Menjadi MOMBassador SGM Eksplor dan Temu Bunda 2016

Judul 5

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat telepon tak terduga. Telepon yang mengaku dari careline SGM Eksplor tersebut menanyakan beberapa hal tentang data diri saya, termasuk menanyakan apakah seandainya terpilih menjadi MOMBassador SGM Eksplor, bersedia mengikuti acara temu Bunda di Yogyakarta tanggal 13-15 Desember. Memang beberapa waktu yang lalu saya diajak untuk mengisi aplikasi pemilihan MOMbassador SGM Eksplor. Tanpa berpikir panjang saya iyakan saja ajakan itu. Alhamdulillah suami pun merestui. Lantas apa sih MOMBassador itu? Ada acara apa saja di TEMU BUNDA SGM Eksplor? Bagaimana perjalanan saya bersama para bunda yang lain?

MENJADI MOMbassador SGM Eksplor 2016

MOMbassador SGM Eksplor adalah komunitas bunda SGM Eksplor yang dibentuk oleh SGM Eksplor untuk mendapat edukasi dan pelatihan tentang parenting, nutrisi, perkembangan anak dan banyak hal lain. Para MOMBassador tersebut dilatih dengan tujuan agar menjadi lebih paham dan peduli terhadap perkembangan anak disekitarnya, serta mengajak para bunda lain untuk menjadi bunda yang berdikari dan bermanfaat untuk bangsa.

Lantas keistimewaan jika terpilih menjadi MOMBassador apa saja? Yang saya dapat antara lain, mengikuti pelatihan intensif di Yogyakarta selama 3 hari 2 malam di hotel berbintang yang mewah, bertemu dan berkenalan dengan MOMBassador dari berbagai kota di seluruh Indonesia, mendapat berbagai fasilitas eksklusif dari SGM Eksplor dan bekerja sama dengan SGM dalam berbagai kegiatan sosial yang positif, dan tak ketinggalan mendapat kesempatan untuk pelatihan berkala tentang banyak hal yang sering diadakan oleh Sari Husada dan SGM Eksplor di berbagai kota di Indonesia.

PHOTO (2)

Seru kaan?!

Temu Bunda SGM Eksplor 2016

Setelah melalui proses wawancara, akhirnya saya terpilih menjadi salah satu MOMBassador SGM Eksplor 2016 dan berhak mengikuti TEMU BUNDA SGM EKSPLOR 2016  di Yogyakarta. Temu Bunda 2016 diadakan di The Westlake Hotel pada tanggal 13 – 15 Desember 2016. Hotel yang memiliki pemandangan danau buatan ini merupakan tempat yang sangat eksoktik dan damai. Setiap sarapan pagi kami disuguhi pemandangan matahari terbit yang memantulkan sinarnya diatas danau dan membuat suasana hangat antar peserta Temu Bunda semakin terasa akrab. Meskipun kami baru bertemu pertama kali, namun tidak dibutuhkan waktu yang lama untuk menjadi akrab satu sama lain. Karena kami memiliki persamaan, kami sama-sama seorang ibu dan sama-sama perempuan yang peduli. Karena itulah kami dipertemukan oleh SGM Eksplor disini. Untuk mau menjadi peduli dengan lingkungan sekitar.

Morning view

Fasilitas dalam temu bunda ini diberikan bukan hanya ketika sampai di hotel saja, namun dimulai sejak keluar dari pagar rumah hingga kembali ke rumah. Pada hari keberangkatan yang sudah dijadwalkan, kami semua dijemput oleh mobil di depan pintu rumah kami masing-masing untuk diantarkan ke bandara terdekat. Demikian juga pulangnya, kami diantarkan dan dipantau hingga kami sampai di rumah dengan aman dan selamat.

Hari pertama setelah mengisi formulir di meja registrasi, kami diberikan beberapa perlengkapan yang akan kami gunakan selama acara Temu Bunda SGM Eksplor 2016. Selesai mandi dan berisitirahat sejenak menikmati suasana hotel, kami berangkat untuk makan malam di restoran Sekar Kedhaton. Restoran yang memiliki suasana Jawa yang kental tersebut membuat suasana semakin akrab. Duduk di meja panjang kami menikmati makan malam sambil diberikan beberapa penjelasan tentang rundown acara dan tentu saja sambil berkenalan dengan para bunda yang lain. Selesai makan malam peserta digiring ke alun-alun selatan atau akrab disebut ALKID kependekan dari alun-alun kidul, untuk menikmati suasana malam Yogyakarta dengan becak hias dan angkringannya. Karena capek bukan main dan menyiapkan stamina untuk esok hari saya memilih melewatkan acara mengayuh becak hias. Bersama beberapa teman yang lain, saya memilih duduk di angkringan ngobrol dan minum wedang ronde. Minuman hangat tersebut membantu meredakan nyeri haid yang sejak siang hari saya rasakan. Iya, selama beberapa hari di Yogyakarta badan saya terasa kurang fit, namun banyak tertutupi oleh keseruan acara dan banyaknya makanan super nikmat yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.

malam di jogja (2)

Hari kedua adalah hari yang super padat. Jam 5 pagi kami sudah dibangunkan oleh dering telepon morning call yang mengingatkan kita untuk bersiap sarapan pagi. Tepat jam 6 pagi kami semua sudah berkumpul di the Westlake resto untuk sarapan pagi sambil menikmati udara pagi di pinggir danau dan hangatnya mentari pagi. Selesai sarapan pagi, kami berpindah tempat ke Rama Shinta Resto di Prambanan untuk mengadakan workshop dan makan siang. Di dalam workshop tersebut kita dipecah dalam berbagai kelompok dan diberikan kick off project untuk didiskusikan di kelompok masing-masing. Selesai berdiskusi kita diberikan kesempatan untuk presentasi. Kemudian dilanjutkan makan siang. Disela-sela menunggu acara selanjutnya, saya berkesempatan bertemu sahabat seperjuangan, partner saya selama menjadi Moderator The Urban Mama. *dadah dadah ke Kakak Cindy Vania* bersama dengan adiknya, Helma Vania… Hai Emmaaa..!! Tentu saja bareng para krucil. Seru lah akhirnya kita ngobrol ngalor ngidul dan ketawa-ketawa sambil pepotoan dengan latar belakang candi Prambanan yang megah dan Eksotik.

factory visit 3

Selesai sholat dan Makan siang, kami diajak untuk factory visit. Cihhuuiiii.. bisa melihat langsung bagaimana susu SGM Eksplor diolah. Ternyata pabrik Sari Husada ini pabrik yang sangat ramah lingkungan. Dari luas total wilayah pabrik, sebagian besar digunakan untuk ruang terbuka hijau. Pengolahan limbah di Pabrik Sari Husada tersebut sudah memenuhi standard internasional. Pengolahan susu SGM Eksplor, mulai dari tahap awal hingga pengemasan, semua dilakukan disini. Karena itu tidak mengherankan susu SGM Eksplor memiliki harga yang sangat terjangkau. Mulai dari Merk, pengolahan hingga pengemasan semua dilakukan di dalam negeri. Bahkan Sari Husada membina kelompok-kelompok peternak sapi unggulan, dengan diawasi dan dibawah rekomendasi langsung dari Sari Husada. Nah kalau sudah begini makin membuat yakin kan kalau SGM Eksplor harganya sangat terjangkau karena murni produk lokal namun memiliki kualitas internasional dan dikerjakan di dalam pabrik bertaraf internasional. Ditambah lagi Sari Husada benar-benar peduli dengan manfaat ASI bagi bayi baru lahir, yang terbukti seluruh karyawan perempuannya yang sedang hamil dan hendak melahirkan mendapat jatah cuti lebih lama dibanding karyawan kebanyakan.

Gala Dinner 3

Selesai factory visit dan edu class product knowledge, para bunda diajak untuk kembali ke hotel dan bersiap mengikuti gala dinner. Di acara gala dinner para bunda SGM disuguhi suasana yang hangat, akrab dan penuh dengan musik live, ditemani oleh duo MC yang membuat suasana semakin meriah dan penuh dengan gelak tawa. Di acara gala dinner tersebut juga hadir Mr. Joris Bernard CEO Sari Husada memberikan sambutan dan penghargaan untuk para MOMBassador terpilih. Ada Mbak Naomi dan Mas Akri juga yang memberikan penjelasan apa saja yang bisa kita lakukan setelah terpilih menjadi MOMBassador. Di acara tersebut diberikan juga sertifikat dan batik MOMBassador secara simbolis kepada peserta MOMBassador. Karena acara usai sudah sangat larut, maka peserta kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat dan bersiap mengikuti acara esok sebelum check out dan kembali ke kota masing-masing.

Hari Ketiga, selesai sarapan pagi, peserta kembali diajak untuk berdiskusi yang dibagi ke dalam beberapa kelompok. Selesai berdiskusi ada sesi sharing, dimana peserta diperlihatkan beberapa video yang akan di launch SGM Eksplor untuk memperingati hari Ibu. Di sesi tersebut preview Video sukses membuat seluruh peserta menangis dan menitikkan air mata, mengingat moment-moment pertama bersama anak. Ditambah lagi sudah beberapa hari tidak bertemu anak, maka makin pecahlah tangis kami. Dibalik tangisan itu beberapa bunda sharing tentang pengalamannya masing-masing. Tak mengherankan mengapa mereka terpilih menjadi MOMBassador, ternyata mereka benar-benar perempuan yang tangguh. Dibalik tawa dan senyum keramahan para bunda tersebut, tersimpan kekuatan yang tak terlihat.

Workshop

Begitulah sesi tersebut ditutup dengan makan siang bersama dan berphoto dan berpelukan antar peserta sebelum kembali ke kota masing-masing, siap menularkan semangat dan kekuatan yang telah di dapat selama acara.

Di dunia ini mungkin tidak ada bunda yang sempurna, namun kita bisa menjadi bunda yang setiap hari lebih baik untuk mendidik anak-anak kita menjadi peduli dan bermanfaat untuk lingkungan dan bangsanya.

Mombassador

Terima kasih Sari Husada, Terima kasih SGM Eksplor yang telah mempertemukan kami dan menjadikan kami keluarga besar. Semoga kita semua bisa terus bermanfaat dan menjadi peduli dengan lingkungan dan anak-anak bangsa kita.

——–

Pic Courtesy:

  1. SGM Eksplor
  2. Koleksi Pribadi
  3. Monica Vida
  4. Rina Susanti
  5. Helma Vania
  6. Andi Maharani
  7. Winursih

8 Comments :

  1. Wow…jd pingin kembali kesana lagi.
    Hadehhh..jd diingetin saya blm sharing cerita saya disana.
    Mombassador event mmg berkesan ya bun…😊

    1. Tiap baca cerita selalu bikin baper ya… baper mau ketemu, baper mau balik ke hotel. Rasanya selalu kurang. haha…


  2. Wah jadi kangen teman2 lg

    1. Semoga ada reuni lagi yaaa.. Gak sabar mau ketemuan para bunda lagi.


  3. Jadi, jadi, Sari Husada sebetulnya mau bikin kegiatan apa nih, kok sampai bikin kaderisasi Mombassador segala?

    1. Kegiatan terdekat di Surabaya ada dunia anak SGM di akhir bulan Januari ini.


  4. Bude wit badhaaaaayyy..
    Ayo ah kita mitap lagi, aku lagi bete nih. hahhaa

    1. ah, kamu sih bete emang tiap hari… Cariin akomodasi yg murah dan bisa buat rame2 buat oktober dong… Biar bisa kongkow semalam suntuk. xixixi…


Leave a Reply :

* Your email address will not be published.

ABOUT ME
black-and-white-1278713_960_720
Hi I’am Wiwid Wadmira

I am a mom of twin who love reading, writing and de cluttering. I blog about my parenting style, financial things & reviews. You may contact me at mykirakara@gmail.com

------------------
My Instagram
  • Kalau janji ketemuan di sini, itu berarti bakalan nyangkut lama. Hampir 13 tahun berjibaku di gedung ini, dari mulai masih culun, jomblo, lalu punya pacar, sampe menikah dan punya anak.
.
Dari mulai jaman dulu cuma ada 1 gedung aja, hingga sekarang berkembang kemana-mana. Dari mulai resto yang nyempil dan mungil, sampe sekarang kece dan instagramable. Ngobrol di sini bikin kerasan dan betah.
.
Hal yang paling diingat dari resto ini, Koloke nya juwaraakk! Dulu, kalau kita habis selesaikan satu project, sekantor makan-makan di resto ini. Jaman dulu, bisa makan koloke di sini mewah bangeeet!! Minumnya es leci, berasa jadi nonik sehari. Maklum biasanya makan siang di pujasera atau kantinnya Ubhara.
.
Hari ini ketika mampir di sini, dan menerima list menunya, terjangkau ciiiin... Pas banget nih buat kumpul-kumpul cantik ibu-ibu 😍😄. Yang paling disesalkan adalah, kenapa baru bisa mampir sini pas perut sudah kenyang.
.
Terima kasih ya mbak @desi.suryani77 hari ini ditemenin ngobrol seharian di Pena Resto sambil kita bernostalgia, ketawa ngakak sampai ngobrolin project segala macam.
.
Maaf ya mbak @wiwikaminashar aku lupa mengajak dirimu. Sekarang gantian cekikikannya pindah di sini 😂. Aku menunggu project-project selanjutnya dari kalian. Tapi please, jangan minta aku ngantor di sana lagi yaaa... Sungguh, bisa cekakan tiap hari sama kalian itu godaan amat berat, tapi aku sudah terlanjur menikmati masa "pensiun"... 😂 Doakan saja kita bisa plesiran ke yurop sama-sama yaaa.. 😄😄
.
Happiness is sharing good food with good friends.
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi #penaresto #grahapena #grahapenasurabaya
  • Beberapa hari ini saya dibuat kelimpungan oleh mereka. Sebagai anak SD yang tak lagi (mau dianggap) kecil, mereka memasuki fase baru.
.
Fase sosialisasi yang lebih menantang. Luapan kemarahan yang meledak. Ungkapan tidak setuju yang lebih frontal dan terbuka. Masa dini para pemberontak cilik menciptakan riak-riak kecil.
.
Saya shock. Fase ini benar-benar menguras emosi. Saya "dipaksa" belajar bagaimana melakukan negosiasi yang alot tanpa keluar jalur. Saya "dipaksa" belajar menghadapi serangan-serangan terbuka yang sering membuat saya tercengang. (Ya ampuuunn nak, ikut lomba debat aja ya nanti kalau SMA 😥).
.
Fase ini belum usai saya lewati. Tahapan ini belum tuntas terselesaikan. Saya masih harus berenang dan belajar menyatu dengan aliran.
.
Tulisan ini hanya pengingat, apapun yang kita perdebatkan, apapun yang membuat kita berselisih, namamu akan selalu melekat erat di urat nadi.
.
Doakan bunda cengeng ini sukses melewati riak dan berenang bersama menghantar kupu-kupu terbang tinggi yaa... 🦋🦋
.
.
.
.
.
#TheSetyadi #kisahkepompong #twinsisters #MomofTwins #ParentingBlogger
  • You are a better version of me
.
Nduk, dulu bunda juga pernah duduk di kelas sendirian, tidak ada yang menemani ngobrol. Sama sepertimu.
.
Dulu bunda juga pernah sendirian mengerjakan hasil prakraya dibantu akung, karena tidak ada yang mau menerima bunda jadi anggota kelompoknya. Sama sepertimu.
.
Dulu bunda juga pernah diolok-olok hampir setiap hari, sama sepertimu. Dulu bunda juga pernah di dorong, dipukul memakai penggaris atau dilempar penghapus papan tulis. Sama sepertimu.
.
Tapi kamu lebih percaya diri, mau menyapa teman-temanmu lebih dulu.
.
Tapi kamu berani bertanya lebih dulu "apakah kamu mau jadi pasangan olah ragaku?".
.
Tapi kamu berani menolak dan berteriak ketika disakiti.
.
Nduk, kamu tak perlu menjadi seperti bunda.
.
Kamu akan tumbuh menjadi lebih tangguh setiap hari. Kamu akan memiliki lebih banyak teman. Kamu akan menolong lebih banyak orang. Kamu akan bersinar jauh lebih terang.
.
Karena bunda tahu kamu jauh lebih HEBAT dari bunda.
.
Jangan pernah menyerah. Di namamu terselip doa kami 🦋
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi
  • Rejeki bunda cantik. Sore-sore, mendung manja, datang mbak Tata dari @soulkitchen_id nganter Bitterballen. Tadinya mau dibawa buat meet up para blogger, ternyata salah lihat kalender. Jadiii.... maafkan kalau para mbok dhewor cukup tak ceritain rasanya saja.
.
Bitterballen ini di luar rasanya renyah dan krispi. Pas digigit, isi dagingnya penuh. Gurih! Pas banget dicocol dengan saos sambal.  Apalagi dimakan sore hari sambil ngobrol sama mertua yang lagi melukis. Mana lagi hujan deras begini. Surgaaa... Nikmat mana lagi yang mau didustakan?
.
Mbak Tata membuka PO untuk bitterballen frozen maupun yang siap makan. Ada yang beef dan ada yang cheese. Pertama nyicipin ini pas acara #ngobrolparentingditaman lalu ketagihan.
.
Terima kasih mbak Tata sudah menyempatkan mampir ke rumah hanya demi memenuhi hasrat perut yang kangen bitterballen 🙏 Sukses dengan @soulkitchen_id nya ya!
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi  #indonesianculinary #indonesianfood #surabayaculinary #kulinersurabaya #cemilansehat #cemilansurabaya
  • - Nama di Pensil -
.
Nama di pensil ini sempat menjadi polemik buat bunda galau. Jadi ceritanya akhir-akhir ini saya memberi label nama di pensil yang dibawa duo bocah kunyil.
.
Tujuan awalnya sebenarnya menghindari debat kusir antara Kira dan Kara. Setiap belajar bersama pensil-pensilnya sering tertukar, lalu berdebat pensil panjang punya siapa, dan yang pendek punya siapa.
.
Ya maklum yaaa... Semua pensilnya sama karena biar dapat harga murah langsung beli di toko grosir. Jadi sekali beli langsung beberapa kotak.
.
Kalau ada yang beranggapan emak pelit karena kasih nama di pensil ya hempas manja aja lah kak... Karena setelah melalui pengamatan dan observasi kenapa setiap satu bulan selalu habis pensil selusin, ternyata karena sering jatuh di kelas lalu susah ambil, dan setelah pelajaran selesai, lupa. Pensil pun dadabubye.
.
Ada juga yang karena ribut sama temannya lalu pensilnya di rebut atau dilempar sama temannya, dan hilang entah kemana 😥. Duh naaak....
.
Dari kejadian-kejadian itu, lalu diberilah nama di tiap pensil. Harapannya kalau ada temannya yang menemukan dan bantu ambilkan, bisa dikasihkan lagi. Kalaupun ada mama-mama yang kebetulan lihat ada pensil yang bukan pensil anaknya di kotak pensil, at least bisa bantu mengingatkan untuk dikembalikan.
.
Ya maap yaaa kalau dianggap pelit nya keterlaluan. Biar sama-sama jauh dari prasangka buruk, anggap saja saya menyediakan ladang untuk anak-anaknya belajar jujur, dengan mengembalikan barang yang bukan miliknya. Dengan begitu bisa mempermudah juga kan harus dikembalikan ke siapa karena ada namanya 😜.
.
Atau kalaupun memang tidak dikembalikan juga gak masalah. Insyaallah ikhlas... Semoga coretan pensil-pensil itu menjadi ilmu yang barakah dan bermanfaat, jadi kami bisa ketularan amalnya walau secuil saja... 😜🦋
.
.
.
.
.
#TheSetyadi 
#kisahkepompong 
#pencildrawing #pencil
  • Keseruan acara #bikinbikinditamanXBalbalanFutsal hari ini di Sidoarjo.

Terima kasih banyak ya buibu untuk semangatnya pagi ini. Terima kasih banyak untuk aura positifnya hari ini.
Mohon maaf untuk keterbatasan waktunya.
Mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya 🙏.
.
Semoga semua yang di dapat hari ini menjadi manfaat untuk semua.
Semoga tak pernah lelah untuk terus belajar.
Sampai bertemu lagi di lain kesempatan, Insyaallah. 🦋
.
.
.
.
.
#bikinbikinditaman 
#kisahkepompong 
#TheSetyadi 
#kidsactivities