Gaji Naik, Tapi Selalu Habis?

Gaji Naik Tapi Selalu Habis? – Eh, dengar-dengar Gaji PNS mau naik ya? Semoga UMR juga naik lagi yaa.. aaamiiin… Bulan depan juga akan terima THR kan ya? Aseeekkk…

Ada yang pernah merasakan gaji naik terus tapi kok uang selalu habis ya? Sepertinya itu sudah menjadi pertanyaan banyak orang . Yang jadi istri merasa kok kayaknya gaji naik terus, tapi tiap akhir bulan sisa uang selalu mepeeeet sekali. Yang suami mengeluh, gaji naik terus kok sering dapat komplain uang selalu habis sebelum tanggal gajian ya.. ihiikkss… Yang punya keluhan serupa siapa? Mari sini merapat. Kita toss rame-rame #eh

Duluuu, saya pernah merasakan hal yang sama. Duluuu.. jaman saya belum insaf. Jaman masih muda hura-hura sana sini. Gaji naik terus, masih lajang, tapi kok tiap akhir bulan selalu masaknya mie instant mulu. Ternyata saya salah strategi mengatur keuangan.

Keuangan juga perlu diatur lhoo.. Tanpa kecerdasan dan kebijakan dalam mengatur keuangan, ya amburadul dan morat-marit. Masih untung kalau gak sampai hutang, kalau kebobolan disana-sini kan bisa kacau. Ada lhoo.. banyaakk.. Hutang kartu kredit sudah mencekik leher. Tiap minggu selalu ditelepon petugas Kartu Kredit. Syeediiih yaa…

Lantas bagaimana agar gaji naik, tapi uang tak ikut habis?

Jaga standard hidup. Ini yang sering bikin khilaf banyak orang. Ketika gaji naik, maka naik pula standard hidup. Dulu hanya sebulan sekali makan di resto atau nongkrong di kafe. Setelah gaji naik bisa tiap minggu nongkrong di kafe. Sekali nongkrong di kafe gak cukup uang seratus ribu. Dulu nonton bioskop hanya kalau ada film-film bagus. Setelah gaji naik, hampir tiap minggu nonton bareng teman-teman, biar tetep gaul. Dulu hanya beli tas dan sepatu kalau sudah benar-benar rusak. Setelah gaji naik, tiap ada model baru selalu bawa pulang tentengan di tangan. Kalau sudah begitu, gimana mau ada uang sisa meski gaji naik? Jadi menjaga standard hidup itu penting, kawan! Meski gaji naik, standard hidup gak harus ikut naik kok.. apalagi untuk hal-hal yang tak banyak manfaatnya.

Daripada menaikkan standard hidup, mending menaikkan amal ibadah saja. Perbanyak berbagi dan beramal bisa membantu menjaga rejeki tetap lancar jaya lho.. Berbagi bukan hanya dengan orang yang tidak mampu, tetapi juga harus dengan ortu. Membuat senang orang tua itu berkahnya luar biasa. Serius! Restu mereka bisa membuat langkah kita ringan dan rejeki makin mengalir. Karena restu orang tua, restu Tuhan juga. Jangan lupa sisihkan juga sekian persen untuk orang-orang yang memang membutuhkan yaa.. Jangan takut uang habis, Insyaallah Tuhan yang ganti. Karena dari setiap gaji kita, terselip hak mereka.

Langkah yang tak kalah penting yang selalu saya lakukan adalah, menyisihkan uang untuk menabung tepat setelah gaji diterima. Kalau gajiannya tanggal 25, yang tanggal 25 itu juga saya menabung. Kalau gajian tanggal 1 ya tanggal 1 itu juga uang saya sisihkan untuk menabung. Gak pakai lama, tanpa ditunda. Apalagi sistem perbankan sekarang kan canggih ya? Bisa pakai mobile banking, bisa pakai internet banking, tinggal duduk manis, kita bisa mengatur keuangan, bayar tagihan tanpa repot  antri dan keluar berpanas-panasan.

Untuk mengamankan gaji di tabungan ini, saya memiliki beberapa akun rekening. Satu akun rekening untuk lalu lintas keuangan, seperti tempat menerima gaji, tempat membayar tagihan, tempat membayar cicilan, dan lain sebagainya. Akun rekening yang ini saya lengkapi dengan internet banking untuk memudahkan semua transaksi. Satu akun lagi untuk menyimpan tabungan. Untuk rekening ini saya memilih yang sangat minim fasilitas, biaya administrasi ringan dan memiliki keuntungan sampingan seperti dilengkapi dengan asuransi, atau semacamnya. Tujuannya agar saya tidak mudah tergoda untuk menarik tunai uang tabungan. Meski sangat minim fasilitas dengan banyak keuntungan, rekening yang ada di bank kecil ini tetap aman karena dijamin oleh LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan.

LPS dibentuk oleh pemerintah untuk membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan untuk menjaga kestabilan ekonomi. Kita pernah merasakan kekacauan yang terjadi akibat adanya krisis moneter tahun 1998 yang berujung pada ditutupnya banyak bank dan hilangnya trilyunan uang nasabah. Untuk menghindari hal serupa terjadi lagi, maka pemerintah membentuk LPS yang berfungsi menjaga stabilitas perbankan di Indonesia.

Pendek kata, LPS akan menjamin simpananmu hingga 2 Milyar. Apabila bank ditutup dengan berbagai alasan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) maka LPS akan membayarkan simpananmu, lengkap tanpa berkurang sepeserpun. Jadi uangmu gak akan hilang. Dan kalau ada isu rush money, jangan mudah terprovokasi lagi yaa.. Karena uangmu tidak akan hilang selama kamu simpan di bank yang ada stiker LPS di dalamnya. Uangmu aman. Insyaallah.

Jadi, sudah siap menyongsong kenaikan gaji dan menerima THR? Semoga rejekinya makin berlimpah dan makin membawa berkah ya!

 



Related Posts :

6 Comments :

  1. Iya mbak. Sama. Sy dan suami jg punya rek khusus buat nabung. Rek tempat masuk gaji suami sekalian buat belanja2 baik offline maupun online. Juga rek pribadi sy kalau nerima fee dari job. Nabung jg di awal bulan dan setujuuuu sekaliii gaya hidup itu yang bikin boros. Saya sebenarnya juga suka wiskul2 dan nongkrong di cafe tapi syukurlah tinggal di desa jadi ga ada mall. Hahaha… baru nongkrong kalau pulang kota yang ga tiap minggu juga pulang kotanya 🙂

    1. yeeaayyy!! toss. Rekening ini manjur banget ya buat nyimpen-nyimpen dengan aman. Kalo aku suka kalap di toko buku mbak. maunya diborong semua 😀


  2. Weleh weleehhh tipsnya juaaaraaakkk mbaa

    1. aarrggghh.. terima kasiiiih *peyuk*


  3. waaa aku harus belajar dari Wiwid nih kayanya, masih sering kebablasan kalo soal keuangan. langsung aku bookmark nih artikelnya…

    1. Toss lah kita! Aku pun juga kadang khilaf. buahaha.. untung aja tabungan yang satunya itu susah banget diutak-atik. Jadi selalu masih ada sisa lah buat disimpan. heuheu 😀


Leave a Reply :

* Your email address will not be published.

ABOUT ME
black-and-white-1278713_960_720
Hi I’am Wiwid Wadmira

I am a mom of twin who love reading, writing and de cluttering. I blog about my parenting style, financial things & reviews. You may contact me at mykirakara@gmail.com

------------------
My Instagram
  • Kalau janji ketemuan di sini, itu berarti bakalan nyangkut lama. Hampir 13 tahun berjibaku di gedung ini, dari mulai masih culun, jomblo, lalu punya pacar, sampe menikah dan punya anak.
.
Dari mulai jaman dulu cuma ada 1 gedung aja, hingga sekarang berkembang kemana-mana. Dari mulai resto yang nyempil dan mungil, sampe sekarang kece dan instagramable. Ngobrol di sini bikin kerasan dan betah.
.
Hal yang paling diingat dari resto ini, Koloke nya juwaraakk! Dulu, kalau kita habis selesaikan satu project, sekantor makan-makan di resto ini. Jaman dulu, bisa makan koloke di sini mewah bangeeet!! Minumnya es leci, berasa jadi nonik sehari. Maklum biasanya makan siang di pujasera atau kantinnya Ubhara.
.
Hari ini ketika mampir di sini, dan menerima list menunya, terjangkau ciiiin... Pas banget nih buat kumpul-kumpul cantik ibu-ibu 😍😄. Yang paling disesalkan adalah, kenapa baru bisa mampir sini pas perut sudah kenyang.
.
Terima kasih ya mbak @desi.suryani77 hari ini ditemenin ngobrol seharian di Pena Resto sambil kita bernostalgia, ketawa ngakak sampai ngobrolin project segala macam.
.
Maaf ya mbak @wiwikaminashar aku lupa mengajak dirimu. Sekarang gantian cekikikannya pindah di sini 😂. Aku menunggu project-project selanjutnya dari kalian. Tapi please, jangan minta aku ngantor di sana lagi yaaa... Sungguh, bisa cekakan tiap hari sama kalian itu godaan amat berat, tapi aku sudah terlanjur menikmati masa "pensiun"... 😂 Doakan saja kita bisa plesiran ke yurop sama-sama yaaa.. 😄😄
.
Happiness is sharing good food with good friends.
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi #penaresto #grahapena #grahapenasurabaya
  • Beberapa hari ini saya dibuat kelimpungan oleh mereka. Sebagai anak SD yang tak lagi (mau dianggap) kecil, mereka memasuki fase baru.
.
Fase sosialisasi yang lebih menantang. Luapan kemarahan yang meledak. Ungkapan tidak setuju yang lebih frontal dan terbuka. Masa dini para pemberontak cilik menciptakan riak-riak kecil.
.
Saya shock. Fase ini benar-benar menguras emosi. Saya "dipaksa" belajar bagaimana melakukan negosiasi yang alot tanpa keluar jalur. Saya "dipaksa" belajar menghadapi serangan-serangan terbuka yang sering membuat saya tercengang. (Ya ampuuunn nak, ikut lomba debat aja ya nanti kalau SMA 😥).
.
Fase ini belum usai saya lewati. Tahapan ini belum tuntas terselesaikan. Saya masih harus berenang dan belajar menyatu dengan aliran.
.
Tulisan ini hanya pengingat, apapun yang kita perdebatkan, apapun yang membuat kita berselisih, namamu akan selalu melekat erat di urat nadi.
.
Doakan bunda cengeng ini sukses melewati riak dan berenang bersama menghantar kupu-kupu terbang tinggi yaa... 🦋🦋
.
.
.
.
.
#TheSetyadi #kisahkepompong #twinsisters #MomofTwins #ParentingBlogger
  • You are a better version of me
.
Nduk, dulu bunda juga pernah duduk di kelas sendirian, tidak ada yang menemani ngobrol. Sama sepertimu.
.
Dulu bunda juga pernah sendirian mengerjakan hasil prakraya dibantu akung, karena tidak ada yang mau menerima bunda jadi anggota kelompoknya. Sama sepertimu.
.
Dulu bunda juga pernah diolok-olok hampir setiap hari, sama sepertimu. Dulu bunda juga pernah di dorong, dipukul memakai penggaris atau dilempar penghapus papan tulis. Sama sepertimu.
.
Tapi kamu lebih percaya diri, mau menyapa teman-temanmu lebih dulu.
.
Tapi kamu berani bertanya lebih dulu "apakah kamu mau jadi pasangan olah ragaku?".
.
Tapi kamu berani menolak dan berteriak ketika disakiti.
.
Nduk, kamu tak perlu menjadi seperti bunda.
.
Kamu akan tumbuh menjadi lebih tangguh setiap hari. Kamu akan memiliki lebih banyak teman. Kamu akan menolong lebih banyak orang. Kamu akan bersinar jauh lebih terang.
.
Karena bunda tahu kamu jauh lebih HEBAT dari bunda.
.
Jangan pernah menyerah. Di namamu terselip doa kami 🦋
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi
  • Rejeki bunda cantik. Sore-sore, mendung manja, datang mbak Tata dari @soulkitchen_id nganter Bitterballen. Tadinya mau dibawa buat meet up para blogger, ternyata salah lihat kalender. Jadiii.... maafkan kalau para mbok dhewor cukup tak ceritain rasanya saja.
.
Bitterballen ini di luar rasanya renyah dan krispi. Pas digigit, isi dagingnya penuh. Gurih! Pas banget dicocol dengan saos sambal.  Apalagi dimakan sore hari sambil ngobrol sama mertua yang lagi melukis. Mana lagi hujan deras begini. Surgaaa... Nikmat mana lagi yang mau didustakan?
.
Mbak Tata membuka PO untuk bitterballen frozen maupun yang siap makan. Ada yang beef dan ada yang cheese. Pertama nyicipin ini pas acara #ngobrolparentingditaman lalu ketagihan.
.
Terima kasih mbak Tata sudah menyempatkan mampir ke rumah hanya demi memenuhi hasrat perut yang kangen bitterballen 🙏 Sukses dengan @soulkitchen_id nya ya!
.
.
.
.
.
#kisahkepompong #TheSetyadi  #indonesianculinary #indonesianfood #surabayaculinary #kulinersurabaya #cemilansehat #cemilansurabaya
  • - Nama di Pensil -
.
Nama di pensil ini sempat menjadi polemik buat bunda galau. Jadi ceritanya akhir-akhir ini saya memberi label nama di pensil yang dibawa duo bocah kunyil.
.
Tujuan awalnya sebenarnya menghindari debat kusir antara Kira dan Kara. Setiap belajar bersama pensil-pensilnya sering tertukar, lalu berdebat pensil panjang punya siapa, dan yang pendek punya siapa.
.
Ya maklum yaaa... Semua pensilnya sama karena biar dapat harga murah langsung beli di toko grosir. Jadi sekali beli langsung beberapa kotak.
.
Kalau ada yang beranggapan emak pelit karena kasih nama di pensil ya hempas manja aja lah kak... Karena setelah melalui pengamatan dan observasi kenapa setiap satu bulan selalu habis pensil selusin, ternyata karena sering jatuh di kelas lalu susah ambil, dan setelah pelajaran selesai, lupa. Pensil pun dadabubye.
.
Ada juga yang karena ribut sama temannya lalu pensilnya di rebut atau dilempar sama temannya, dan hilang entah kemana 😥. Duh naaak....
.
Dari kejadian-kejadian itu, lalu diberilah nama di tiap pensil. Harapannya kalau ada temannya yang menemukan dan bantu ambilkan, bisa dikasihkan lagi. Kalaupun ada mama-mama yang kebetulan lihat ada pensil yang bukan pensil anaknya di kotak pensil, at least bisa bantu mengingatkan untuk dikembalikan.
.
Ya maap yaaa kalau dianggap pelit nya keterlaluan. Biar sama-sama jauh dari prasangka buruk, anggap saja saya menyediakan ladang untuk anak-anaknya belajar jujur, dengan mengembalikan barang yang bukan miliknya. Dengan begitu bisa mempermudah juga kan harus dikembalikan ke siapa karena ada namanya 😜.
.
Atau kalaupun memang tidak dikembalikan juga gak masalah. Insyaallah ikhlas... Semoga coretan pensil-pensil itu menjadi ilmu yang barakah dan bermanfaat, jadi kami bisa ketularan amalnya walau secuil saja... 😜🦋
.
.
.
.
.
#TheSetyadi 
#kisahkepompong 
#pencildrawing #pencil
  • Keseruan acara #bikinbikinditamanXBalbalanFutsal hari ini di Sidoarjo.

Terima kasih banyak ya buibu untuk semangatnya pagi ini. Terima kasih banyak untuk aura positifnya hari ini.
Mohon maaf untuk keterbatasan waktunya.
Mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya 🙏.
.
Semoga semua yang di dapat hari ini menjadi manfaat untuk semua.
Semoga tak pernah lelah untuk terus belajar.
Sampai bertemu lagi di lain kesempatan, Insyaallah. 🦋
.
.
.
.
.
#bikinbikinditaman 
#kisahkepompong 
#TheSetyadi 
#kidsactivities