Sugar Density: Membuat Air Berwarna Pelangi

Sugar Density: Membuat Air Berwarna Pelangi – Kalau melihat mainan yang warnanya cerah dan meriah, anak-anak pasti suka yaa.. Apalagi bermain air yang warna-warni?! Wuah, dijamin betah. Ternyata kita bisa lho membuat air berwarna-warni tanpa warnanya tercampur satu sama lain. Memanfaatkan tingkat kekentalan gula, kita bisa menghadirkan warna pelangi di air. Seru ya?! Seperti apa caranya? Simak disini..

SUGAR DENSITY

Membuat Sugar Density

Sebelumnya, untuk mendukung agar tampilan warna makin terlihat meriah, gunakan gelas bening, atau tabung reaksi khusus untuk anak-anak seperti ini. Belinya dimana, dan berapa harganya, saya pernah me-reviewnya di instagram saya. cuss cari saja di ID instagram “wiwidwadmira” yaa.. Tabung reaksi ini ada yang versi anak-anak, berbahan dasar plastik jadi gak takut pecah. Kalau mau yang kaca juga ada. Semua dijual di instagram “ruangdolanan”.Β Insyaallah harganya terjangkau.

Untuk membuat warna-warni pelangi dengan sugar density, berikut caranya:

sugar density 2 (alat & bahan)

Alat & Bahan

  1. Siapkan peralatan berupa, 3-4 gelas sesuai jenis warna yang ingin digunakan, air, gula, sendok, pewarna makanan, tabung reaksi atau gelas bening tempat mencampur warna, dan pipet.
  2. Masukkan gula ke masing-masing gelas dengan jumlah yang berbeda di tiap gelasnya. Misal gelas ke-1 diisi 4 sendok gula, gelas ke-2 diisi 3 sendok gula, gelas ke-3 diisi 1 sendok gula, dan gelas ke-4 diisi 1 sendok gula.
  3. Lalu tuang air ke masing-masing gelas tersebut, aduk, dan pastikan gula telah larut dengan sempurna.
  4. Teteskan pewarna makanan ke masing-masing gelas dengan warna yang berbeda-beda. Misal gelas 1 warna merah, gelas 2 warna kuning, gelas 3 warna hijau dan gelas 4 warna biru.
  5. Pelan-pelan masukkan masing-masing warna ke dalam tabung reaksi menggunakan pipet. Warna yang memiliki kepekatan gula paling tinggi berada di urutan terbawah. Semakin ke atas, kekentalan gula semakin rendah.
  6. Whoallaaaa.. warna pelangi sudah bisa dinikmati di depan mata. cantik bukan?!

Kenapa saya menyarankan menggunakan tabung reaksi tersebut? Karena kita bisa mencampur beberapa warna dengan jumlah air yang tak banyak. Karena diuntungkan bentuk tabung yang pipih panjang. Jika menggunakan gelas biasa, air yang dibutuhkan pasti juga lebih banyak. Dan entah kenapa beberapa kali saya mencoba menggunakan gelas sering gagal. Airnya tercampur. Mungkin karena menuangkannya kurang hati-hati, jadi warna mudah sekali tercampur. Setelah menggunakan tabung reaksi, baru dapat warna sesuai yang diinginkan. cihhuuuiii…

sugar density 3 (the kids)

The Kids Enjoy The Process

Oh iya, kalau ada yang mau mencoba silahkan lhoo.. Kalau ada yang sukses menggunakan gelas biasa, boleh dibagi tipsnya disini. Atau yang punya teori kimia muantap, saya siap mendengarkan.

Kalau bocah bertanya, “bunda kenapa kok warnanya gak tercampur ya?” Itu karena tingkat kepekatan setiap warna berbeda. Air yang ada gulanya paling banyak, kepekatannya juga tinggi. Ibarat wadah, warna air yang paling bawah ini seperti wadah yang isinya paling banyak, pekat. semakin ke atas, rapat masa atau density nya semakin rendah.

Ah tapi, menjelaskan kepada bocah tentang rapat masa dan kepekatan sudah mumet duluan. Dan lagi mereka sudah keburu menikmati warna-warni indah seperti pelangi. Kalau ada yang terus bertanya rapat masa itu apa? pekat itu apa? ya jangan lupa bawa diktat kimianya yaaa… hihi…

Lantas manfaat bermain dengan sugar density ini apa sih? Selain menambah ilmu tentang sugar density, juga melatih anak untuk bersabar. Memasukkan tiap layer warna dibutuhkan kehati-hatian agar warna tak mudah bercampur. Selain itu anak-anak dapat melatih motoriknya ketika menggunakan pipet. Menikmati proses akan menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak. Ketika melihat hasilnya, bisa dipastikan mata-mata Β para bocah akan bersinar cerah.

Selamat bersenang-senang. Selamat menikmati warna indah pelangi.


28 Comments :

  1. Seru banget eksperimennya ya Mba Wid. Anak2 pasti seneng karena warna-warni yaa.. Jadi pingin punya tabung reaksi kayak gitu juga.. πŸ™‚

    1. Seruu mbak.. Kalau mau pakai air biasa juga bisa buat eksperimen mencampur warna. Merah sama kuning jadi warna apa? dst.


  2. Ternyata caranya mudah ya mbak, kapan-kapan saya praktikan untuk sensory play anak saya.

    1. Iya mbaakk… Gampang banget kok.


  3. Milda Ini

    wah, boleh juga dicobain ini mba buat anak2 saya

    1. ayuukk mbak.. seru kok.. πŸ™‚


  4. wahh seru banget, si kembar serius kali itu memperhatikan warnanya
    ntar aku coba in ah sama Ubay ^_^
    kayaknya gx sulit

    1. hahaha… iya mbak Ria, takjub kok warnanya gak kecampur. Selamat bermain bersama Ubay ya mbak…


  5. Anak2 pasti seng juga mainan ini, tapi kudu siap lantai basah hehe
    TFS

    1. Buahaha… Iya, kalau mainnya masih rusuh pasti lantainya ikut basah. makanya aku main di teras deket taman. Alhamdulillah Kira & Kara pakai pipetnya mulai tertib, jadi gak banyak basah. Cobain deh sama Maxi.


  6. koq gampang sih bikin nya, kapan2 saya cobain ah.. btw percobaan ilmiah yang pernah saya buat cuma bikin toge di kapas aja mbak hahha πŸ˜€

    1. hahaha… paling gampang ya mbak? Aku juga pernah sama Kira & Kara. Udah lumayan panjang lha kok digerojok air sama anak-anak. Mengapunglah benih kecambahnya.hahahaha…


  7. Wah ini dia yang lg digandrungi anakku. Makasih mba

    1. Anak-anak pasti seneng ya mbak main air yang warna warni. Kadang suka penasaran lalu salah masukin urutan warnanya, jadi kecampur. Tapi biasanya lalu mereka belajar.


  8. Mba Wiwid, seru sekali Kira dan Kara mainnya. Aku jadi pengen juga main dengan anak πŸ™‚

    1. Ayooo mbak Lid, ikut main yuuuk… Gampang kok bikinnya.


  9. Ohh ternyata bikinnya itu dikasih gula to, baru tahu mbak. Wah pengen ikutan nyoba juga nih kalau berhasil pasti anak2 happy xixi trims infonya

    1. Iya mbak… Biar warnanya gak kecampur. Semoga berhasil yaa..


  10. Hastira

    bisa dicoba nih buat anaka suhku


  11. Buat percobaan anak-anakku nih. Makasih sharingnya.

    1. Sama-sama… Selamat bermain bersama anak-anak…


  12. Mbak, seandainya gak dikasih gula gitu gimana ya. Kok eman-eman gula dipke mainan. Gula larang, Mbaaak.. wkwk..

    1. Iyo mbak, nek akeh ancen eman-eman. Makanya ini variasi warnanya gak banyak. Dan bikinnya juga di tabung kecil, kalo di gelas aqua butuh gula lebih banyak lagi. Kalo air thok kecampur warnanya mbak. ada yang pake air dan minyak goreng, tapi yo podo ae, minyak goreng gak kalah larange. xixixi…


  13. Idenya seruu ya bisa belajar sambil bermain seperti ini. Bookmark dulu postingan ini sampe umur anak 3-4 tahun 😬.

    1. Selamat bermaiiiinnn… πŸ™‚


  14. Hastira

    keren ah, akana aku coba dengan anak asuhku

    1. cuusss mbak.. Selamat bersenang-senang!


Leave a Reply :

* Your email address will not be published.

ABOUT ME
black-and-white-1278713_960_720
Hi I’am Wiwid Wadmira

I am a mom of twin who love reading, writing and de cluttering. I blog about my parenting style, financial things & reviews. You may contact me at mykirakara@gmail.com

------------------
My Instagram
  • Kalau janji ketemuan di sini, itu berarti bakalan nyangkut lama. Hampir 13 tahun berjibaku di gedung ini, dari mulai masih culun, jomblo, lalu punya pacar, sampe menikah dan punya anak.
.
Dari mulai jaman dulu cuma ada 1 gedung aja, hingga sekarang berkembang kemana-mana. Dari mulai resto yang nyempil dan mungil, sampe sekarang kece dan instagramable. Ngobrol di sini bikin kerasan dan betah.
.
Hal yang paling diingat dari resto ini, Koloke nya juwaraakk! Dulu, kalau kita habis selesaikan satu project, sekantor makan-makan di resto ini. Jaman dulu, bisa makan koloke di sini mewah bangeeet!! Minumnya es leci, berasa jadi nonik sehari. Maklum biasanya makan siang di pujasera atau kantinnya Ubhara.
.
Hari ini ketika mampir di sini, dan menerima list menunya, terjangkau ciiiin... Pas banget nih buat kumpul-kumpul cantik ibu-ibu πŸ˜πŸ˜„. Yang paling disesalkan adalah, kenapa baru bisa mampir sini pas perut sudah kenyang.
.
Terima kasih ya mbak @desi.suryani77 hari ini ditemenin ngobrol seharian di Pena Resto sambil kita bernostalgia, ketawa ngakak sampai ngobrolin project segala macam.
.
Maaf ya mbak @wiwikaminashar aku lupa mengajak dirimu. Sekarang gantian cekikikannya pindah di sini πŸ˜‚. Aku menunggu project-project selanjutnya dari kalian. Tapi please, jangan minta aku ngantor di sana lagi yaaa... Sungguh, bisa cekakan tiap hari sama kalian itu godaan amat berat, tapi aku sudah terlanjur menikmati masa "pensiun"... πŸ˜‚ Doakan saja kita bisa plesiran ke yurop sama-sama yaaa.. πŸ˜„πŸ˜„
.
Happiness is sharing good food with good friends.
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi #penaresto #grahapena #grahapenasurabaya
  • Beberapa hari ini saya dibuat kelimpungan oleh mereka. Sebagai anak SD yang tak lagi (mau dianggap) kecil, mereka memasuki fase baru.
.
Fase sosialisasi yang lebih menantang. Luapan kemarahan yang meledak. Ungkapan tidak setuju yang lebih frontal dan terbuka. Masa dini para pemberontak cilik menciptakan riak-riak kecil.
.
Saya shock. Fase ini benar-benar menguras emosi. Saya "dipaksa" belajar bagaimana melakukan negosiasi yang alot tanpa keluar jalur. Saya "dipaksa" belajar menghadapi serangan-serangan terbuka yang sering membuat saya tercengang. (Ya ampuuunn nak, ikut lomba debat aja ya nanti kalau SMA πŸ˜₯).
.
Fase ini belum usai saya lewati. Tahapan ini belum tuntas terselesaikan. Saya masih harus berenang dan belajar menyatu dengan aliran.
.
Tulisan ini hanya pengingat, apapun yang kita perdebatkan, apapun yang membuat kita berselisih, namamu akan selalu melekat erat di urat nadi.
.
Doakan bunda cengeng ini sukses melewati riak dan berenang bersama menghantar kupu-kupu terbang tinggi yaa... πŸ¦‹πŸ¦‹
.
.
.
.
.
#TheSetyadi #kisahkepompong #twinsisters #MomofTwins #ParentingBlogger
  • You are a better version of me
.
Nduk, dulu bunda juga pernah duduk di kelas sendirian, tidak ada yang menemani ngobrol. Sama sepertimu.
.
Dulu bunda juga pernah sendirian mengerjakan hasil prakraya dibantu akung, karena tidak ada yang mau menerima bunda jadi anggota kelompoknya. Sama sepertimu.
.
Dulu bunda juga pernah diolok-olok hampir setiap hari, sama sepertimu. Dulu bunda juga pernah di dorong, dipukul memakai penggaris atau dilempar penghapus papan tulis. Sama sepertimu.
.
Tapi kamu lebih percaya diri, mau menyapa teman-temanmu lebih dulu.
.
Tapi kamu berani bertanya lebih dulu "apakah kamu mau jadi pasangan olah ragaku?".
.
Tapi kamu berani menolak dan berteriak ketika disakiti.
.
Nduk, kamu tak perlu menjadi seperti bunda.
.
Kamu akan tumbuh menjadi lebih tangguh setiap hari. Kamu akan memiliki lebih banyak teman. Kamu akan menolong lebih banyak orang. Kamu akan bersinar jauh lebih terang.
.
Karena bunda tahu kamu jauh lebih HEBAT dari bunda.
.
Jangan pernah menyerah. Di namamu terselip doa kami πŸ¦‹
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi
  • Rejeki bunda cantik. Sore-sore, mendung manja, datang mbak Tata dari @soulkitchen_id nganter Bitterballen. Tadinya mau dibawa buat meet up para blogger, ternyata salah lihat kalender. Jadiii.... maafkan kalau para mbok dhewor cukup tak ceritain rasanya saja.
.
Bitterballen ini di luar rasanya renyah dan krispi. Pas digigit, isi dagingnya penuh. Gurih! Pas banget dicocol dengan saos sambal.  Apalagi dimakan sore hari sambil ngobrol sama mertua yang lagi melukis. Mana lagi hujan deras begini. Surgaaa... Nikmat mana lagi yang mau didustakan?
.
Mbak Tata membuka PO untuk bitterballen frozen maupun yang siap makan. Ada yang beef dan ada yang cheese. Pertama nyicipin ini pas acara #ngobrolparentingditaman lalu ketagihan.
.
Terima kasih mbak Tata sudah menyempatkan mampir ke rumah hanya demi memenuhi hasrat perut yang kangen bitterballen πŸ™ Sukses dengan @soulkitchen_id nya ya!
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi  #indonesianculinary #indonesianfood #surabayaculinary #kulinersurabaya #cemilansehat #cemilansurabaya
  • - Nama di Pensil -
.
Nama di pensil ini sempat menjadi polemik buat bunda galau. Jadi ceritanya akhir-akhir ini saya memberi label nama di pensil yang dibawa duo bocah kunyil.
.
Tujuan awalnya sebenarnya menghindari debat kusir antara Kira dan Kara. Setiap belajar bersama pensil-pensilnya sering tertukar, lalu berdebat pensil panjang punya siapa, dan yang pendek punya siapa.
.
Ya maklum yaaa... Semua pensilnya sama karena biar dapat harga murah langsung beli di toko grosir. Jadi sekali beli langsung beberapa kotak.
.
Kalau ada yang beranggapan emak pelit karena kasih nama di pensil ya hempas manja aja lah kak... Karena setelah melalui pengamatan dan observasi kenapa setiap satu bulan selalu habis pensil selusin, ternyata karena sering jatuh di kelas lalu susah ambil, dan setelah pelajaran selesai, lupa. Pensil pun dadabubye.
.
Ada juga yang karena ribut sama temannya lalu pensilnya di rebut atau dilempar sama temannya, dan hilang entah kemana πŸ˜₯. Duh naaak....
.
Dari kejadian-kejadian itu, lalu diberilah nama di tiap pensil. Harapannya kalau ada temannya yang menemukan dan bantu ambilkan, bisa dikasihkan lagi. Kalaupun ada mama-mama yang kebetulan lihat ada pensil yang bukan pensil anaknya di kotak pensil, at least bisa bantu mengingatkan untuk dikembalikan.
.
Ya maap yaaa kalau dianggap pelit nya keterlaluan. Biar sama-sama jauh dari prasangka buruk, anggap saja saya menyediakan ladang untuk anak-anaknya belajar jujur, dengan mengembalikan barang yang bukan miliknya. Dengan begitu bisa mempermudah juga kan harus dikembalikan ke siapa karena ada namanya 😜.
.
Atau kalaupun memang tidak dikembalikan juga gak masalah. Insyaallah ikhlas... Semoga coretan pensil-pensil itu menjadi ilmu yang barakah dan bermanfaat, jadi kami bisa ketularan amalnya walau secuil saja... πŸ˜œπŸ¦‹
.
.
.
.
.
#TheSetyadi 
#kisahkepompong 
#pencildrawing #pencil
  • Keseruan acara #bikinbikinditamanXBalbalanFutsal hari ini di Sidoarjo.

Terima kasih banyak ya buibu untuk semangatnya pagi ini. Terima kasih banyak untuk aura positifnya hari ini.
Mohon maaf untuk keterbatasan waktunya.
Mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya πŸ™.
.
Semoga semua yang di dapat hari ini menjadi manfaat untuk semua.
Semoga tak pernah lelah untuk terus belajar.
Sampai bertemu lagi di lain kesempatan, Insyaallah. πŸ¦‹
.
.
.
.
.
#bikinbikinditaman 
#kisahkepompong 
#TheSetyadi 
#kidsactivities