Buah Yang Cocok Dikonsumsi Saat Puasa


Bulan puasa sudah di depan mata. Persiapan apa yang sudah dilakukan oleh squad ibu-ibu ya? Stok bahan makanan? Berburu jadwal menu buka puasa, sahur atau takjil-takjil yang bikin liur menetes? Atau persiapan fisik dan mental saja?

Berhubung bulan puasa itu saat yang tepat untuk mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya, maka mari kita berbagi tentang buah-buahan yang cocok dikonsumsi di saat puasa. Buah-buahan tersebut mengandung vitamin yang bisa membantu kita menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tetap segar. Sudah pada tahu kan kalau buah-buahan itu macamnya buaaanyak sekali. Tapi tahukah kalian kalau beberapa macam buah sangat oke untuk dikonsumsi ketika berbuka puasa atau makan sahur?

Berikut beberapa macam buah yang cocok dikonsumi saat bulan puasa:

  • PISANG

Pisang adalah buah yang paling cocok dikonsumsi ketika makan sahur, karena pisang memiliki kandungan kalium tinggi yang membantu menjaga kesegaran tubuh selama puasa. Kandungan vitamin dalam Pisang juga dapat mengurangi asam lambung. Untuk yang memiliki sakit maag, mengkonsumsi pisang dapat membantu menjaga kesehatan organ pencernaan selama menjalankan ibadah puasa.

  • NANAS

Nanas memiliki zat yang bernama astringent yang membantu menjaga kesehatan mulut. Sudah jamak terjadi kan kalau selama bulan puasa mulut kita sering bau naga, atau bau tidak sedap. Naaaah… untuk mengurangi bau naga tersebut dan menjaga kesehatan mulut, bisa dijadwalkan untuk menambahkan buah Nanas sebagai sajian pada saat berbuka puasa.

  • PEPAYA

Ada yang sering bermasalah dengan buang air besar selama menjalankan ibadah puasa? Jika demikian, mungkin bisa mencoba untuk memperbanyak konsumsi buah Pepaya ketika berbuka puasa. Kandungan serat yang tinggi yang terdapat dalam buah papaya, membantu menjaga kesehatan saluran cerna. Serat ini juga yang membuat masalah buang air besar bukan lagi kendala yang besar. Apalagi Pepaya termasuk buah lokal yang harganya terjangkau. Pas banget buat persiapan puasa ya?

  • JERUK

Kandungan vitamin C pada Jeruk adalah salah satu yang tertinggi diantara buah-buah yang lain. Vitamin C membantu kita menyerap zat besi yang masuk dari makanan lain. Zat besi ini dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga imunitas dari berbagai macam virus. Hal tersebut membuat Jeruk menjadi salah satu buah yang paling penting untuk dikonsumsi selama bulan puasa. Jika ingin ibadah puasa lancar dengan tubuh yang bugar, maka Jeruk menjadi pilihan yang cocok selama berbuka atau sahur. Penyajiannya pun bisa bermacam-macam, mulai dari dikonsumsi biasa dengan dikupas saja, atau mau dibuat aneka minuman seperti jus, es, atau sajian bersama makanan yang lain.

  • JAMBU KRISTAL

Sebagai kaum ibu, selama menjalankan ibadah puasa, tidak ada dispensasi jam kerja sama sekali ya? Kesibukan dan aktivitas tidak serta merta berhenti begitu saja. Pekerjaan rumah tidak tiba-tiba menghilang selama bulan puasa. Cucian tetap segunung, setrikaan masih sebanyak butir pasir di pantai, mainan yang berserakan tetap menyerupai serpihan kapal yang kena badai, demikian juga tugas sapu, pel dan beberes hal-hal yang lain. Luar biasanya, seorang ibu tetap bisa menjalankan ibadah puasa juga sambil momong para bocah. Ada yang pernah merasa lemes dan mudah ngantuk gak? Rasa mudah ngantuk dan lemas selama puasa itu bisa jadi karena aliran darah ke otak kurang lancar.

Jambu Kristal mengandung B3 (Niacin) yang dapat membantu memperlancar aliran darah ke otak. Apabila aliran darah ke otak lancar, maka akan lebih mudah fokus dan konsentrasi. Untuk yang bekerja selama bulan puasa cocok juga nih. Jadi kerjaan dan tugas kantor masih aman terkendali meski tengah puasa ya?

 

MEMILIH BUAH YANG AMAN UNTUK DIKONSUMSI

Biasanya pada saat puasa dan menjelang hari raya lebaran BPPOM rajin mengadakan razia makanan berbahaya. Ternyata persediaan makanan berbahaya yang dijual di pasar atau supermarket cukup banyak. Terbukti setiap kali razia, banyak sekali yang harus dibersihkan dari rak pajang. Ngeri ya? Bahkan bahan makanan alami seperti sayur, buah dan ikan juga ternyata tak luput dari kandungan berbahaya seperti formalin atau pewarna dan perasa buatan.

Lantas bagaimana memilih buah yang aman untuk dikonsumsi?

Karena saya males ribet dan mau yang pasti-pasti saja, untuk buah pun saya pilih yang sudah pasti ahli, seperti SUNPRIDE. Kalau kualitas dan mutunya terjamin, maka meminimalkan rasa was-was dan deg-deg’an. Sejak dulu percaya banget kalau SUNPRIDE aman dan terjamin mutu serta kualitasnya.

SUNPRIDE adalah buah yang dipanen dari kebun milik PT. SEWU SEGAR NUSANTARA dan didistribusikan hingga ke luar negeri. Kalau selama ini ada menganggap bahwa SUNPRIDE adalah merk buah import, ternyata bukan lho… SUNPRIDE asli dari Indonesia. Memang beberapa buah milik SUNPRIDE ada yang diimport dari luar negeri, namun SUNPRIDE memiliki kebun yang sangat luas di beberapa tempat di Indonesia. Salah satu kebunnya ada di Lampung di bawah pengasuhan PT. Nusantara Tropical Farm.

Nah untuk membuktikan tingkat keamanan buah SUNPRIDE, PT Nusantara Tropical Farm sudah memperolah sertifikat GLOBAL G.A.P untuk perkebunan pisang, jambu Kristal dan Nanas. Pertama dengar saya masih bengong, apa itu GLOBAL GAP. Ternyata Global GAP adalah kependekan dari Global Good Agricultural Practice, yaitu sistem sertifikasi yang diberikan untuk produk seperti hasil panen, peternakan, perkebunan maupun hasil budidaya air.

Untuk mendapatkan sertifikasi GLOBAL GAP ini tidak mudah ternyata, karena kebun SUNPRIDE harus dicek dan dipastikan bebas dari bahan-bahan bahaya fisik, kimia dan biologi. Bahan bahaya fisik itu seperti makanan yang ada benda asing (rambut, kerikil, atau benda asing lainnya yang tidak seharusnya ada). Sedangkan bahaya kimia antara lain pencemaran logam berat, pestisida, residu maupun bahan pengawet seperti formalin. Sedangkan Bahaya Biologi contohnya seperti lalat, ulat atau bakteri yang merusak produk.

Bukan hanya sekedar FOOD SAFETY yang diutamakan, untuk mendapatkan sertifikat GLOBAL GAP juga harus dipastikan ECO FRIENDLY atau ramah lingkungan. Perkebunan SUNPRIDE setiap tahunnya hanya menghasilkan limbah 5% hingga zero limbah. Ini berarti pengelolaan produk dan limbahnya berkelanjutan, sehingga nyaris zero limbah. Seperti limbah dari tanaman pisang bisa dimanfaatkan untuk berbagai jenis produk lain seperti pakan ternak, pupuk hingga nyaris zero limbah.

Ternyata SUNPRIDE adalah satu-satunya yang memperoleh sertifikat GLOBAL GAP untuk perkebunan Nanas, Pisang dan Jambu biji. Maka tak heran jika untuk 3 jenis buah tersebut SUNPRIDE mampu menembus pasar JEPANG. Sudah rahasia umum bukan kalau ekspor makanan ke Jepang itu susah dan ketat sekali aturannya. Lega kan kalau pasar Jepang saja memberikan lampu hijau untuk produk-produk SUNPRIDE. Itu berarti buah-buahan dari SUNPRIDE benar-benar terjaga standard mutu, keamanan dan kualitas produknya.

Masih ragu?

Kamu bisa search GGN Number Sunpride yang biasa tertera pada kardus SUNPRIDE, yaitu terdaftar untuk GGN number: 4056186911537. Database bisa di search di website database Global GAP. Sudah percaya kan kalau informasi ini valid dan tidak hoax? Sekarang mari saatnya banyak-banyak makan buah berkualitas, demi kesehatan yang berkualitas juga. Selamat menjalankan ibadah puasa!

Rahasia Badan Awet Mungil

Pagi hari sejak selesai salat subuh adalah waktu paling hectic. Mulai dari menyiapkan sarapan anak-anak dan suami, hingga berkoar-koar meminta mereka untuk bergegas adalah tugas harian yang rutin aku jalani. Memastikan mereka sudah sarapan dan berangkat tepat waktu seolah menjadi job desc yang otomatis terpatri dalam otak. Kehebohan dan gedebag-gedebug sejak masih gelap menjadi pemandangan setiap pagi di rumah kami.

Karena hebohnya pagi hari itulah, terkadang sarapan buatku menjadi hal yang sedikit mahal. Asal perut terisi itu sudah cukup untuk menjadi sumber energi, menyiapkan segala kerempongan di pagi hari. Menunggu  semua menu sarapan lengkap tersedia, terlalu lama buatku. Keburu badan lemas, tenaga habis untuk berdansa cha-cha bersama panci dan penggorengan. Maka sarapan ekstra cepat adalah solusinya. Beruntung sejak kecil aku terbiasa pola sarapan yang ekstra cepet seperti ini.

Dulu ketika masih usia sekolah, aku terbiasa mendengar pintu berkerat dibuka sejak pukul 3 pagi. Itu pertanda ibu harus berangkat ke pasar untuk belanja barang dagangan. Karena harus berangkat pagi buta, maka mustahil bagi ibu menyiapkan sarapan yang serba ribet. Pukul 3 pagi hanya ada Mbokde Ni, penjual nagasari dan iwel-iwel yang akan berangkat ke pasar. Maka nagasari dan iwel-iwel menjadi sarapan paling cepat untukku sebelum berangkat ke sekolah. Tak lupa ibu meninggalkan uang saku untuk kami membeli sarapan nasi ketika istirahat sekolah tiba.

Mungkin itu juga yang membuat badanku awet mungil. Terbiasa sarapan singkat, asal sumber energi tetap terpenuhi. Segelas susu hangat dan nagasari Mbokde Ni adalah favorite masa kecilku. Tinggal di Surabaya, mustahil bagiku mendapat nagasari yang sama untuk sarapan pagi. Karena itu Pisang menjadi suguhan pengganti yang tak mungkin kutolak. Toh mirip juga seperti nagasari yang berisi pisang, pikirku. Dengan segelas teh hangat, resmi sudah pisang menjadi sarapan ekstra cepat sambil membuat nasi goreng sarapan seluruh anggota keluarga.

Masih beruntung aku bisa dengan mudah mendapatkan kualitas pisang terbaik di sini. Tanpa perlu repot melirik kanan kiri, atau ragu dalam hati, jangan-jangan pisangnya jelek di dalam. Dengan kualitas terpercaya itulah kalori sarapan pagiku pasti terjaga kandungan gizinya. Tinggal lompat ke swalayan terdekat menjadi pilihan yang paling mudah bagiku mendapatkan kualitas buah terbaik. Percaya dengan kualitas yang selalu terjaga, aku tak pernah ragu memasukkan Pisang favorit ke keranjang belanja.

Konon katanya dalam sebutir pisang terdapat kandungan karbohidrat komplek dan kaya vitamin C yang membuat pisang menjadi pengganti energi paling cepat dan ampuh. Tak heran pisang sering dijadikan sajian buah di acara marathon ya… Bahkan seorang Apoteker Jepang bernama Sumiko Watanabe menemukan metode diet bernama Morning Banana. Ini adalah metode diet dengan menggunakan pisang sebagai menu diet sarapan sehat. Dengan makan pisang setiap pagi, Sumiko Watanabe berhasil membantu suaminya dalam mempercepat metabolisme tubuh dan menurunkan berat badannya.

Menurut penelitian, mengonsumsi minimal 2 butir pisang setiap hari bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Mungkin Karena itulah, meski kata orang badanku kurus kecil, aku jarang sakit-sakitan. Pisang juga kaya kandungan Mangan yang membantu menyehatkan tulang. Pas banget dikonsumsi oleh ibu dua anak yang kegiatannya segambreng, yang setiap harinya mirip gangsing, lompat kesana kemari sesuai panggilan kerjaan dan panggilan bocah.

“Bundaa… topi pramukaku kok gak ketemu ya?” Tiba-tiba suara bocah dari dalam kamar membuyarkan lamunanku.

Sepertinya tugas selanjutnya sudah menanti. Meski begitu, tak lupa kucomot sebutir pisang untuk membantu menjaga moodku. Seorang ibu kalau emosinya meledak itu berbahaya. Yang dipertaruhkan stabilitas kebahagiaan seluruh anggota keluarga. Betul kan? Betul doong… Karena itu tak salah aku memilih pisang untuk kucomot di pagi hari. Kandungan serotonin dan dopaminnya berfungsi sebagai anti depresan dan menjaga mood. Demi menjaga stabilitas kebahagiaan rumah tangga itulah, aku tak mau main-main dalam memilih kualitas makanan termasuk kualitas Pisang. Biar gak ribet, pilihnya yang pasti-pasti sajalah. Kalau pisang pasti SUNPRIDE.

Kenapa SUNPRIDE?

Karena SUNPRIDE benar-benar menjaga kualitas buahnya. Pisang Cavendish milik SUNPRIDE dibudidayakan di Lampung dan ditanam dari bibit unggul hasil riset tim peneliti yang kompeten. Bibit yang ditanam adalah hasil dari kultur jaringan yang sudah terbebas dari penyakit layu moko dan layu panama yang sering menyerang tanaman pisang. SUNPRIDE juga dikelola oleh tenaga ahli yang memperhatikan tingkat kematangan dan kualitas buahnya hingga detail. SUNPRIDE merawat tanamannya melalui proses yang gak kalah ribet dari merawat bayi. Tahu gak kalau pisang yang ditanam SUNPRIDE itu ditutup setiap tandannya, dan dibatasi setiap sisirnya agar tidak bergesekan. Coba bayangkan ada berapa ribu sisir dalam setiap area tanamnya? Dan ada berapa ratus tandan pisang yang harus dibungkus satu per satu? Se-istimewa itulah SUNPRIDE menjaga kualitas kealamian buahnya. Itu kenapa warna kulit buah pisang Cavendish milik SUNPRIDE selalu segar, sama seperti kesegaran daging buahnya.

Kebun Pisang SUNPRIDE (gambar diambil dari website resmi SUNPRIDE)

Kalian juga musti tahu kalau SUNPRIDE selalu melakukan pengecekan rutin terhadap PH tanah, suhu udara, bahkan hingga kandungan hara dalam tanah demi menjaga kualitas buahnya. SUNPRIDE melakukan penelitian dalam pengembangbiakan tanaman, agar dapat meningkatkan kualitas gizi buah-buahan yang dihasilkan. Bekerja sama dengan banyak pihak, SUNPRIDE melakukan riset dalam penggunaan pupuk untuk tanaman hingga penelitian memberantas hama penyakit yang menyerang tanaman dengan cara-cara yang alami. Hal itu dilakukan demi menjaga kualitas buah dan tanahnya sekaligus. Benar-benar luar biasa ya dedikasi SUNPRIDE merawat tanaman. Seperti seorang suami merawat istri pujaan hati. Eh tapi, para peneliti SUNPRIDE banyak yang sudah punya pasangan hidup kan? Mungkin suatu hari harus aku tanyakan.

Menjadi Ratu di negeri sendiri, adalah komitmen yang pernah dikatakan SUNPRIDE dalam budidaya buah lokal. Sudah selayaknya buah lokal menjadi tuan rumah di negeranya sendiri. Bukankah itu salah satu keuntungan negara tropis seperti Indonesia? Capaian tersebut juga bisa membantu meningkatkan taraf hidup petani buah. Karena itu SUNPRIDE benar-benar menerapkan standar keamanan pangan buah lokal dalam setiap hasil kebunnya. Sehingga kualitas yang dihasilkan juga benar-benar layak dipercaya.

Mahal gak? Harga yang ditawarkan tentu saja masih terjangkau. Meski nama buahnya berbau internesyeneell tapi Cavendish ini asli buah dari Indonesia. Ditanamnya kan di Indonesia. Percayalah, harga yang kamu bayarkan tidak akan membuat rugi dengan kualitas buah yang kamu dapatkan. Worth every penny kalau kata mas bule siih…

“aduh bunda, di dalam tasku juga gak ketemu nih… Perasaan topi pramukanya sudah aku masukkan ke dalam tas kok! Jadi gak mungkin ketinggalan di sekolah.”

Ah, sepertinya kerempongan tak mungkin terhindarkan lagi. Aku harus menuntaskan tugas hari ini dulu. Namun demikian, mari menjaga kesehatan jiwa dan hati. Apapun bentuk badan yang kita miliki, jangan lupa bersyukur. Selamat menjalankan hari dengan bahagia. Selalu ingat ya, BUAH PASTI SUNPRIDE!

 

Disclaimer: blog post ini untuk diikutkan dalam kompetisi blog SUNPRIDE “ayo makan buah”