Melesatlah Anak Panahku!

anak panah (4)

Nduk, pagi ini tiba-tiba bunda terharu. Melihat photo-photomu mulai dari bayi, hingga sekarang sudah mau menjelang 7 tahun. Kalian tumbuh begitu mengagumkan. Yang dulunya sangat takut dengan suara keras dan keramaian, hingga sekarang bicaramu begitu tegas dan terarah.

Kamu yang dulu sangat ringkih di balik tabung inkubator, sekarang mulai tumbuh tinggi. Kamu yang dulu berbalut segala macam selang, kini lincah menaiki pagar dan meja kursi. Kamu yang dulu menangis demi setetes ASI, kini cekatan membantu bunda bila sakit. Kamu yang tampak rapuh dipangkuanku, kini melesat berlari kesana kemari tak mengenal lelah. Kamu yang dulu hanya bisa menangis, kini menjadi teman diskusi bagi bunda.

Nduk, tidak ada yang pantas bunda katakan selain ucapan terima kasih dan rasa syukur tak terhingga melihatmu seperti sekarang. Terima kasih telah tumbuh begitu mengagumkan. Terima kasih telah menjadi anak-anak yang sangat mudah. Terima kasih telah menjadi tempat belajar dan berkaca bagi bunda. Terima kasih telah menjadi dirimu sekarang.

Jika biasanya melihat photo kalian bunda akan berkata betapa cepat kalian tumbuh, atau jangan terlalu cepat melangkah, namun kini berbeda. Hari ini bunda akan berkata “Melesatlah, nduk… Melesatlah dengan tangguh…!” Seperti anak panah yang terlepas dari busur, takdirmu memang harus melesat menerjang angin. Melesatlah nduk, tepat mengenai sasaran yang telah digariskan Yang Maha Kuasa. Jadilah anak panah yang membawa cahaya kebaikan. Jadilah anak panah yang membawa perubahan menuju kebaikan. Maka akan aku tarik busur sekuat tenagaku, dan melesatlah dengan anggun, nduk… Bersamamu kubagi bekal yang aku punya. Melesatlah dan jadilah bermanfaat!

Dalam setiap inchi gerak langkahmu, akan selalu teriring doaku bersama kalian. Melesatlah anak panahku!

Baca Juga : Kids Whispering

10 thoughts on “Melesatlah Anak Panahku!”

  1. Waktu begitu cepat berlalu ya mbak. Semoga kita sehat dan umur panjang biar bisa menjadi saksi tiap episode kehidupan anak-anak.

  2. Seorang ibu selalu merasa anaknya begitu cepat besar, saya pun mengalaminya. Semoga sehat2 ya mba, ibu dan anaknya juga.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *