Dilema Oleh-oleh Kekinian dan Kisah Di balik Soft Spongecake Surabaya

Dilema Oleh-Oleh Kekinian dan Kisah Di Balik Soft Spongecake Surabaya

Hari itu saya menerima pesan singkat dari ipar kalau 3 hari lagi akan datang ke Surabaya menjemput saya dan anak-anak untuk pulang kampung. Memang sudah sejak jauh-jauh hari saya kabari saudara di rumah kalau akhir bulan akan pulang kampung. Berhubung adik ipar ingin bersilaturahim ke rumah om dan tante di Gresik, maka diputuskan untuk sekalian bersamaan dengan saya pulang kampung.

Adik ipar saya bilang ingin membeli oleh-oleh kekinian yang sudah sering ia lihat di media sosialnya. Ia ingin pulang membawa Snowcake, oleh-oleh Surabaya yang digagas oleh Zaskia Sungkar. Saya sempat bimbang, karena Snowcake yang diminta kue dasarnya chruncy dan renyah. Kalau untuk oleh-oleh para eyang di rumah, kok rasanya kurang cocok dengan gigi eyang. Eyang biasanya suka kue yang lembut dan empuk.

Galau, curhatlah saya ke teman-teman. Lalu dikasih tahu kalau Snowcake meluncurkan varian baru yang kue dasarnya soft sponge cake namun tidak meninggalkan ciri khas chruncy ala Snowcake. Penasaran saya pun meluncur ke media sosial Surabaya Snowcake. Ternyata memang benar, ada 3 rasa sponge cake yang diluncurkan yaitu Choco cruncy, Cheese dan Pandan Kaya. Semua varian memiliki 2 ukuran, ukuran besar dan kecil.

Choco Crunchy Surabaya Snowcake

Favorite saya tentu saja Choco Chruncy. Rasa coklatnya bukan hanya terdapat pada taburan meses yang ada di luar, namun juga lelehan coklat yang ada diantara lapisan spongecake di dalamnya. Taburan chruncy yang ada di sekeliling cake membuat rasa khas snowcake tidak kehilangan jati dirinya.

Cheese Soft Spongecake Surabaya Snowcake

Adik ipar saya menyukai rasa kejunya. Taburan kejunya turah dan tumpah di sekeliling kue. Lelehan keju diantara lapisan kuenya makin membuat lidah berteriak girang katanya. Tak membutuhkan waktu berhari-hari, 1 kotak kue ukuran besar ia habiskan dalam waktu sehari saja.

Pandan Kaya Surabaya Snowcake

Ibu saya menyukai rasa pandan, karena wanginya khas. Rasa pandannya juga lekat di setiap gigitan kue. Cream pandan yang ada di sekeliling kue lumer di lidah, membuat cita rasa pandan makin lekat. Manisnya juga kesukaan ibu. Kuenya yang lembut dan empuk tidak mungkin di tolak oleh gigi yang mulai berkurang jumlahnya.

Kalau semua senang, yang beli oleh-oleh juga bahagia yaaa… Harganya pun cukup masuk akal untuk kantong saya. Ukuran kue yang kecil dibanderol dengan harga 35.000, sedangkan yang besar dilabeli harga 55.000. Kalau mau bawa oleh-oleh untuk paklik, bulik dan saudara sekampung, mau yang kelihatan wah dan kekinian tapi harga terjangkau, Soft Sponge Cake milik Surabaya Snowcake memang paling cocok dan pas. Tidak akan kehilangan gengsi dan pamor. Rasa kuenya pun tidak mengecawakan. Kita juga diberi kantong plastik dan pisau sesuai jumlah untuk masing-masing kemasan kue yang akan dibagi-bagi ke saudara. Jadi kemasannya pun elegan. Semoga Surabaya Snowcake tidak menaikkan lagi harganya yaa… *kedip-kedip manja ke kak Zaskia Sungkar*

Surabaya Snowcake Jl. Jemursari 91

Yang membuat saya makin-makin bahagianya adalah ternyata gerai Surabaya Snowcake itu bukanya pagiiii banget. Gerai yang di Jl. Jemursari 91 dan Jl. Flores 15 buka mulai pukul 07.00. Kalau masih kurang pagi, kita bisa lari ke Toko Belinda di terminal T1 Juanda yang sudah buka mulai pukul 06.00. Amazing luar biasa bukan? Minggu kemarin yang saya harus gedandapan berangkat pagi banget demi bisa mampir-mampir ke rumah om dan tante bisa beli oleh-oleh di Jl. Jemursari 91.

Surabaya Snowcake

Yang lebih hits lagi, gerainya dilengkapi dengan pojok-pojok yang instagramable bangeeet. Benar-benar mewadahi kebutuhan generasi digital yang banci posting seperti emak-emak berdaster yang doyan update macam saya. Kalau sudah begini, apalagi yang mau dicari? Ingat oleh-oleh Surabaya, salah satunya harus ingat Surabaya Snowcake.

30 thoughts on “Dilema Oleh-oleh Kekinian dan Kisah Di balik Soft Spongecake Surabaya”

  1. Duh, yang dulu aja saya belum sempat nyobain, eh udah ada yang baru lagi ya mbak? keknya lebih tertarik yang ini nih, kalau ke sby wajib cobain

Leave a Reply to Didik Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *