Pengalaman Camping Bertiga Di Dlundung, Trawas, Mojokerto

Pengalaman Camping Bertiga di Dlundung, Trawas, Mojokerto

Beberapa waktu lalu aku dan duo kunyil camping bertiga saja di Dlundung, Trawas, Mojokerto. Berkemah seperti ini sudah semacam ritual tahunan bagi kami. Jika biasanya dilakukan berempat bersama ayahnya, maka kemarin hanya berangkat bertiga saja. Seperti biasa, kami berkemah 3 hari 2 malam. Ketika share pengalaman di story sosial media, sempat banyak pertanyaan dari kawan dan kerabat yang muncul. Untuk mengurai pertanyaan-pertanyaan itu, mari kita mulai dari kisah dan pengalaman camping bertiga terlebih dulu.

Ritual camping ini sebenarnya dulu kami buat untuk mengajak duo kunyil merayakan ulang tahunnya dengan suasana berbeda di alam. Eh loh kok ndelalah Kunyil-kunyil nya suka dan ketagihan. Jadilah waktu itu ayahnya berjanji akan mengajak mereka camping berempat saja setiap tahun di bulan mereka ulang tahun. Setelah ayahnya meninggal maka ritual itu masih tetap aku lanjutkan dengan segala dinamika dan suka dukanya bertiga saja.

Continue reading Pengalaman Camping Bertiga Di Dlundung, Trawas, Mojokerto

Barang Yang Wajib Dibawa Saat Camping Bersama Anak-Anak

Barang Yang Wajib Dibawa Saat Camping Bersama Anak-Anak

Ribet gak sih camping bawa anak? Kerasan gak mereka diajak camping jauh dari gadget dan listrik? Rewel gak mereka di tengah hutan? Pertanyaan-pertanyaan ini acapkali kami terima ketika posting foto tentang camping keluarga.

Sebenarnya nyaman atau tidaknya mengajak anak untuk pergi camping tergantung kebiasaan anak-anak sendiri dalam kesehariannya. Apakah anak-anak terbiasa dengan segala kondisi atau anak-anak membutuhkan kondisi tertentu untuk kenyamanannya? Kalau anak-anak memiliki syarat semakin banyak untuk kenyamanannya, tentunya camping di tengah hutan akan menjadi siksaan buat mereka. Misalnya, apakah sehari-hari anak terbiasa harus ada AC sepanjang hari? Apakah anak sepanjang hari harus memegang gadget di tangannya tanpa bisa dilepas? Ataukah anak-anak terbiasa dengan televisi dan sejenisnya?

Tetapi bukan tidak mungkin mengajak anak-anak tersebut untuk berpetualang di alam bebas. Tentu butuh pembiasaan dan adaptasi yang lebih intens untuk mereka bisa nyaman dan menikmati alam tanpa listrik tanpa fasilitas wifi dan sejenisnya. Lantas, bagaimana anak-anak bisa tidur nyenyak di dalam tenda? Barang-barang apa saja yang wajib dibawa saat camping bersama keluarga?

peralatan yang wajib dibawa saat camping

Peralatan Yang Wajib Dibawa Saat Camping

Ini beberapa barang yang ada di daftar catatan saya, yang wajib untuk dibawa ketika camping bersama anak-anak.

  • Tenda
  • Sleeping bag lengkap dengan matras
  • Alat masak (panci, wajan, kompor camping, gas kaleng, korek api, pisau)
  • Peralatan makan
  • Makanan cepat saji (nugget, baso, abon, snack dan sejenisnya)
  • Lampu tenda & Senter
  • Pakaian hangat
  • Lotion anti nyamuk
  • Obat-obatan
  • Alas kaki yang nyaman

Apakah semua barang-barang tersebut wajib punya? Rasanya kalau harus beli tenda, sleeping bag dan sejenisnya kok mahal banget. Sebenarnya barang-barang peralatan camping itu bisa pinjam kok. Banyak tempat persewaan alat camping yang ada di kota-kota besar. Tempat-tempat persewaan tersebut biasanya menyewakan hingga printilan terkecil seperti kompor portable, bantal tiup, headlamp dan sejenisnya.

Beberapa barang bisa diganti bergantung lokasi dan tingkat kenyamanan masing-masing. Misal, kalau ingin lebih nyaman tidur di tenda, bisa mengganti matras dengan kasur tiup. Tentu akan membutuhkan ruang lebih luas ketika dibawa, karena harus membawa pompa angin portable. Beberapa tempat tidak membutuhkan lotion nyamuk karena hawa yang dingin atau lokasi yang dataran tinggi. Tapi buat aku lotion nyamuk penting untuk dibawa, selain menghalau nyamuk bisa untuk menghalau gigitan lintah.

Untuk mengisi waktu, bisa membawa mainan yang bisa dimainkan di dalam tenda, seperti kartu (remi, gaple, dan sejenisnya) atau boardgame yang tidak terlalu makan tempat. Beberapa camping ground sekarang menyediakan wahana tambahan untuk keluarga, seperti taman kelinci, tracking ATV, dan sejenisnya. Camping ground yang fasilitasnya lengkap seperti ini fasilitasnya tidak merisaukan. Setidaknya ketika hujan badai pun masih ada tempat untuk berteduh dari amukan angin.

Sesuaikan peralatan yang dibawa dengan lokasi camping. Misal di lokasi camping ada banyak kantin dan warung, maka tidak perlu ribet bawa beras untuk menanak nasi. Cukup beli nasi putih di lokasi, untuk menghemat bahan bakar. Atau kalau di lokasi ada area untuk hiking yang seru, jangan lupa bawa perlengkapan hiking seperti botol minum, tas kecil untuk hiking dan sejenisnya.

Selain membuat daftar barang bawaan dan daftar belanja sebelum camping, mencari dan menentukan lokasi camping juga gak kalah pentingnya lho… Apakah anak-anak belum pernah camping sama sekali sebelumnya, apakah anak-anak membutuhkan wahana dan lokasi yang lebih menantang, semua tergantung performa masing-masing keluarga. Memilih lokasi yang aman dan nyaman untuk camping keluarga akan diulas di artikel berbeda ya…

Liburan akhir tahun segera tiba. Yuk, yuk mulai bikin gambaran liburan. Selamat merencanakan liburan keluarga!

Ada Apa Dengan Tulangku?

Ada Apa Dengan Tulangku?

Dua bulan lalu, tepat sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlaku, aku bersama anak-anak camping di salah satu hutan di Mojokerto. Yang namanya camping tentu bawaan kami segambreng. Tas carrier kembali dikeluarkan, dicuci dan dipakai lagi. Akhirnya setelah sekian lama, bisa gendong carrier lagi, hiking lagi, lihat hutan lagi.

Dari sekian banyak keseruan yang kami rasakan, ada satu hal mengganjal yang aku rasakan. Ternyata tubuhku tidak sama seperti dulu. Gendong ransel tidak lagi senyaman dulu. Jalan kaki sudah tak seringan dulu.

Yang namanya hutan di kaki gunung sudah pasti jalannya berkelok-kelok, naik turun. Ternyata setiap kali digunakan untuk bertumpu, lututku sakit sekali. Kami harus beberapa kali berhenti karena lututku terasa nyeri. Ditambah lagi beban di punggung yang membuat nafasku terengah-engah dan dadaku panas.

Anak-anak sudah jauh meninggalkan aku di belakang. Mereka terlalu bersemangat hingga tak sabar untuk lekas sampai di lokasi kemah. Yang namanya bocah, pasti seneng banget ketika memilih lokasi. Maka dipilihlah lokasi paling atas, yang paling keren untuk bisa melihat matahari terbit atau tenggelam.

Lokasinya memang menakjubkan. Tempatnya luar biasa. Tapi itu berarti aku harus hiking lebih jauh, mendaki lebih tinggi. Padahal rasa sakit di lututku juga tak bisa diabaikan begitu saja. Maka akhirnya aku harus menyerah dan meemberikan jatah carrier yang aku bawa ke suami. Ketika anak-anak bisa bergerak lincah dan suami masih kuat menggendong dua tas carrier, aku mendadak merasa renta.

Duh, ada apa dengan tulangku ya?

Pucuk dicinta ulam tiba. Hari minggu, 1 Agustus 2021 kemarin aku berkesempatan mengikuti zoom peluncuran produk inovasi dari Anlene, berupa ANLENE ACTIFIT 3X dan ANLENE GOLD 5X. Acara yang mendatangkan atlet kebanggaan Indonesia, Liliyana Natsir atau lebih dikenal dengan Ci Butet ini menjawab beberapa pertanyaanku. Berikut beberapa narasumber yang hadir dalam acara tersebut:

1. Rhesya Agustine – Marketing Manager Anlene, PT Fonterra Brands Indonesia
2. Haryadi Raharjo – Scientific and Nutrition Manager, PT Fonterra Brands Indonesia
3. Liliyana Natsir – Peraih Medali Emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016

Dipandu oleh MC kondang Tommy Prabowo, acara berlangsung seru dan meriah meski hanya dilakukan virtual saja.

Diawali dengan yoga pagi bersama Amanda Tasning, aku kembali menarik dan meregangkan otot-otot yang kaku. Sudah saatnya kembali aktif bergerak setelah lama mager di rumah aja. Namun begitu kembali aku harus menyerah di tengah jalan untuk melanjutkan yoga. Tapi aku tetap semangat mengikuti sesi ini hingga akhir. Sebagai orang yang selalu aktif belanja susu setiap bulan, aku ingin tahu juga apa bedanya produk Anlene yang baru ini dengan yang lama?

Yang mau tahu, simak hasil rangkuman singkat yang aku dapat dari acara kemarin ya!

ANLENE ACTIFIT 3X

Kalau menurut Liliyana Natsir, yang namanya investasi itu tidak hanya urusan uang dan biaya hidup, tapi juga kesehatan. Mumpung masing muda, masih kuat, wajib investasi kesehatan. Caranya gimana? Makan makanan bergizi, olahraga dan minum susu juga. Susu itu bukan cuma buat anak-anak dan lansia, tapi juga buat orang dewasa.

Senada dengan Liliyana Natsir, ibu Rhesya mengatakan banyak dari masyarakat kita yang masih memiliki kebiasaan malas gerak yang menyebabkan banyak masalah pada kesehatan tulang dan sendi saat usia senja. Masalah ini juga disebabkan dari rendahnya konsumsi susu pada orang dewasa di Indonesia.

Karena itu Anlene mengeluarkan inovasi baru dengan produk Anlene Actifit nya. Anlene Actifit 3X ini mengandung lebih rendah lemak dan tentu saja rasanya lebih enak dibandingkan dengan formula sebelumnya. Berikut beberapa kelebihan lain dari susu Anlene Actifit 3X:

  • Mengandung kalsium tinggi untuk membantu membentuk dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.
  • Mengandung protein dan vitamin B6 yang bermanfaat untuk kekuatan otot serta membangun dan memperbaiki jaringan tubuh dan metabolisme energi.
  • Mengandung 100 mg/saji kolagen dan vitamin C yang membantu dalam membentuk dan memelihara jaringan kolagen dan sendi.

Anlene memang #LebihDariSusu, kandungan MOVEMAX dengan nutrisi lengkap membantu orang dewasa seperti aku dalam menjaga kesehatan tulang, kelenturan sendi dan kekuatan otot agar bisa tetap aktif setiap hari dan berenergi sepanjang hari.

ANLENE GOLD 5X

Sudah selayaknya kemampuan untuk terus aktif bergerak bukan sekedar dominasi kaum muda dewasa. Bagi yang usia lanjut dan membutuhkan nutrisi khusus juga berhak merasakan nikmatnya memiliki tubuh sehat dan bisa aktif bergerak tanpa gangguan kesehatan tulang dan sendi. Setuju?

Anlene, sebagai ahli nutrisi tulang memberikan inovasi terbaru berupa ANLENE GOLD 5X yang memiliki lebih banyak kandungan. Selain kandungan utama seperti kalsium, kolagen, vitamin C, protein dan Vitamin B12, ANLENE GOLD 5X memiliki tambahan nutrisi seperti:

  • Asupan kalium untuk menjaga tekanan darah tetap normal
  • Asupan serat untuk menjaga kesehatan dan kadar kolesterol dalam darah
  • Asam folat dan tambahan vitamin B12 untuk menjaga kesehatan sirkulasi darah dan pembentukan sel darah merah
  • Mengandung lebih rendah kolesterol dan lemak jenuh sehingga aman dikonsumsi untuk yang memiliki risiko penyakit terkait usia.
  • Aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tanpa tambahan gula sehingga kadar gula darah tetap terjaga.

Ternyata dibandingkan formula yang lama, Anlene Gold 5X memiliki kandungan yang jauh lebih lengkap. Kandungan NUTRISI SUPERIOR nya memberikan kekuatan, fleksibilitas, serta energi lebih sepanjang hari, tanpa khawatir akan risiko kesehatan terkait usia. Makin happy dong dapat tambahan support untuk bisa terus hidup sehat dan aktif bergerak.

#JadiAtletDirumah yuk!

Siapa bilang untuk terus aktif bergerak itu butuh lapangan yang luas atau harus bergerak yang jauh. Dengan kondisi PPKM dan pandemi yang tak kunjung usai seperti ini pun kita masih bisa terus aktif bergerak dan berolahraga di rumah. Untuk memberi semangat atlet-atlet Indonesia yang sedang berlaga di Tokyo nih, kita ajak seluruh anggota keluarga untuk menjadi atlet di rumah yuk!

Untuk mendukung gerakan hidup sehat dan aktif bergerak, Anlene mengajak kita semua #JadiAtletDirumah dengan mengadakan kompetisi. Ikut yuk, karena caranya gampang dan ada hadiahnya.

  1. Follow Instagram @anlene_indonesia
  2. Lakukan salah satu gerakan cabang olahraga seperti berlari, berjalan dan melompat di rumah
  3. Upload video gerakan tersebut dengan memperlihatkan produk Anlene
  4. Tag Instagram @Anlene_Indonesia
  5. Mention dan ajak 5 teman kalian untuk ikut kegiatan #JadiAtletDirumah
  6. Sertakan tagar #JadiAtletDirumah #PilihYangLebih dan #LebihDariSusu dalam caption.

Kompetisi tersebut diselenggarakan mulai tanggal 23 Juli – 8 Agustus 2021. Untuk informasi lebih lanjut tentang kompetisi ini, lihat di instagram @anlene_Indonesia ya! Ayuk kita bisa mendukung atlet terbaik bangsa yang sedang berlaga di Tokyo dengan mengikuti kompetisi #JadiAtletDirumah bersama Anlene.

Kalian penasaran gak sih sama kondisi kesehatan tulang dan sendi kayak gimana? Kalau penasaran, kita cek sama-sama yuk melalui pemeriksaan mobilitas gratis yang diberikan oleh Anlene melalui http://anlenemovecheck.com/. Ini merupakan alat sederhana yang dikembangkan khusus untuk menilai kondisi kesehatan tubuh kita dengan mengikuti kuis pemeriksaan gerakan Anlene, dengan melakukan gerakan fisik sederhana.

Akupun juga penasaran seperti apa kesehatan tulang, otot dan sendiku. Aku tak mau lagi merasakan lutut sakit saat hiking bersama anak-anak nanti. Aku juga mau bisa terus aktif bergerak hingga usia senja. Investasi kudu dimulai dari sekarang. Investasi kesehatan memang tak kalah pentingnya. Aku harus bisa mengucapkan selamat tinggal sama lutut sakit! Aku sudah #PilihYangLebih. Aku minum susu Anlene dan mulai rajin bergerak #JadiAtletdiRumah sekarang.

Camping Keluarga, Cara Seru Mengisi Liburan Bersama Anak

Aroma liburan sudah tiba. Bawaannya pengen kabur keluar kota. Ditambah lagi liburan kali ini berdekatan dengan momen lebaran. Setelah acara halal bihalal, enaknya ngapain ya? Bagaimana kalau ajak anak-anak camping bersama anggota keluarga yang lain? Insyaallah seru!

Liburan tahun lalu kami juga mengisinya dengan acara camping keluarga. Kami berkemah bersama adik, sepupu dan ponakan. Acara petualangan yang seru seperti ini menjadi cara ampuh  untuk merekatkan persaudaraan bagi anak-anak. Dengan melewati acara liburan yang menyenangkan, mereka akan lebih mudah memiliki kedekatan emosi bersama sepupunya. Liburan seru menjadi kenangan yang akan terbawa hingga mereka kelak dewasa.

Sengaja kami memilih lokasi kemah sendiri dan tidak ikut paket camping yang sedang tren, seperti glamping. Kemah mandiri seperti ini selain lebih murah, suasana dekat dengan alam juga jauh lebih terasa. Semua peralatan seperti tenda, alat masak, dan semacamnya kami persiapkan sendiri. Kami juga melibatkan anak-anak dalam melakukan persiapan, sehingga mereka tahu apa saja yang harus dilakukan ketika mereka akan berpetualang di alam bebas.

Tidak ada tips khusus mengajak anak-anak camping di alam bebas. Agar lebih mudah dan aman, kami mencari lokasi camping di bumi perkemahan atau tempat-tempat yang biasa dijadikan lokasi kemah para pramuka. Bumi perkemahan atau sejenisnya biasanya sudah memiliki fasilitas umum seperti toilet dan air bersih. Mencari perlengkapan pendukung seperti kayu bakar, minyak, atau logistik lain juga relatif lebih mudah.

Waktu berkemah biasanya kami pilih ketika musim kemarau. Selain karena lebih gampang dalam menyiapkan tenda, juga tanah tempat berkemah relatif lebih kering, tidak becek. Kegiatan di alam bebas lebih mudah kami lakukan tanpa khawatir turun hujan. Biasanya kalau di musim hujan, mendirikan tenda menjadi lebih ribet. Selain musti rangkap dua untuk mengurangi air masuk ke dalam, juga harus membuat parit di sekeliling tenda. Karena itu musim kemarau adalah waktu yang paling tepat untuk berkemah bersama anak.

Persiapan yang dilakukan sebenarnya tidak banyak, jika sudah terbiasa camping di alam bebas atau di gunung. Perlengkapan wajib seperti sleeping bag, jaket, lotion anti nyamuk dan obat-obatan pribadi menjadi bekal wajib baik sendiri maupun berkemah bersama anak-anak. Karena lokasi yang kami pilih bukan di daerah yang bercuaca ekstrim, maka persiapan yang kami lakukan juga tidak terlalu ribet. Tenda, sleeping bag dan matras kami sewa dari tempat persewaan peralatan kemah yang banyak tersebar di kota besar. Biasanya tempat tersebut juga sudah menyediakan peralatan pendukung seperti kompor portable, nasting, dan perlengkapan sejenisnya.

Untuk anak-anak kami lebih mengutamakan persiapan mental. Karena di alam bebas, mereka tidak bisa tidur dengan menggunakan lampu tidur. Mereka akan tidur dalam gelap dan diiringi suara-suara alam. Di alam bebas mereka tidak akan menemukan AC seperti di kamar tidurnya, tetapi akan ditemani udara segar alam. Mereka akan bermain dan berpetualang bersama sepupu-sepupunya melihat matahari terbenam dan terbit kembali, juga melihat bintang di malam hari sambil menikmati api unggun dan teh hangat.

Meski jauh hari mereka sangat bersemangat untuk berkemah bersama sepupu-sepupunya, tapi ketika berada di lokasi kemah mereka sempat merasa takut. Apalagi ketika gelap mulai menyapa dan suara-suara asing mulai terdengar, mereka mulai terlihat khawatir. Kebetulan lokasi yang kami pilih dekat dengan waduk dan hutan kecil, maka suara pinggir air dan hutan saling bersahutan sangat meriah di malam hari. Untuk pertama kalinya Kira dan Kara tidur ditemani suara alam, hingga mereka tak butuh waktu lama untuk terlelap.

Kami hanya berkemah semalam. Mengingat ini baru pengalaman pertama bagi anak-anak, kami sengaja tidak mengambil waktu kemah lama. Cukuplah untuk menjadi pengalaman pertama yang tak terlupakan. Maka sejak itu, mereka rajin meminta kalau libur sekolah untuk dijadwalkan pergi berkemah lebih jauh dan lebih lama lagi. Meski sempat merasa takut, ternyata itu menjadi pengalaman yang seru bagi mereka. Bukankah menjadi berani itu bukan berarti tidak merasa takut sama sekali? Menjadi berani adalah tentang kekuatan hati mengatasi rasa takut yang muncul. It’s ok to be affraid. 

Jadi sudah siap camping dan berpetualang bersama para bocah? Kapan lagi menantang diri sendiri untuk memiliki pengalaman tak terlupakan bersama anak-anak?