. Tidak perlu menjadi orang tua superhero. Tunjukkan juga kalau kadang ayah atau bunda tidak tahu dan perlu mencari jawabannya di sumber-sumber referensi yang dibutuhkan. Ajak anak dan ajari mereka cara mencari sumber referensi yang terpercaya. Dengan demikian, anak akan terlatih dalam memilah sumber-sumber berita yang jelas.

Kadangkala anak memiliki jawaban atas pertanyaan sesuai range usianya. Mereka menguasai ilmu yang dibacanya berdasarkan pengalaman dan latar belakang ilmu yang masih dimilikinya. Kalau memang kurang tepat, jangan dihakimi. Ajak anak diskusi. Pemahaman anak usia 8 tahun tentu akan berbeda dengan anak usia 15 tahun. Karena itu tidak perlu ditertawakan atau dihakimi.

Dorong anak untuk lebih banyak bertanya juga membantu anak untuk berpikir kritis. Jangan pernah menganggap anak yang banyak bertanya itu ceriwis, lancang, berisik apalagi membuat mereka merasa malu atau tidak nyaman untuk bertanya lagi. Jika anak tak lagi nyaman bertanya ke orang tuanya, maka jangan salahkan jika anak mencari jawaban sendiri di luar, dan mendapat jawaban yang keliru atau menyesatkan. Maka bersyukurlah ketika anak masih nyaman dan suka bertanya kepada orang tuanya. Itu berarti kita punya kesempatan untuk mengajarkan mereka hal yang benar menurut kita.

Dengan mendidik anak berpikir kritis dan terbiasa mencari sumber berita yang valid, harapannya sebaran hoaks-hoaks gak jelas di group whatsapp dan sosial media dapat mulai berkurang di lingkaran pertemanan. Paling tidak mereka tidak akan terseret arus informasi yang makin deras.

Lelah gak sih membaca sebaran-sebaran berita tak jelas yang orang dengan mudah klik share tanpa memperhatikan kebeneran dan keabsahan beritanya. Lalu mereka enak saja bilang “tidak tahu” tapi lebih lelah lagi mereka tidak mau tahu. “Penyakit” seperti itu bisa menimpa siapa saja, baik itu orang dengan pendidikan tinggi hingga mereka yang dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

So, buruan, selamatkan generasi penerus dengan mengajarkan anak-anak berpikir kritis!

 

Mengasah Empati Dan Daya Pikir Anak Melalui Permainan Di BebeLand

Mengasah Empati Dan Daya Pikir Anak Melalui Permainan Di BebeLand

“Bund, orang-orang itu sudah tahu kalau tiap musim hujan rumah mereka pasti kena banjir, kenapa kok masih suka buang sampah di sungai?” Ujar kunyil suatu hari ketika mereka melewati perkampungan padat penduduk.

Pertanyaan semacam itu sudah sering saya terima dari duo kunyil. Lain waktu dia juga bertanya

“Bund, kemarin si A jatuh di tangga. Sama teman-temanku bukannya ditolongin malah diketawain. Jatuh itukan sakit, kenapa diketawain? Itukan bukan hal yang lucu.”

Dari banyaknya pertanyaan duo kunyil setiap harinya, kadang bermuara pada satu hal. Ternyata mendidik anak itu bukan sekedar memberi makan kenyang dan mengantarkan sekolah setiap hari. Ada tanggung jawab moral yang harus dibawa orang tua sampai akhirat kelak.

Mendidik anak itu juga harus menanamkan empati. Mendidik anak itu juga harus menanamkan kecerdasan logika dan sosial. Nilai bagus di sekolah, belum tentu hasil akhirnya anak juga akan memiliki moral yang bagus. Pendidikan moral inilah yang kadang luput dari banyak orang tua. Hingga mereka baru sadar ketika anaknya mulai dewasa dan bergaul dengan bermacam-macam orang. Ketika si bocah tumbuh menjadi anak yang tidak memiliki karakter dan mudah terseret pergaulan, orang tua hanya bisa menyalahkan keadaan.

Menanamkan Empati Dan Daya Pikir Mulai Dari Mana?

Konon kata ibu psikolog cantik, anak lahir dengan memiliki potensi IQ dan EQ yang dibawanya. IQ adalah kecerdasan Intelektual, sedangkan EQ adalah kecerdasan emosional. Jadi anak-anak lahir sudah diberi paket lengkap sama Gusti Allah. Nah, selanjutnya tergantung kita, orang tuanya, apakah paket lengkap itu mau diaktifkan semua, atau gak dipakai sama sekali.

Sama seperti handphone yang punya banyak fitur, tapi kalau si pemakaianya gagap teknologi ya fitur-fitur yang sudah terinstal gak akan ada gunanya. Smartphone di tangan orang yang gak smart ya sama kayak gawai jadul yang cuma bisa buat telpon sama sms.

Demikian juga anak-anak yang diciptakan sempurna oleh Sang Maha Pencipta. Mereka sudah dibekali oleh rasa ingin belajar, rasa peduli dan kecerdasan berpikir. Tugas orang tua adalah mengasahnya setiap hari untuk mengaktifkan fitur-fitur tersebut. Kalau fiturnya sudah aktif semua bisa dijadikan bekal anak seumur hidup.

Mengasahnya tidak harus melalui nasihat berbusa-busa setiap hari. Mengasah empati, rasa peduli dan kecerdasan berpikir bisa melalui permainan. Nah, dalam rangka membantu orang tua mengasah kecerdasan berpikir dan rasa peduli inilah BEBELAC menghadirkan BEBELAND.

8 Jenis permainan yang ada di Bebeland

Pada tanggal 29-30 September 2019 kemarin Bebelac menghadirkan Bebeland di Tunjungan Plaza. Bekerja sama dengan psikolog cantik, Roslina Verauli, Bebelac mendukung orang tua dalam memberikan stimulasi pada anak untuk mengasah rasa peduli dan cara berpikirnya. Kemampuan dalam berpikir, menggunakan logika disertai dengan rasa peduli akan membantu anak dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Bebeland terbagi dalam 3 zona, yaitu Bebetown, Bebeforest dan Bebesea. Tiap-tiap zona, anak-anak akan diberi misi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Permainan dalam menyelesaikan masalah tersebut sudah dirancang sedemikian rupa sehingga dapat sekaligus memberikan stimulasi motorik pada anak.

Seperti misalnya di Bebetown anak-anak diminta untuk membantu warga kota yang sedang mengalami masalah mati listrik dan jam kota yang mati. Di 2 permainan “light the city” dan permainan “fix the gears” anak-anak dilatih untuk mencari solusi dan membantu orang lain. Reward yang diperoleh dalam menyelesaikan misi tersebut, selain ucapan terima kasih yang tulus dari mbak-mbak dan mas-mas cakep, anak-anak juga akan mendapat pin yang bisa ditempel di baju seragamnya. Seru ya!

Rasa peduli anak-anak tak hanya dilatih dengan membantu orang lain, tetapi juga membantu menyelamatkan hewan dan lingkungan. Di BebeForest anak-anak diajak mencari solusi ketika ada kucing yang ada di atas rumah pohon dan takut turun. Melalui permainan “rescue the cat” anak-anak juga bisa sekaligus melatih motorik kasarnya dengan naik-turun wahana permainan. Di Bebeforest, selain ada permainan “Rescue the cat”, ada juga permainan “Feed the Animal” dan “Find the way”.

Bebeland juga membawa isu yang sedang hangat tentang laut. Melalui wahana Bebesea anak-anak diajak untuk menyelamatkan karang, menolong penyu dan menolong teman. Melalui permainan “Preserve the Turtle”, “Coral savior”, dan “Helping Friends” anak-anak diajak untuk peduli dan merawat karang dan seluruh penghuni lautnya. Permainan-permainan yang ada di dalamnya pun membuat dua kunyil saya susah beranjak pulang. Mereka asik memperhatikan penyu hasil kreasinya bisa berenang berlenggok-lenggok di layar raksasa.

Demikianlah ibu-ibu, PR kita dalam mendidik anak ternyata masih panjang. Masih banyak value yang harus ditanamkan dan dirawat di diri anak-anak kita. Mempunyai anak ternyata tak cukup hanya dengan memberikan gizi lengkap bagi tubuhnya, kita juga wajib memberikan gizi lengkap bagi otaknya. Terima kasih juga untuk Bebelac yang sudah mau peduli dengan kerempongan orang tua mendidik anak di era serba digital dan modern seperti ini. Kami menunggu inovasi-inovasi seru lainnya. Selamat (terus) belajar!

Menjawab Pertanyaan Anak Tentang Kehamilan

Memiliki anak yang kritis dan berani bertanya itu memang harus banyak-banyak disyukuri. Meskipun kami sering sekali kena skak mat lewat pertanyaan-pertanyaan dua bocah kunyil. Terkadang pertanyaan mereka di luar dugaan. Tak jarang mereka tidak terima hanya dengan jawaban datar atau menggantung. Kalau diburu rasa penasaran, mereka akan terus mengejar dengan pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang sering bikin kami pijit kening.

Seperti beberapa hari yang lalu duo kunyil pulang sekolah tiba-tiba bertanya “Bunda, kata si C kalau nanti sudah umur 10, kita tidak boleh berteman sama anak laki-laki. Si C bilang kalau kita berteman sama anak laki-laki nanti bisa bikin hamil.”

Sontak saya kaget sekaligus ingin tertawa mendengar pertanyaan itu. Tapi sebisa mungkin saya tahan dan tetap menunjukkan wajah biasa seolah itu adalah pertanyaan yang wajar. Tujuannya agar mereka tidak merasa malu atau takut untuk terus bertanya lagi. Maka pelan-pelan pun saya jelaskan kepada mereka bahwa perempuan bisa hamil itu melalui proses bertemunya sel sperma milik laki-laki dengan sel telur milik perempuan.

Seperti bunga sebelum menjadi buah, maka harus melalui penyerbukan, di mana benang sari bertemu putik yang dibantu oleh angin atau serangga. Sampai di sini duo kunyil paham dengan proses penyerbukan yang harus dilalui sebelum menjadi buah. Kami sudah pernah membahas hal tersebut ketika mereka berusia 6 tahun.

Duo kunyil juga paham kalau laki-laki memilki sel sperma dan perempuan memiliki sel telur. Bunda haid setiap bulan untuk mengeluarkan sel telur yang tidak dibuahi pun mereka juga sudah pernah belajar sebelumnya. Kami mengajarkan tentang hal tersebut ketika mereka bertanya kenapa bunda tidak sholat. Saya jelaskan tentang apa itu haid dan bagaimana siklus haid setiap bulan bisa terjadi pada perempuan.

Ketika menjelaskan proses haid dan memperkenalkan tentang sel sperma dan sel telur, mereka tidak bertanya lebih lanjut. Pada saat itu mungkin pertanyaan mereka sudah cukup terjawab. Namun tanpa diduga, sore itu mereka mengajukan pertanyaan lanjutan yang bikin jantung saya berdebar. Tiba-tiba mereka bertanya “bagaimana sel sperma laki-laki bisa bertemu dengan sel telur perempuan, Bunda? Tidak mungkin dibantu angin atau serangga seperti penyerbukan kan ya? Tidak mungkin juga hanya dengan ngobrol seperti kata si A ya, Bund?”

Dengan beralasan sambil menata baju saya sedikit mengulur waktu untuk mencari kata-kata yang mudah dimengerti anak tanpa harus merusak fitrah belajar mereka. Sungguh itu pertanyaan yang membuat saya berpikir cukup keras dan banyak-banyak berdoa agar apa yang saya sampaikan menjadi hal yang baik.

Maka dengan banyak merapal istighfar saya sampaikan kepada mereka bahwa proses bertemunya sel sperma dan sel telur itu melalui proses yang melibatkan organ tubuh kita. Sama seperti kita ingin berkenalan dengan orang lain maka harus berjabat tangan. Atau ketika kita ingin berdoa dengan menengadahkan tangan. Proses pembuahan pun juga melibatkan anggota tubuh laki-laki dan perempuan. Lebih lanjut saya sebutkan kepada mereka bahwa proses tersebut hanya boleh dilakukan oleh seorang laki-laki dan perempuan yang sudah menikah. Kalau kata kebanyakan orang itu bernama “berhubungan b*d*n”.

(maaf di sensor agar tidak kena banned google)

Saya cukup lega ketika mereka tidak mempermasalahkan tentang organ tubuh lebih lanjut. Mereka lantas bertanya kenapa harus menikah? Kurang lebih berikut jawaban yang saya berikan:

Menikah adalah wujud komitmen dua orang dewasa yang ingin membangun rumah tangga dan mendidik anak-anaknya. Pernikahan juga untuk menjaga manusia agar lebih sehat dan fokus. Itu juga yang membedakan manusia dengan hewan. Manusia dianugerahi akal, pikiran dan hati untuk menjaga keluarganya. Karena itu hanya orang dewasa yang sudah siap berkomitmen yang berani menikah dan membangun keluarga.

Saya jelaskan panjang lebar tentang apa itu komitmen dan tanggung jawab ketika sudah berkeluarga. Tentunya dengan bahasa yang dimengerti anak-anak. Perumpamaan pun juga saya pakai yang mudah dilihat anak-anak. Misalkan kalau orang yang sudah siap berkeluarga dan memiliki anak, suatu saat anaknya rewel minta es krim, orang dewasa akan tahu bagaimana caranya mencari uang untuk anak-anak dan istrinya. Tidak mungkin kan anaknya rewel trus ditinggal di pinggir jalan, trus beli anak baru lagi? Mereka pun menanggapinya dengan tawa tergelak-gelak.

Hingga akhirnya bahasan pun beralih tentang pacaran. Kebetulan pula sehari sebelumnya mereka melihat tulisan “Dilarang pacaran di taman” mereka pun lantas bertanya banyak hal tentang pacaran. Namun karena ada tugas domestik memanggil, Insyaallah dilanjutkan di artikel berikutnya. Semoga masih diberi waktu agar saya bisa terus berbagi cerita.

Semoga kita sama-sama menjadi orang tua yang diberi kemampuan menjawab pertanyaan anak-anak tanpa menghilangkan fitrah belajar mereka. Jawaban kita akan diminta pertanggung jawabannya hingga akhirat kelak. Semoga kita sama-sama menjadi orang tua yang bijak dan berpengetahuan luas. Yang jelas, jangan pernah lelah untuk ikut belajar. Selamat (terus) belajar!