Progres Pengelolaan Logistik Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2024 Yang Perlu Netizen Ketahui

Ketika Pemilu kemarin menjadi anggota KPPS saya sempat kesal menjawab isu-isu negatif seputar pelaksanaan pemilu. Banyak sekali hoax yang beredar di kalangan ibu-ibu berdaster kawan-kawanku. Menjawab isu-isu itu jauh lebih melelahkan dibandingkan tugas KPPS sendiri. Terkadang di kalangan ibu-ibu yang menjadi barisan militan pendukung salah satu paslon, mudah sekali terseret berita yang belum jelas asal sumbernya. Tak berhenti sampai di situ, isu-isu negatif, hoax pun berujung pada perpecahan antar teman bahkan saudara. Miris ya…

Nah, demi meminimalisir isu-isu negatif dan hoax yang beredar di kalangan ibu-ibu berdaster, aku memilih untuk menerima tawaran seorang teman untuk melihat langsung laporan pengelolaan logistik PILKADA 2024 Jawa Timur. Acara yang diadakan oleh KPU Jawa Timur ini mengundang banyak media nasional dan lokal untuk memberikan update pengelolaan logistik persiapan Pilkada 2024 di Jawa Timur. Ternyata tak hanya media besar, KPU Jatim pun mengundang blogger sebagai wakil dari media umum. Apresiasi yang tinggi untuk jajaran KPU Jatim yang memberikan transparansi berita seputar perkembangan perhelatan Pilkada 2024 di Jawa Timur.

Nah, untuk yang kepo beritanya, berikut ringkasan update pengelolaan logistik pemilihan kepala daerah serentak 2024 di Jawa Timur.

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) mulai mengirimkan kebutuhan logistik tahap pertama ke sejumlah gudang kabupaten maupun kota. Logistik tersebut meliputi bilik suara, kabelties, segel, kotak suara hingga tinta. Menurut Kepala Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozak, dalam aturan pendistribusian logistik dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama berupa:

  • 121.502 Bilik suara
  • 765.000 kabelties
  • 1.853.914 segel

Sedangkan untuk tahap kedua berupa:

  • 32.088.910 Surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur
  • 60.751 kertas daftar pasangan calon
  • 373.000 Sampul kubus
  • 488.120 Sampul biasa
  • 60.751 alat bantu tuna netra.

Hingga awal Oktober 2024 perkembangan pengiriman sudah mencapai 96% kotak suara, 94% Bilik suara, 20% Kabel ties. Data tersebut diperoleh dari kabupaten kota melalui laman Silog. Untuk pengiriman tahap dua berupa surat suara dan kertas pasangan calon saat ini masih menunggu proses approval karena KPU harus berkoordinasi dengan paslon terkait desain foto dan nama paslon yang akan dipasang.

Adapun proses pengadaan semua logistik tersebut telah dilakukan melalui proses lelang e-katalog dan diputuskan melalui harga terendah.

“32 juta sekian itu sudah ditambah 2,5 persen cadangan di tiap TPS dari jumlah DPT yang ditetapkan 31.280.418 pemilih. Jumlah ini hanya surat suara untuk Pilgub saja, kalau kabupaten/kota sudah menyesuaikan sendiri,” tutur Bapak Miftahur Rozak.

Saat ini KPU sedang fokus mempersiapkan logistic karena DPT sudah disiapkan. Jumlah TPS sudah ditentukan dan KPPS juga sudah dibentuk. Beberapa kegiatan KPU Jatim sudah dilakukan, termasuk kegiatan pemantapan peningkatan kapasitas yang dilakukan oleh KPU kabupaten/kota, sekaligus mengedukasi untuk peningkatan kapasitas kepada jajaran yang ada di tingkat kecamatan maupun desa. Pembagian tahapan dalam pengelolaan logistik tersebut bertujuan untuk menjamin kelancaran dan efisiensi proses pilkada supaya berjalan lancar dan kondusif.

Nah, gimana emak-emak terkasih, update berita seputar pilkada apa lagi yang masih bikin kalian kepo? Cus deh tulis di kolom komentar, biar kalo ada media gathering lagi bisa aku tanyakan dan sampaikan ke jajaran KPU Jawa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *