Pagi tadi di tengah kegalauanku aku ngobrol sama anakku. Topiknya tentang kegalauan para ibu di seluruh bumi, “masak apa hari ini?”. Lalu aku katakan, aku pengen makan dadar jagung yang ada udangnya. Sedangkan di dekat rumah tidak ada penjual dadar jagung yang gurih udang. Itu berarti aku harus masak sendiri. Sedangkan kalau masak sendiri, aku malas menyerut biji jagung yang cenderung rusuh dan berantakan.
Para Potterhead tentu tidak asing dengan istilah “veritaserum“. Mungkin kata ini diadaptasi JK Rowling dari kata veracious, sebuah kata dari bahasa latin yang berarti kebenaran. Setelah mendapat tantangan menulis hari ini tentang veracious: selalu berkata jujur, otomatis anganku melompat ke veritserum, ramuan kejujuran dalam serial Harry Potter.
Fisiohome Partner Fisioterapi Profesional Merawat Lansia Di Rumah
Hingga hari ini tercatat sudah lebih dari 16 tahun aku merawat lansia di rumah. Sejak menikah aku tinggal bersama dan merawat mertua yang sudah sakit stroke. Merawat lansia, apalagi yang memiliki riwayat penyakit bawaan seperti stroke, selalu ada saja tantangannya. Tantangan ini yang kadang bukan hanya membuat badan dan hati lelah tapi juga menguras mental dan isi dompet.
Election Visit Program (EVP) adalah program rutin yang diselenggarakan oleh beberapa negara untuk saling mengundang, bertukar pikiran, bertukar pengalaman dalam penyelenggaraan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah. Pada gelaran Pilkada kali ini Jawa Timur terpilih menjadi tuan rumah. Bertempat di Ballroom hotel JW Marriot, Jl. Embong Malang, Surabaya pada hari Senin Malam tanggal 25 November 2024 kemarin, rangkaian acara EVP 2024 resmi dibuka.
Sudah sering dengar aplikasi SiRekap? SiRekap adalah aplikasi berbasis teknologi yang digunakan untuk penghitungan suara hasil pemilihan berdasarkan data langsung dari masing-masing TPS. Aplikasi ini memungkinkan pemantauan perolehan suara dengan lebih cepat dan akurat karena menggunakan teknologi digital.
Pada pemilu yang lalu, aplikasi SiRekap sempat menuai banyak sorotan karena ketidaksesuaian data antara penghitungan manual dan hasil yang terbaca pada aplikasi SiRekap. Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak kali ini SiRekap sudah mengalami banyak perbaikan dan perkembangan, seperti pada kamera dan berbagai fitur. Untuk menjaga transparansi dan kelancaran proses unggah data, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim kemarin meluncurkan Data Center yang akan dibuka mulai hari senin, 25 November 2024 sampai 1 desember 2024. Acara peluncuran Data Center kemarin bertempat di Double Tree Hotel dan dihadiri oleh ketua KPU Jatim beserta jajaran komisioner.
Kanreapia adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Desa yang terletak di dataran tinggi, di kaki gunung Bawakaraeng ini sebagian besar penduduknya adalah petani sayur. Komoditi utama di desa ini adalah sayur-sayuran hijau. Meskipun wilayahnya tergolong subur, namun sayang pertumbuhan pendidikan di desa ini tak sesubur tanahnya. Banyak anak putus sekolah, angka pernikahan dini yang masih tinggi dan tingkat literasi yang rendah masih menjadi warna kontras bagi kehidupan di desa Kanreapia. Angka buta huruf di desa saat itu masih lebih dari 5% dari jumlah warga keseluruhan.
Siapa menyangka lembah yang dulunya gersang dan tandus lalu bisa berubah menjadi hijau, bahkan bisa menjadi kawasan wisata. Bahkan orang yang menghijaukan sempat dibilang gila oleh warga sekitar. Namun ternyata, lembah yang gersang tak sekedar hijau malah menjadi jujugan banyak orang sebagai kawasan wisata dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Adalah Ridwan A. Nojeng, lelaki berusia 40 tahun warga desa Tompo Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan yang memiliki inisiatif untuk mengajak warga sekitar menanam pohon di sepanjang pinggiran jalan dan di sekitar daerah aliran sungai. Ia merasa sedih ketika melihat debit air sungai banyak menurun. Ia khawatir sungai menjadi kering dan desa jadi kekurangan air. Maka sebelum itu terjadi ia mengajak warga desa untuk bergotong royong menanam pohon.
Kobrey adalah sebuah dusun di distrik Ransiki, Kabupaten Ransiki Manokwari Selatan. Jarak dusun Kobrey ke ibukota Manokwari sekitar 4-5 jam perjalanan darat. Dusun ini dihuni oleh suku Arfak, salah satu suku terbesar di Papua. Namun siapa sangka, meski dihuni oleh suku terbesar di Papua, namun akses pendidikan di dusun ini masih terbatas, terutama bagi anak perempuan.
Banyak anak perempuan di dusun ini yang putus sekolah, bahkan belum bisa membaca dan berhitung. Selain tingkat buta huruf yang tinggi, perempuan di Kobrey juga mengalami tingkat perkawinan anak yang tinggi. Ditambah lagi kualitas kesehatan yang memprihatinkan dengan banyaknya perempuan yang meninggal akibat kanker. Kondisi yang sangat memprihatinkan ini lah akhirnya menggugah seorang Risna hasanudin untuk bergerak membantu kaum perempuan di Kobrey.
Gunung Lemongan adalah gunung berapi yang terletak di antara kota Lumajang dan Probolinggo. Titik tinggi gunung berapi ini secara lokal dinamakan Gunung Tarub. Gunung ini memiliki 27 kawah yang luas namun rata yang terbentuk dari oleh letusan freatomagmatik sehingga menyerupai danau. Beberapa di antaranya adalah Ranu Pakis, Ranu Klakah dan Ranu Bedali, terletak di sisi timur dan barat.
Hutan di Gunung Lemongan sempat mengalami krisis dan rusak parah akibat dari pembalakan liar, perluasan areal pertanian, kebakaran, hingga perambahan hutan. Akibatnya bukan hanya banjir dan longsor saat musim hujan namun juga menipisnya cadangan air di area hutan Gunung lemongan. Beberapa ranu jadi kering dan yang paling membuat warga sekitar sedih adalah mengeringnya sumur-sumur warga.
Pernahkah kalian membayangkan tinggal di daerah 3T, tertinggal, terluar, terpencil? Pulau Sebatik adalah pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan berada di wilayah utara Indonesia. Sebatik masuk ke dalam provinsi Kalimantan Utara dan menjadi bagian dari kepulauan Aru. Luasnya hanya 300m2 dan mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan.