Nuansa dan Konsep Baru Makan Siang Di Hotel Harris Gubeng

Beberapa waktu yang lalu ada banyak foto-foto dessert yang kece-kece wara-wiri di Instagram saya. Banyak feedback yang saya dapat, mulai dari pertanyaan beli di mana, sampai todongan traktir dan ajakin. Ngikik manja boleh jangan?

Ceritanya waktu itu saya ketiban rejeki nomplok diajakin teman untuk ikut incip-incip menu makan siang di Harris Hotel Gubeng. Waktunya bertepatan dengan Hotel Harris Gubeng meluncurkan konsep baru untuk makan siang di Harris Café. Masih tetap mengusung tema BUFFET tapi kali ini ada nuansa baru yang akan ditemui di Harris café. Apa saja yang baru di sana?

Kalau yang sudah beberapa kali ke sana pasti sudah hafal dong ya… Sekarang di bagian depan Harris Café ada photo booth bernuansa orange yang bisa digunakan untuk pose kece. Sekarang eranya semua serba pamer foto, jadi pas banget Harris menyediakan sarana untuk para pengunjung puas jepret-jepret. Selain itu di dalam juga ada mural monochrome bergambar ikon-ikon kota Surabaya yang cakep banget untuk background foto-foto. Menurut mas Setiawan Nanang, sang Marketing Communication Manager, mural ini sebagai sarana promosi kota. Agar wisatawan yang mampir dan melihat menjadi penasaran dan akhirnya mau berkunjung ke lokasi ikon-ikon kota Surabaya tersebut.

Bagaimana dengan menunya? Adakah yang baru?

Chef Fahri menjelaskan kalau menu yang paling digemari adalah menu masakan Indonesia seperti rujak cingur, penyetan, gado-gado, nasi liwet, gudeg dan sejenisnya. Karena itu menu-menu tersebut tetap ada disamping menu western dan sajian aneka hotplate. Selain itu hadir juga menu angkringan sebagai tambahan, seperti sate usus, sate telur puyuh, dan aneka gorengan.

Buat saya yang sudah termakan sugesti, kalau tempat makan punya menu masakan Indonesia yang rasanya enak dan jadi menu andalan, maka hampir bisa dipastikan kalau menu lainnya tak kalah maknyuss nya. Karena buat saya menu masakan Indonesia itu bumbu-bumbunya kompleks. Sama seperti masakan Asia pada umumnya. Rempahnya luar biasa ribet. Kalau bikin yang ribet aja enak, maka menu-menu dengan bumbu anti ribet pasti gak kalah enaknya dong.

Nah Harris Hotel kembali menjadi ajang pembuktian sugesti lidah saya. Menu masakan tradisionalnya oke banget. Gudegnya memiliki rasa manis dan gurih yang berpadu unik. Demikian juga dengan Tengkleng Kambingnya yang serius ennaaak banget. Saking enaknya sampai pengen bawa Tupperware buat bungkusin semua sisa makanannya. Naluri emak-emak, maklumin aja. Berkhayal boleh kaaan… Maka sudah bisa diduga, menu hotplate, chinnese food dan westernnya semuanya sukses membuat saya tidak bisa berhenti mengunyah. Pulang dengan perut begah, susah gerak, kenyang sampai malam.

Untuk semua kemewahan makan siang yang ditawarkan dan diberi nama MARKETPLACE ADDICTED BUFFET LUNCH tersebut bisa dinikmati setiap hari SENIN hingga JUM’AT, pukul 12.00 sampai 15.00 di HARRIS CAFÉ. Dengan cukup merogoh kocek sebesar Rp 148.000 net per pack, pelanggan dapat menikmati seluruh hidangan tanpa batasan waktu. Untuk pemesanan tempat, dapat menghubungi:

Telp: 031-501 1100

whatsapp: 0811 305 625

Apabila ingin mengikuti promo terbaru dari Hotel Harris silahkan follow dan add:

Official line @harrisgubeng

facebook dan instagram @harrisgubeng.

Selain mengenalkan konsep baru, Harris Hotel Gubeng juga berterima kasih karena dukungan para loyal customers, mereka berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu “Certificate of Excellence 2018” dari TripAdvisor untuk Harris Hotel Gubeng dan Pop Hotel Gubeng. Penghargaan ini biasanya diberikan oleh Tripadvisor untuk hotel yang mampu memberikan pelayanan kelas dunia, kenyamanan, keunikan dan fasilitas yang melebihi ekspektasi para pelanggan berdasarkan ulasan dan komentar yang dikirimkan ke TripAdvisor selama 12 bulan. Amazingnya lagi, penghargaan ini sudah diterima Harris Hotel dan POP hotel selama 3 tahun berturut-turut. Tentu saja ini menunjukkan kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan dari kedua hotel tersebut. Tantangannya tentu saja bagaimana Harris dan POP Hotel dapat terus berinovasi meningkatkan kualitas dan bekerja keras mempertahankan penghargaan.

Mungkin bukan pekerjaan mudah, namun mengingat bagaimana etos kerja yang ditunjukkan para karyawan, saya yakin Harris dan POP hotel akan terus bisa menjaga komitmennya dalam memberikan kualitas layanan terbaik.

Camping Keluarga, Cara Seru Mengisi Liburan Bersama Anak

Aroma liburan sudah tiba. Bawaannya pengen kabur keluar kota. Ditambah lagi liburan kali ini berdekatan dengan momen lebaran. Setelah acara halal bihalal, enaknya ngapain ya? Bagaimana kalau ajak anak-anak camping bersama anggota keluarga yang lain? Insyaallah seru!

Liburan tahun lalu kami juga mengisinya dengan acara camping keluarga. Kami berkemah bersama adik, sepupu dan ponakan. Acara petualangan yang seru seperti ini menjadi cara ampuh  untuk merekatkan persaudaraan bagi anak-anak. Dengan melewati acara liburan yang menyenangkan, mereka akan lebih mudah memiliki kedekatan emosi bersama sepupunya. Liburan seru menjadi kenangan yang akan terbawa hingga mereka kelak dewasa.

Sengaja kami memilih lokasi kemah sendiri dan tidak ikut paket camping yang sedang tren, seperti glamping. Kemah mandiri seperti ini selain lebih murah, suasana dekat dengan alam juga jauh lebih terasa. Semua peralatan seperti tenda, alat masak, dan semacamnya kami persiapkan sendiri. Kami juga melibatkan anak-anak dalam melakukan persiapan, sehingga mereka tahu apa saja yang harus dilakukan ketika mereka akan berpetualang di alam bebas.

Tidak ada tips khusus mengajak anak-anak camping di alam bebas. Agar lebih mudah dan aman, kami mencari lokasi camping di bumi perkemahan atau tempat-tempat yang biasa dijadikan lokasi kemah para pramuka. Bumi perkemahan atau sejenisnya biasanya sudah memiliki fasilitas umum seperti toilet dan air bersih. Mencari perlengkapan pendukung seperti kayu bakar, minyak, atau logistik lain juga relatif lebih mudah.

Waktu berkemah biasanya kami pilih ketika musim kemarau. Selain karena lebih gampang dalam menyiapkan tenda, juga tanah tempat berkemah relatif lebih kering, tidak becek. Kegiatan di alam bebas lebih mudah kami lakukan tanpa khawatir turun hujan. Biasanya kalau di musim hujan, mendirikan tenda menjadi lebih ribet. Selain musti rangkap dua untuk mengurangi air masuk ke dalam, juga harus membuat parit di sekeliling tenda. Karena itu musim kemarau adalah waktu yang paling tepat untuk berkemah bersama anak.

Persiapan yang dilakukan sebenarnya tidak banyak, jika sudah terbiasa camping di alam bebas atau di gunung. Perlengkapan wajib seperti sleeping bag, jaket, lotion anti nyamuk dan obat-obatan pribadi menjadi bekal wajib baik sendiri maupun berkemah bersama anak-anak. Karena lokasi yang kami pilih bukan di daerah yang bercuaca ekstrim, maka persiapan yang kami lakukan juga tidak terlalu ribet. Tenda, sleeping bag dan matras kami sewa dari tempat persewaan peralatan kemah yang banyak tersebar di kota besar. Biasanya tempat tersebut juga sudah menyediakan peralatan pendukung seperti kompor portable, nasting, dan perlengkapan sejenisnya.

Untuk anak-anak kami lebih mengutamakan persiapan mental. Karena di alam bebas, mereka tidak bisa tidur dengan menggunakan lampu tidur. Mereka akan tidur dalam gelap dan diiringi suara-suara alam. Di alam bebas mereka tidak akan menemukan AC seperti di kamar tidurnya, tetapi akan ditemani udara segar alam. Mereka akan bermain dan berpetualang bersama sepupu-sepupunya melihat matahari terbenam dan terbit kembali, juga melihat bintang di malam hari sambil menikmati api unggun dan teh hangat.

Meski jauh hari mereka sangat bersemangat untuk berkemah bersama sepupu-sepupunya, tapi ketika berada di lokasi kemah mereka sempat merasa takut. Apalagi ketika gelap mulai menyapa dan suara-suara asing mulai terdengar, mereka mulai terlihat khawatir. Kebetulan lokasi yang kami pilih dekat dengan waduk dan hutan kecil, maka suara pinggir air dan hutan saling bersahutan sangat meriah di malam hari. Untuk pertama kalinya Kira dan Kara tidur ditemani suara alam, hingga mereka tak butuh waktu lama untuk terlelap.

Kami hanya berkemah semalam. Mengingat ini baru pengalaman pertama bagi anak-anak, kami sengaja tidak mengambil waktu kemah lama. Cukuplah untuk menjadi pengalaman pertama yang tak terlupakan. Maka sejak itu, mereka rajin meminta kalau libur sekolah untuk dijadwalkan pergi berkemah lebih jauh dan lebih lama lagi. Meski sempat merasa takut, ternyata itu menjadi pengalaman yang seru bagi mereka. Bukankah menjadi berani itu bukan berarti tidak merasa takut sama sekali? Menjadi berani adalah tentang kekuatan hati mengatasi rasa takut yang muncul. It’s ok to be affraid. 

Jadi sudah siap camping dan berpetualang bersama para bocah? Kapan lagi menantang diri sendiri untuk memiliki pengalaman tak terlupakan bersama anak-anak?

Berpetualang Ke Srambang Park

 

Tahun 2017 ini kami menghabiskan liburan ke rumah uti di Ngawi. Seperti biasanya, kalau sudah di Ngawi, Kira dan Kara bersama sepupu dan om-omnya akan sibuk membuat rencana petualangan. Desember ini kami memilih berpetualang ke Srambang Park.

Srambang awalnya terkenal dengan pesona air terjunnya. Air terjun Srambang terletak di Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Jalan yang berkelok melewati hutan yang liar membuat pesona air terjun Srambang cukup cantik dan eksotik. Dulu Srambang sering menjadi jujugan para pemuda yang ingin berpetualang menjelajah alam atau berkemah. Karena letaknya yang sulit dijangkau, Srambang tak menarik perhatian untuk ajang wisata keluarga.

Namun kini Srambang telah bersolek. Sejak diresmikan pada tanggal 16 Desember 2017 oleh Bupati Ngawi , Srambang menjadi magnet bagi keluarga menghabiskan masa liburan sekolah. Jika dulu hanya ada pesona air terjun, kini pengunjung juga bisa menikmati taman hutan yang asri dan cantik. Jalan yang dulu terjal dan sulit dilalui kendaraan, kini sudah mulai di aspal dan rapi tertata batu. Setelah memasuki kawasan wisata, kita akan disuguhi pesona taman hutan yang penuh warna dan cantik.

Jika sebelumnya jalanan menuju air terjun hanya diselimuti hutan belantara dan panjangnya aliran sungai, kini jalanan menuju air terjun bersolek cantik oleh payung warna-warni. Bahkan di beberapa tempat juga terdapat pojok yang menawan untuk berswa foto. Pojok-pojok tersebut sengaja dibuat dan ditata untuk menarik perhatian pengunjung berswa foto. Payung warna warni yang bergantungan di tengah hutan menambah suasana Srambang Park makin meriah namun tak meninggalkan kesan eksotisnya.

Untuk menikmati taman hutan di area air  terjun Srambang, pengunjung akan dikenakan tiket masuk Rp.15.000/orang dewasa. Untuk anak-anak, gratis! Gemericik suara aliran sungai makin menawan dengan disediakannya taman di sekitar aliran. Lebatnya hutan masih menjadi pesona kesejukan Srambang Park yang tak tergantikan.

Jika ingin berkunjung ke Srambang Park bersama keluarga, berikut yang perlu anda siapkan:

Stamina yang prima. Dari area parkir hingga menuju lokasi air terjun harus berjalan kaki menempuh jarak 2-3 Km dengan medan yang naik turun. Namun tak perlu khawatir, aroma jagung bakar dan eksotisnya pemandangan, akan membuat anda lupa jarak yang harus ditempuh.

Bekal yang cukup. Meskipun terdapat beberapa warung makan, namun akan lebih nikmat jika membawa bekal sendiri. Utamanya bekal jajanan untuk anak-anak. Tak perlu berlebihan, mengingat jalanan yang harus ditempuh, lumayan jauh.

Pakaian ganti. Bermain di aliran sungai akan sangat menggoda bagi anak-anak. Karena itu jangan lupa siapkan baju ganti. Di luar area taman ada beberapa penjual kaos oleh-oleh. Siapa tahu bisa menjadi buah tangan untuk saudara di rumah.

Memori HP/kamera dan Powerbank. Taman Hutan Srambang menyediakan tempat-tempat yang keren untuk berswa foto. Jangan sampai kehabisan memori HP atau baterai hanya karena lupa mengosongkan isinya yaa…

Alas kaki yang nyaman dan kuat. Memakai alas kaki yang nyaman dan kuat penting di saat berpetualang. Agar petualangan bersama keluarga jadi lebih menyenangkan. Tak perlu memakai high heels meski ada banyak spot foto menarik. Jika ingin mengadakan foto pre-wed, masukkan saja high heelsnya ke dalam tas/koper.

Kantong kresek. Karena di area taman belum terlalu banyak tempat sampah di sediakan, di beberapa area kami kesulitan ketika ingin membuang sampah. Untuk itu, sediakan kantong kresek untuk membuang sampah. Kantong kresek juga bisa dipakai untuk menyimpan pakian basah usai bermain di sungai. Ingat ya, JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN! Kebersihan dan kelestarian taman hutan ini sangat bergantung pada kita. Jadilah pengunjung yang turut menjaga, bukan pengunjung yang merusak. Ajari anak-anak juga untuk turun menjaga kelestarian taman hutan, agar kita nyaman berwisata bersama.

Obat-obatan pribadi. Untuk mengatasi udara Srambang Park yang dingin, ada baiknya membawa minyak telon untuk menghangatkan badan si kecil usai bermain air. Jangan lupa membawa plester untuk berjaga-jaga jika kaki lecet atau para bocah jatuh karena terlalu antusias berlarian.

Handuk dan Sabun. Usai bermain air, jangan lupa membersihan diri yaa.. Ada baiknya membawa handuk kecil dan sabun cair agar praktis di masukkan ke dalam tas.

Satu hal yang membuat kami terkesan ketika berkunjung ke sana adalah, harga makanan dan minuman. Meski sedang musim puncak liburan dan pengunjung membeludak, ternyata harga makanan dan minuman tak banyak mengalami kenaikan. Meski mereka berjualan di area wisata, namun harga makanan dan minuman yang ditawarkan masih terbilang wajar.

Baca juga: Semua Dalam Jangkauan

Fasilitas umum yang disediakan pun bisa dibilang cukup lengkap. Di Srambang Park ada mushola, toilet, dan kran air untuk bilas badan usai bermain air. Bahkan kran air ini tersedia di beberapa tempat untuk menyirami tanaman di taman. Kran tersebut bisa kita manfaatkan untuk mencuci kaki atau badan usai bermain air di sungai. Karena masih baru, toiletnya pun masih bersih. Semoga kebersihannya bisa terus terawat yaaa…

Jika anda ingin berkunjung menggunakan kendaraan umum, dari terminal Ngawi, pilih bis jurusan Jogorogo, turun di Girimulyo (Srambang). Dari perempatan Girimulyo jika masih dirasa jauh untuk berjalan kaki, anda bisa menggunakan jasa ojek menuju titik terdekat dari pintu masuk. Ongkos ojek juga cukup terjangkau, hanya Rp 5.000 saja. Namun jika lebih menyukai jalan kaki, jarak yang anda tempuh untuk sampai di pintu masuk kurang lebih 2 Km dengan medan jalanan berbatu naik-turun. Di samping kiri dan kanan anda akan disuguhi pemandangan rumah penduduk khas pedesaan dan pemandangan hutan pinus yang teduh. Udara pegunungan yang sejuk bisa menjadi magnet yang melenakan perjalanan.

Jika terlalu lelah untuk mencapai destinasi utama di air terjun, anda tak perlu khawatir. Kita bisa mengajak anak-anak menikmati keindahan taman hutan dan bermain di aliran sungai. Pasti sudah cukup menjadikan suasana liburan jadi menyenangkan. Aliran sungainya pun tak terlalu deras. Insyaallah aman untuk anak-anak. Namun begitu tetap awasi anak-anak ketika bermain di sungai yaa… Karena terkadang ada beberapa batu berlumut yang cukup licin. Apabila ingin melanjutkan hingga titik air terjun, pastikan anda mencatat nomer darurat yang disediakan di papan pengumuman di sepanjang jalan menuju air terjun. Untuk berjaga-jaga ketika terjadi keadaan darurat, anda bisa meminta bantuan petugas taman hutan.

Untuk berhemat baterai ponsel, sebaiknya matikan semua paket data dan sinyal wifi. Karena di beberapa titik puncak, sinyal susah di dapat. Dengan mematikan paket data, baterai ponsel akan lebih awet, sehingga bisa digunakan menelepon di saat darurat, atau mengambil foto-foto. Toh anda tak perlu buru-buru mengupload ke sosial media bukan? Nikmati saja dulu keindahan pesona alam dari taman hutan Srambang bersama keluarga tercinta.

Sayang sekali karena lokasi wisata cukup penuh pengunjung, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan mendekati lokasi air terjun. Padahal air terjun hanya tinggal 100 meter dari tempat kami berdiri. Karena jalanan masih dalam perbaikan, penuh batu sungai yang besar, cukup mengkhawatirkan membawa anak-anak dan balita ikut berdesakan mendekati air terjun. Kami hanya bisa menikmati air terjun dari kejauhan.

Kami berpetualang ketika musim puncak liburan, maka foto-foto yang  kami dapat tak banyak yang bagus. Meski begitu  kami membawa pulang kenangan yang  mengesankan untuk dibagi. Cukup banyak alasan untuk membawa kami akan kembali lagi ke sana. Jika anda ingin puas berfoto dan menjelajah eloknya taman hutan, sebaiknya pilih waktu yang tepat ya! Selamat berpetualang bersama keluarga!

5 Waterpark di Cikarang Yang Bisa Menyegarkan Hari Kamu dan Keluarga

5 Waterpark di Cikarang yang Bisa Menyegarkan Hari Kamu dan Keluarga – Cikarang merupakan salah satu pusat industri dan juga ibu kota dari Bekasi, Jawa Barat. Selain sebagai pusat industri, Cikarang dan bekasi biasanya terkenal juga dengan betapa panasnya suhu udara di sana. Akhirnya, tidak hanya membangun hotel di Cikarang untuk keperluan bisnis, kondisi tersebut sepertinya menginspirasi beberapa pihak untuk mendirikan waterpark atau taman bermain air sebagai pusat hiburan. Cikarang ingin dikenal sebagai pusat industri dan juga hiburan yang lengkap.

Source: kingstourtravel.com

Terbayang kan seperti apa rasanya ketika cuaca panas kita bisa nyemplung berendam dan berenang di tempat yang cakep. Bekasi panasnya sebelas dua belas kan sama Surabaya? Mau tahu gak di mana saja tempat buat ngadem di cuaca yang panas di Cikarang? Berikut 5 tempat yang bisa kamu kunjungi bersama anak-anak dan keluarga:

Waterboom Lippo Cikarang

Dari sekian banyak waterpark yang ada di Cikarang, mungkin Waterboom Lippo Cikarang-lah yang sejauh ini paling populer. Berlokasi di kawasan Jalan Madiun, Waterboom Lippo Cikarang sama sekali tidak susah untuk ditemukan, kok. Dengan jam operasional dari pukul 10.00-18.00 WIB, kamu bisa puas main air di kolam renang khusus dewasa yang telah disediakan. Tapi kalau membawa anak kecil, tenang saja karena Waterboom Lippo Cikarang juga menyediakan wahana permainan air yang cukup beragam, mulai dari air mancur buatan hingga papan seluncur berbentuk lingkaran. Tersedia pula pilihan paket rombongan keluarga dengan minimal 25 orang.

Matador Family Waterpark

Kalau ingin bermain air di Matador Family Waterpark, kamu harus mengarah ke Jalan Villa Mutiara yang ada di dalam perumahan Cifest. Tapi, tenang aja, kamu tidak harus jadi warga perumahan Cifest untuk bisa berenang di sini. Bahkan jika misalnya kamu berasal dari luar kota dan menginap di salah satu hotel di Cikarang pun, kamu masih bisa main air di Matador Family Waterpark. Sesuai dengan namanya, Matador Family Waterpark mengusung nuansa Spanyol. Di sini, ada dua jenis kolam renang yang tersedia, yaitu kolam renang khusus dewasa dan kolam renang anak-anak yang dilengkapi dengan papan seluncur dan beragam permainan air lain. Selain kolam renang dan berbagai permainan air, Matador Family Waterpark juga menyediakan fasilitas wahana flying fox dan trampolin.

Penguin Waterpark Cikarang

Meski mungkin namanya belum setenar waterpark lain, Penguin Waterpark Cikarang memiliki kolam renang yang bisa dikatakan paling luas. Waterpark yang berada di kawasan Jalan Kp. Cibereum ini menawarkan berbagai ukuran kolam renang, mulai dari kolam renang khusus balita dengan kedalaman air 10 cm, kolam renang untuk anak-anak, dan kolam renang khusus dewasa dengan standar kedalaman air berbeda. Tidak ketinggalan fasilitas papan seluncur dengan ketinggian yang beragam. Salah satunya adalah papan seluncur berkelok-kelok di kolam renang anak yang kedalamannya mencapai 1-1,5 meter.

Source: wisata-tanahair.com

Puri Nirwana Waterpark Cikarang

Sama seperti Matador Family Waterpark, waterpark satu ini juga berlokasi di dalam sebuah perumahan, yakni Puri Nirwana Residences. Itulah kenapa ia dinamakan Puri Nirwana Waterpark Cikarang. Di sini, terdapat dua kolam renang yang ditujukan khusus untuk pengunjung anak-anak dan dewasa, lengkap dengan beragam permainan air yang seru dan menarik. Hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000 hingga Rp 35.000, kamu sudah bisa menikmati segala fasilitas yang ada di Puri Nirwana Waterpark Cikarang. Oh ya, kamu juga tidak harus menjadi warga Puri Nirwana Residences untuk bisa main air di sini karena Puri Nirwana Waterpark Cikarang dibuka untuk umum.

Megati Waterpark Cikarang

Bagi kamu yang ingin berenang di waterpark dengan suasana berbeda, Megati Waterpark Cikarang merupakan pilihan yang tepat. Berlokasi di Jalan Raya Pilar Sukatani, Desa Karang Setia, Cikarang Utara, Megati Waterpark Cikarang mengusung nuansa alam pedesaan. Jadi, agak berbeda dari keempat waterpark sebelumnya, hawa di sini cenderung lebih sejuk. Hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 35.000 sampai Rp 45.000, kamu sudah bisa menikmati segala fasilitas permainan air yang ada di sini. Kalau merasa bahwa Megati Waterpark Cikarang ini cukup jauh dari tempat tinggalmu, sebaiknya booking saja hotel di Cikarang Utara agar kamu bisa langsung beristirahat setelah puas bermain air.

Daripada panas lihat mantan gandeng gebetan baru, sepertinya berenang di waterpark bikin hati jadi lebih adem. Suhu cuaca yang panas di Cikarang, Bekasi, bisa berpengaruh pada mood kamu. Daripada ikutan “panas” dan akhirnya jadi bad mood, berenang dan bermain air di kelima waterpark di atas bisa menjadi pilihan yang oke.