Single di #UsiaCantik? Never Mind!

Melihat banyak profil tentang wanita-wanita di #UsiaCantik yang berseliweran di timeline sosial media, ingatan saya terbang ke sosok seorang teman. Ia teman yang sangat akrab ketika kita masih tinggal di kost dan bekerja di satu gedung perkantoran yang sama. Tutik Wulandari namanya. Saya biasa memanggilnya “mbak Tutik”, karena usianya beberapa tahun lebih tua dari saya.

WhatsApp Image 2016-11-22 at 8.05.55 PM

Mbak Tutik lahir di tengah keluarga sederhana di Kediri. Kedua orang tuanya kini sudah tak bekerja lagi. Lahir sebagai anak kedua dari 2 bersaudara, kakak perempuannya kini tinggal di Bogor bersama suaminya. Mbak Tutik bekerja sebagai seorang karyawan di sebuah manajemen gedung perkantoran. Saya mengenalnya sebagai sosok yang murah senyum, ramah, cerdas dan cekatan. Namun di usianya yang kini menginjak 36 tahun, Tuhan belum mempertemukan dengan jodohnya. Yang saya kagumi darinya, dengan status single tersebut ia tetap melangkah ringan dengan berbagai aktivitasnya. Ia memang pribadi yang hangat, mudah untuk diajak tertawa dan senang ngobrol tentang apa saja.

Dulu saya mengenalnya sebagai seorang karyawan housekeeping di sebuah gedung perkantoran tempat saya bekerja. Ketika sedang istirahat makan siang, kami sering bercanda bersama teman-teman yang lain yang sama-sama bekerja di gedung perkantoran tersebut. Hingga kemudian saya pindah dan tinggal di tempat kost yang sama, kami pun kian akrab. Ditambah lagi kami memiliki hobi yang sama, sama-sama suka membaca dan travelling menjelajah alam. Dulu kami senang sekali berburu diskonan buku dan berdiskusi tentang isi buku maupun film hingga larut malam. Berkat keahlian, kecekatan dan keluwesannya dalam bekerja, kini ia ditempatkan di divisi manajemen gedung.

Lantas bagaimana pendapatnya tentang #UsiaCantik dan menjadi single di usia sekarang? Berikut hasil obrolan saya dengan mbak Tutik.

#UsiaCantik

Bagi mbak Tutik, cantik itu bukan hanya tampilan wajah. Tapi cantik itu juga tampilan hati. Kecantikan seorang perempuan memiliki tingkat yang berbeda di tiap rentang usianya. Dan kecantikan di usia antara 35 sampai 45 tahun adalah kecantikan yang terpancar abadi. Karena kecantikan yang tampak di wajah semakin sempurna dengan kedewasaan dan kebijakan usia, sehingga karisma yang keluar pun juga berbeda.

WhatsApp Image 2016-11-22 at 8.07.43 PM

Kecantikan yang keluar di usia tersebut bukan lagi membutuhkan polesan make up berlebih, karena kematangan usia akan nampak pada aura yang terpancar. Bagi mbak Tutik yang memang tidak terlalu suka menggunakan banyak make up, merawat wajah itu mutlak dibutuhkan. Karena merawat kulit wajah bukan hanya demi kecantikan namun juga demi kesehatan.

Single Di #UsiaCantik? Never Mind!

Menjadi single di usia yang sudah kepala tiga pada awalnya tidak mudah bagi mbak Tutik. Seperti kita tahu, stigma masyarakat apalagi di daerah kecil mengenai perempuan yang belum juga menikah di usia kepala tiga, pasti mengundang banyak tanya, banyak cibiran bahkan menjadi bahan gunjingan di masyarakat.

Namun mbak Tutik menjalaninya dengan rasa ikhlas dan penuh kesabaran. Menurut mbak Tutik, masyarakat terdiri dari banyak kepala. Dan setiap kepala tentu berbeda isinya. Karena itu pula kita tidak bisa menyeragamkan isi kepala semua manusia. Dan baginya jodoh adalah mutlak pemberian Tuhan. Dengan terus berbuat baik pada sesama,  berprasangka baik, berdo’a dan banyak berteman, ia yakin suatu hari Tuhan akan mempertemukannya dengan jodoh yang terbaik. Bukankah Tuhan sudah menciptakan manusia berpasang-pasangan?! Jika memang belum dipertemukan sekarang, mungkin Tuhan masih menyiapkan rencana terbaik untuknya.

Bagi saya mbak Tutik cukup beruntung memiliki orang tua yang selalu mendukung semua kegiatannya. Menjadi orang tua dengan anak gadis yang telah memasuki #usiacantik dan belum menikah, tentu tidak mudah. Apalagi mereka tinggal di daerah yang masih memiliki stigma kuat tentang status “perawan tua”. Bapak dan ibu mbak Tutik selalu menekankan untuk tidak pernah lupa berdo’a dan beribadah. Karena Tuhan tidak pernah ingkar dengan umatnya. Sebaik-baik rencana manusia, adalah rencana Tuhan yang terbaik. Itulah yang selalu menjadi bekal utama mbak Tutik melangkah ringan di #usiaCantik dengan status single.

“I am Single and Very Happy”

Masih memiliki status single di usia yang tak lagi muda tak menghalangi untuk tetap bahagia dan banyak berteman. Karena bagi mbak Tutik berteman tak memandang berapa usia kita. Berteman adalah tentang berbagi kebaikan dan manfaat dengan sesama. Maka tak mengherankan ia memiliki banyak sekali teman. Dulu ketika kita masih sering jalan bareng di Mall, saya sering merasa lelah karena hampir setiap pindah lantai, selalu ada saja kawan yang ia temui, mulai teman semasa sekolah, teman kuliah, hingga bekas tenant gedung perkantoran masih akrab ia sapa.

WhatsApp Image 2016-11-22 at 7.55.18 PM

Karena memiliki banyak teman itulah, ia pun memiliki banyak kegiatan. Jadwal olah raganya setiap minggu selalu beruntun. Mulai dari night run bersama komunitas lari, yoga setiap hari rabu bersama teman kantor, hingga bersepeda di car free day semua dijalani bersama teman-temannya. Memperbanyak silaturahmi juga berarti memperluas jalan rejeki. Bukankah Jodoh dan keturunan juga merupakan bentuk rejeki dari Tuhan?!

Selain berolah raga, mbak tutik juga masih rajin travelling. Sesekali waktu, bersama teman-temannya mereka pergi menjelajah alam. Ia berprasangka baik, Tuhan memberikan kesempatan yang luas untuk menikmati banyak sekali hobinya, yang mungkin jika sudah menikah dan memiliki anak, tak lagi ia leluasa menjalankan hobinya seperti sekarang. Bukankah itu juga berkah yang luar biasa?!

Menjalani hobi, banyak berbagi, bersyukur dan berprasangka baik, itu yang saya tangkap dari mbak Tutik yang tetap ringan menjalani hari dengan status single di usia yang tak lagi terbilang muda.

WhatsApp Image 2016-11-22 at 8.05.33 PM

Bagi mbak Tutik pencapaian di usia sekarang adalah perjalanan yang sarat makna. Tak hendak ia berandai-andai memutar waktu kembali. Karena itu berarti menghapus perjalanan yang selama ini telah dilewati. Keikhlasan, kesabaran dan rasa percaya diri yang sekarang ada adalah buah perjalanan yang manis dari usia sebelumnya. Karena itu ia terus melangkah mantap penuh kematangan dan senyum menjemput usia selanjutnya.

Resep Tetap Cantik di #UsiaCantik

Menjadi Single di usia yang terbilang tak lagi muda dengan tetap bisa tersenyum rekah dan menjalani segudang aktivitas dengan ringan tentu membutuhkan perjuangan. Merawat kesehatan kulit wajah adalah salah satu bentuk ikhtiar menjaga pemberian Tuhan. Karena usia memang tidak bisa berjalan mundur. Tua itu pasti. Kulit yang mulai berkerut tak bisa dilawan. Namun bukan berarti aura kecantikan akan memudar. Menguasai resep kesehatan kulit adalah kunci yang ia pegang. Berikut beberapa rutinitas yang ia bagi untuk tetap cantik :

  • Rajin Berolah raga. Olah raga akan membantu sirkulasi darah lancar. Jika sirkulasi darah lancar, maka kulit pun tak cepat berkerut.WhatsApp Image 2016-11-22 at 7.52.34 PM
  • Banyak mengkonsumsi air putih. Air putih akan membantu kulit tetap lembab. Jika kulit lembab, niscaya kulit tetap kencang dan tak mudah muncul flek hitam.
  • Pakai produk perawatan kulit wajah yang sesuai. Tidak semua produk perawatan kulit wajah cocok untuk semua usia. Gunakan produk perawatan kulit wajah yang sesuai usia. Karena beda usia, beda juga kondisi kulit dan permasalahannya. Karena itu menggunakan produk perawatan kulit wajah yang sesuai usia itu penting. Seperti L’Oreal Revitalift Dermalift yang cocok digunakan untuk wanita usia 35-45 tahun. Rangkaian perawatan kulit lengkap yang dikeluarkan oleh L’Oreal Paris tersebut membantu wanita mengatasi tanda penuaan seperti keruta dan flek hitam.
  • Menebar senyum untuk semua. Ini resep terakhir dan paling penting. Karena memberikan kebahagiaan bagi orang lain akan membawa kebahagiaan bagi diri sendiri. Jiwa yang bahagia itu kecantikannya tidak akan pupus dimakan usia. Jiwa yang bahagia itu akan selalu memancarkan aura kecantikan yang matang.

WhatsApp Image 2016-11-22 at 7.55.03 PM

Dari situlah tak mengherankan ketika kita jalan bersama di toko buku atau naik angkutan umum, masih banyak yang mengira kalau mbak Tutik masih anak kuliah. Ya iya lah, wajahnya masih belum berkerut begitu. Seperti kata suami saya, kalau kecantikan perempuan akan benar-benar keluar ketika ia sudah mulai masuk usia matang, itulah #UsiaCantik, usia diatas 35 tahun. Karisma dan auranya terpancar dari wajahnya. Karena itu jangan pernah lelah menebar kebaikan, menebar senyum dan merawat kulit wajah ya… karena merawat kulit wajah adalah wujud syukur kita kepada Sang Maha Pemberi Tubuh dan Nyawa.

Artikel ini ditulis untuk diikut sertakan dalam blog competition #usiacantik. Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’Oreal Revitalift Dermalift.



Related Posts :

8 Comments :

  1. Waaa..Mbak Tutik keren bangeet 👍
    Salut sama Mbak Tutik yang rajin banget merawat kesehatan kulit di sela-sela aktivitasnya.

    Aku mah apaaaa 😢

    1. eh, ada yang belum bobok. Aku jadi malu suka khilaf bersihin wajah. hahaha…

      1. Baru melek budeee.. Daripada besok di bombardir chat plus kasih link 😂😂

        Aku sih mayan rajin bersihin muka. Tp after mandi suka males oles2 lagi.

        Btw plis lah betulin jamnya

        1. buahahaha… iya lupa nyocokin jam. Udah barusan udah di cocokin. Kasih resep biar bisa konsisten bersihin wajah dong. *ngikik cantik*


  2. Sy tahu betul bgmn rasanya, dan tetap percaya Allah adalah Maha Perencana, maka tetap bersyukur atas semua karuniaNya, insya Allah mjdi salah satu rahasia tetap cantik di #usiacantik ini 🙂
    Sukses di lombanya yaaa…

    1. Alhamdulillah bertambah lagi resep untuk menjemput #UsiaCantik nanti. Terima kasih mbak Mechta. Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik untuk mbak Mechta.


  3. Salut sama aktivitas Mbak Tutik di usia kepala 3. Memang benar usia cantik tidak melulu kaitannya dengan kecantikan fisik. Btw aku juga masih single, hehehe…

    1. Wuah, another high quality single nih.. 🙂 Semoga segera bertemu dengan sang donatur tulang rusuknya mbak.


Leave a Reply :

* Your email address will not be published.

ABOUT ME
black-and-white-1278713_960_720
Hi I’am Wiwid Wadmira

I am a mom of twin who love reading, writing and de cluttering. I blog about my parenting style, financial things & reviews. You may contact me at mykirakara@gmail.com

------------------
My Instagram
  • When we met, we talk about kids, we talk about projects and we talk about ourself.

Give us a huge hug and your best pray to strengthen us with our upcoming projects, because we've been through our up and down.

Hope you all have a wonderful days ahead!

#KeluargaBikinBikinDiTaman
  • By, it's 8th year wedding anniversary!
By, it has been 15 years together.
With 2 little girls and you, it has been amazing journey.
Let's row our boat further, further and further... Just never ever give up on us!

#KisahKepompong
#TheSetyadi
@vino.kirakara
  • Ingin tahu seperti apa sisi lain kehidupan remaja jaman digital?

Ingin tahu seperti apa pola pikir remaja saat ini?

Ingin tahu apa mimpi dan keinginan remaja jaman sekarang?

Mungkin film ini jawabannya. Mungkin tidak  mewakili semua remaja. Tapi setidaknya ada sisi dunia yang seperti ini.

Kita tak boleh menutup mata. Kita orang tua yang harus terus belajar mengerti dan mengikuti kehidupan jaman.

Just check this out, parents! *****
@Regranned from @mygenerationfilm -  IFI Sinema
MY GENERATION
Sutradara #Upi / @upirocks

Cerita film ini menggambarkan keadaan remaja di era saat ini lengkap dengan segala problematikanya. Jika di kebanyakan film mengangkat sisi orangtua mempertanyakan sikap/prilaku sang anak, maka di film ini justru kebalikannya, anak mempertanyakan sikap/prilaku orangtuanya.

Film My Generation,
November di Bioskop!

___
#AlexandraKosasie / @mbak.anda
/ #AryaVasco / @aryavasco
/ #BryanLangelo / @bryanlangelo
/ #Lutesha / @lutesha

#filmindonesia #filmnasional #film #indonesia - #regrann
  • I can't stop spoiling twin girls with books.

Kalau inget jaman saya kecil dulu, tiap ingin beli buku perjuangannya panjang, sekarang seperti ingin memuaskan diri beli buku apa yang saya mau.

Beruntung bapaknya gak pernah protes kalau uang belanjanya tiris untuk dipakai berburu buku di rak obral. Dia juga maklum aja ketika istrinya gondok berat dan ngomel panjang ketika tahu ada bukunya yang hilang. Bukan, bukan karena saya terlalu sayang sama buku. Tapi karena gemes, di luar sana banyak anak ingin punya buku, tapi di sini yang berlimpah buku bukannya bersyukur malah abai merawat buku. Itu tuh rasanya kayak bom siap meledak.

Jadi begitulah nduk, syukuri semua yang kamu miliki dengan merawatnya baik-baik. Siapa tahu kalau nanti teman-temanmu datang berkunjung, jangan disuguhi tablet atau ipad ya... Ajak baca buku, ajak main lego, ajak main engklek, ajak main bola, ajak main pasir. Itu jauuuh lebih membahagiakan emakmu.  Scene ini dipersembahkan oleh emak yang lagi beberes rak buku sambil curcol karena nemu banyak buku hilang dari raknya. Mau ngomel, rumah sudah sepi. Sigh! 😥

#TheSetyadi 
#KisahKepompong
  • She has wonderful eyes, hasn't she?
Can you guess who is she? 😜

#throwbackpic
#TheSetyadi 
#KisahKepompong
  • Kids hang out at hospital 😋. Kira & Kara nengok soulmate trio kwek kweknya yang lagi sakit.

Ya gitu deh ya bocah. Kalau sudah ketemu dan becanda, lupa sama sakitnya. Lupa sama jarum infusnya. Tetep aja pecicilan. Diajakin pulang manyun semua (as always). Speedy recovery ya, Affaaa... 🤗😘. @dodyabiarbaah @rizky.eriandani 
#KiraKara
#TheSetyadi 
#KisahKepompong